<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227</id><updated>2011-08-01T12:09:31.464-07:00</updated><category term='Khasiat Tanaman'/><category term='Teknologi'/><category term='Ebook Bisnis'/><category term='Kultur Jaringan'/><category term='Download Lagu'/><category term='Tips Paypal'/><category term='Rahasia Sukses'/><category term='pemburu rupiah'/><category term='Siraman Rohani'/><category term='Kiat Sukses'/><category term='Trik dan Tips blog'/><category term='Nonton TV Online'/><category term='Investasi'/><category term='Info VEDCA'/><category term='SEO'/><category term='Bisnis Internet'/><category term='Belajar Ngeblog'/><category term='Kegiatan Kultur'/><category term='Laboratorium'/><category term='Mikropropagasi'/><category term='Page Rank Alexa'/><category term='Kumpul Blogger'/><category term='peluang usaha'/><category term='Uang Gratis'/><category term='Download Gratis'/><title type='text'>KOMUNITAS PARA BLOGER CIANJUR</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>59</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-59220743548911599</id><published>2009-09-10T02:09:00.000-07:00</published><updated>2009-09-10T07:09:07.253-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemburu rupiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Internet'/><title type='text'>Persembahan Terbaik Untuk Para Member dan Calon  Member  WWW.PEMBURURUPIAH.COM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Salam Pemburu Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini saya persembahkan kepada pembaca dan terkhusus seluruh member dan calon member  (yang sudah melakukan order pada pembururupiah.com) dan termasuk juga buat anda yang saat ini menemukan artikel ini (sebuah persembahan terbaik dari sang pemburu rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya awali dengan kesaksian sejenak; Saya kenal dunia internet sekitar 3-5 tahunan, karena keterbatasan fasilitas, waktu dan  dana,  maka selama itu hanya bisa browsing, facebook dan cari tugas kuliah. Namun disela-sela waktu senggang saya juga sempatin buat blog gratisan diblogger dengan beberapa blog hasil inovasi saya bisa dilihat &lt;a href="http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993"&gt;disini. &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun secara iseng saya mencoba mengikuti berbagai bisnis internet mulai dari modal  gratisan hingga yang berbayar. Namun semuanya itu hanya memberikan harapan tanpa hasil yang jelas sejelas saat ini. Dalam waktu 3 bulan belakang ini (Juni - September)  saya baru bisa menikmati yang namanya hasil dari bisnis internet yang tentunya bagi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saya seorang pemula bisa hasilkan 22,4 juta (suatu nilai yang cukup besar bagi saya) dan semunya itu saya raih setelah memiliki smart machine sistem lewat website &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.pembururupiah.com/" target="new"&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Sqjlcd2BdiI/AAAAAAAAARc/GaJpF8Q7SLo/s1600-h/Penghasilanku.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 437px; height: 226px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Sqjlcd2BdiI/AAAAAAAAARc/GaJpF8Q7SLo/s320/Penghasilanku.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379802032104371746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bangga memilki Software SMS (Smart Machine Sistem) sebagai alat atau sarana pemburu rupiah yang telah meberikan gelimpangan materi dan termasuk ilmu tentang komputer dan webmaster bagi saya. (Gambar diatas pastinya tidak asing lagi buat para admin ataupun member yang sudah menjalankan bisnis software SMS ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya: saya beli Software SMS 3 bulan lalu dengan harga Rp.100 ribu dan saya beli domain "pembururupiah.com" seharga Rp.100 ribuan (saat ini sudah direkomendasikan oleh lebih 63 ribu website dan akan semakin banyak lagi). Saya lakukan setting/upload software sesuai dengan panduan yang diberikan, sehingga sekarang software tersebut bekerja otomatis dan saya jual ulang kembali/secara online lewat "www.pembururupiah.com" dengan harga promo/diskon 50%  yang setiap transaksi penjualan 100% langsung masuk ke rekening saya (BCA/BNI/MANDIRI). Dan sampai saat ini saya sudah berhsil menjaul software SMS ke 445 orang member ( member yang sudah transfer) dengan harga @ Rp. 50.000 sehingga saya sudah hasilkan Rp. 22.492.880 (Dua puluh dua juta empat ratus delapan puluh delapan ribu rupiah)&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;dalam 3 bulan dan masih ada 812 orang calon member (pemesan yang belum transfer kerekening/aktifasi). Hanya dengan bisnis sederhana smart machine sistem &gt;&lt;a href="http://www.pembururupiah.com/" target="" new=""&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Terimakasih Tuhan Untuk Jalan dan Petunjuk yang Engkau Berikan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa saya ucapkan terimakasih buat para member saya yang telah membeli dan menggunakan produk software SMS dari saya, semoga anda bisa berhasil seperti saya, dan bahkan saya yakin sudah ada yang menghasilkan lebih dari hasil yang sudah saya hasilkan saat ini (karena rejeki setiap orang pasti berbeda-beda). Saya ucapkan selamat buat member yang sudah sukses. Terus berkarya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;take action&lt;/span&gt;) buat yang baru bergabung. Dan buat calon member segeralah bergabung (lakukan aktifasi member dengan transfer 50rb saja kerekeing penelola sebelum saya louncing ke program reseller atau harga  normal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INFO YANG SANGAT PENTING BUAT MEMBER DAN CALON MEMBER&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SALAM PEMBRU RUPIAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Dalam beberapa pekan ke depan (antara 1 sd 2 minggu), saya akan louncing website &lt;a href="http://www.blogger.com/www.pembururupiah.com"&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;  ke versi terbaru dengan melakukan upgrade bisnis Smart Machine Sistem (SMS) ke Program Reseller, guna membuka kembali kesempatan para member untuk meningkatkan penghasilan dari website ini. Disamping member bisa menggunakan Software SMS untuk menambah saldo ATM secara otomastis, para member juga bisa memasarkan produk yang diberikan dari web ini kepada calon member baru dengan perolehan komisi (50%) langsung ke rekening member secara langsung. &lt;b&gt;(Mohon Doa dan Dukungannya)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KOMISI REFERAL/MEMBER GET MEMBER ADALAH 50%&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Artinya setiap member bisa mempromosikan referalnya sendiri tanpa melakukan setting dan upload software &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;(Nantinya: www.pembururupiah.com/?id=userid member).&lt;/span&gt; Apabila ada calon member yang bergabung/membeli software SMS ini lewat referensi anda maka anda sebagai member akan mendapatkan komisi 50% langsung dari penjualan ke rekening member secara otomatis dan nikmati penghasilan tambahan anda ( domain pemburu rupiah dan pemburu dolar sudah sangat familier di dunia internet). &lt;b&gt;Penting khusus buat member aktif&lt;/b&gt;. Diharapkan segera melakukan update nomor rekening pada profil member area sehingga bisa langsung mendapatkan income 50% dari setiap member baru yang diajak untuk bergabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KENAIKAN HARGA PROMO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, bahwa harga promo akan segera ditutup. Seiring dengan banyaknya member &amp;amp; calon member, serta banyaknya pengunjung setiap harinya, maka kami telah 3 kali menaikan Bandwidth. Oleh karena itu saya akan menaikkan harga dari harga promo Rp.50.000 ke harga promo Rp.100.000 terhitung pada saat hari pertama louncing website pembururupiah.com ke program reseller. Namun harga itu tidak akan sebanding dengan produk dan bonus-bonus yang akan didapatkan oleh member baru, termasuk juga member yang sudah bergabung bisa download kembali dari member area&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Puluhan inovasi bisnis dan kumpulan bisnis terlaris saat ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin-top:0cm;  margin-right:0cm;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault  {mso-style-type:export-only;  margin-bottom:10.0pt;  line-height:115%;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Script Website Profesional:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Script SMUO Reseller  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Script SMUO Reseller Randomizer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Script SMUO Reseller + Form Subscriber&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Script SMUO Restore Sponsor System&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Script Website Iklan Baris Gratis / Premium&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Script Website Toko Online Lengkap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Pengenalan Internet dan Registerasi Online:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Konsep Dan Aplikasi Internet&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pengetahuan Tentang Browser Dan Search Engine&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Registrasi Acoount Email Yahoo Dan Gmail&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Registrasi Account ClickBank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Registerasi Account Paypal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Internet Banking BCA, BNI dan Mandiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Panduan Singkat, Padat Tapi Bermanfaat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Mendapatkan Software Full Version Secara Gratis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Meledakkan E-Gold Lewat Game Online&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Tips Dan Trik Windows&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Tips Dan Trik Windows&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Tips Dan Trik Registry&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Cara Mudah Pasang Adsense Di Blo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Terobosan Inovatif Google Adsense&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=""&gt;Instalasi Internet Modem HP&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;CATATAN PENTING&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mengingat jumlah member dan calon member sangat banyak (telah mencapai ribuan orang: lebih dari 445 member + lebih 812 calon member/sudah order) maka buat para calon member yang telah mendaftarkan atau melakukan order sebelumnya, kami buka kembali aktifasi/pembayaran dengan harga promo awal hanya Rp.50.000 ke rekening pengelola (BCA 1830549095/BNI 0026919155/MANDIRI 1330007918618 a.n. Leston Erwin S) sebelum waktu louncing ke program reseller. &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;Penting Diingat&lt;/b&gt; (Hanya berlaku sebelum upgrade ke reseller), karena kami akan menghapus seluruh database pemesan harga promo Rp.50.000 pada saat hari pertama louncing website pembururupiah.com versi reseller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;SEBELUM LUPA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Karena Sebagian besar database calon member sudah kami hapus, maka untuk calon member yang order pada bulan Juni dan Juli 2009 yang ingin aktifasi pada saat ini (harga promo Rp.50.000), maka bisa tanyakan langsung via telepon ke 081 321 509 358 atau khusus SMS 0819 1205 8185 (melayani 24 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akhirnya saya sebagai admin sekaligus webmaster www.pembururupiah.com mohon maaf bila kurang dalam pelayanan. Namun semua itu bukan faktor kesengajaan, tetapi karena waktu dan keterbarasan saya sebagai manusia. Buat para member, calon member dan pengunjung silahkan tulis komentar, saran dan sharing membangun di kotak komentar. Good Luck&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-59220743548911599?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/59220743548911599/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=59220743548911599&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/59220743548911599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/59220743548911599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/09/persembahan-terbaik-untuk-para-member.html' title='Persembahan Terbaik Untuk Para Member dan Calon  Member  WWW.PEMBURURUPIAH.COM'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Sqjlcd2BdiI/AAAAAAAAARc/GaJpF8Q7SLo/s72-c/Penghasilanku.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3685741643319741123</id><published>2009-09-08T23:52:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T00:33:42.443-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemburu rupiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiat Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Internet'/><title type='text'>SALDO ATM BCA Saya Bertambah Rp. 1.361.418 Dalam 1 Hari atau Total Rp. 2,2 Juta Pada 3 ATM</title><content type='html'>&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-language:EN-US;} a:link, span.MsoHyperlink  {color:blue;  text-decoration:underline;  text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed  {color:purple;  text-decoration:underline;  text-underline:single;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Setelah sekian lama (hampir 1 bulan) tidak ada aktifitas tulis artikel pada blog ini, sepertinya saat ini adalah saat yang tepat untuk membuat sebuah coretan yang selalu penuh arti. Hal ini dikarenakan kesibukan atau lebih tepatnya selama ini saya berkonsentrasi pada bisnis utama saya di &lt;a href="http://www.pembururupiah.com/"&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;. Jadi m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;aaf &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;bila blog ini terasa sepi. Tapi rasanya semua itu akan terbayar setelah membaca dan menyimak tulisan ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt; serta mudah-mudahan dapat mengembalikan kebugaran blog ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Setiap orang pasti punya rejeki masing masing dan rejeki itu pasti berbeda-beda atau tidak pernah sama. Namun rejeki tidak akan datang apabila kita hanya berpangku tangan tanpa bekeja. Ia khan? ..........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Percaya gak percaya kemarin saya dapatkan rejeki melimpah dari bisnis yang saya geluti saat ini. Setelah saya cek ternyata kemarin rekening BCA saya bertambah Rp. 1.361.418 .&lt;/span&gt;&lt;o:shapelayout style="color: rgb(255, 0, 0);" ext="edit"&gt;&lt;/o:shapelayout&gt;&lt;o:idmap style="color: rgb(255, 0, 0);" ext="edit" data="1"&gt;&lt;/o:idmap&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if !ppt]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;p:colorscheme colors="#ffffff,#000000,#808080,#000000,#bbe0e3,#333399,#009999,#99cc00"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;   &lt;/p:colorscheme&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  (cek via bca internet banking). &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Belum yang di BNI dan Mandiri (bila ditotal semua hampir 2,2 juta/dlm satu hari saja). &lt;/span&gt;Semua itu tentunya diraih bukan dengan berpangku tangan, tapi bekerja dengan serius dari internet dengan bis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;nis kesayangan saya lewat software penambah saldo ATM. Bila anda Berminat klik aja  &lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/www.pembururupiah.com"&gt;www.pembururupia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.pembururupiah.com/"&gt;h.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.pembururupiah.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIg60s7zWI/AAAAAAAAAQc/NuuENocGRCQ/s1600-h/BCA040909a.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 322px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIg60s7zWI/AAAAAAAAAQc/NuuENocGRCQ/s320/BCA040909a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377897099985407330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIg7YB2BBI/AAAAAAAAAQk/dCDDz0jNkqI/s1600-h/BCA+040909.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 317px; height: 201px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIg7YB2BBI/AAAAAAAAAQk/dCDDz0jNkqI/s320/BCA+040909.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377897109468349458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Gambar di atas adalah bukti nyata print &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;out rekening saya. Dan tentunya saya sangat senang sekali karena website tersebut telah direkomensasikan oleh ribuan website yang saat ini mencapai 60.300 website dan terseteksi pada situs no 1 di dunia yaitu &lt;a href="http://www.google.co.id/#hl=id&amp;amp;q=pemburu+rupiah&amp;amp;meta=&amp;amp;fp=2c9988752ff647bf"&gt;www.google.com&lt;/a&gt; dengan kata kunci &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.google.co.id/#hl=id&amp;amp;q=pemburu+rupiah&amp;amp;meta=&amp;amp;fp=2c9988752ff647bf"&gt;Pemburu Rupiah.&lt;/a&gt; (pada urutan teratas). Saya yakin dan optimis dalam beberapa waktu kedepan akan semakin meningkat dan meningkat hingga mencapai jutaan website yang merekomensasikan dengan urutan paling atas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIfRZHbiJI/AAAAAAAAAQE/XxC9ncNaFF4/s1600-h/google.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 337px; height: 174px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIfRZHbiJI/AAAAAAAAAQE/XxC9ncNaFF4/s320/google.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377895288694081682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Jad&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;i pada kesem&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;patan ini saya hanya ingin mengajak buat yang mau sukses, lakukan hal terkecil dan cari peluang yang benar-banar menghasilkan dan jangan takut gagal sebelum mencoba, karena kegagalan adalah awal dari kesuksesan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Salam Sukses dari saya pemburu rupiah&lt;/span&gt;. &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Komentar yang bersifat membangun dari anda sangat saya harapkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3685741643319741123?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3685741643319741123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3685741643319741123&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3685741643319741123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3685741643319741123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/09/saldo-atm-bca-saya-bertambah-rp-1361418.html' title='SALDO ATM BCA Saya Bertambah Rp. 1.361.418 Dalam 1 Hari atau Total Rp. 2,2 Juta Pada 3 ATM'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqIg60s7zWI/AAAAAAAAAQc/NuuENocGRCQ/s72-c/BCA040909a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-7712371986785884519</id><published>2009-07-24T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T21:34:34.783-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemburu rupiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Internet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>Rahasia Cara Mudah Dapatkan Uang  Dari Internet</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu saya berfikir kalau “cara mudah dapatkan uang  dari internet”  hanya sekedar kata-kata iklan promosi dan bahasa internet  saja.  Jujur, kata seperti  itu sangat sering saya baca di internet dan selalu memancing saya untuk menghasilkan uang dari internet. Dan setelah sekian lama mengenal berbagai bisnis mulai dari gratisan hingga berbayar , uang/hasil yang saya dapatkan hanya sebanding dengan yang saya keluarkan. Tapi karena ada hasilnya saya tetap tekuni dan terus belajar dari pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya berfikir kembali kalau kata-kata “Cara Mudah Dapatkan Uang dari Internet” yang dulu membuat aku penasaran dan setelah sekian lama saya pelajari  akhirnya saya mendapatkan jawaban dan cara termudah itu hanya di &lt;a href="http://www.blogger.com/www.pembururupiah.com"&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SmqZHfZujsI/AAAAAAAAANs/XyWq0PE3J0E/s1600-h/Rekening+BCAku.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 219px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SmqZHfZujsI/AAAAAAAAANs/XyWq0PE3J0E/s320/Rekening+BCAku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362266660305538754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak maksud untuk sombong  dan hanya sekedar berbagi tips/cara doang, kalo setiap hari rekening saya bertambah antara Rp. 200.000 –  Rp. 400.000 dari bisnis intenet (bahkan pernah mencapai  Rp.800.000). Cara mudahnya adalah menggunakan Software SMS - pengumpul uang massal. Gambar rekening BCA saya diatas salah satu bukti rekeningku selalu bertambah  setiap hari dengan Otomatis. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Memang Rp. 400.000 belumlah nilai yang besar bagi para fakar. Namun bagi saya sebagai seorang tenaga honorer merupakan nilai cukup besar dan yang pastinya uang tersebut saya dapatkan secara halal dan setiap hari selalu ada transfer/bertambah secara otomatis kerekening saya. Sistem kerja dari sofware tersebut cukuplah simpel  “Plug and play” atau software bekerja secara otomatis mengalirkan uang tanpa batas ke rekening kita. Sehingga tidak salah kalo saat ini saya dipanggil pemburu rupiah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila anda ingin menambah penghasilan anda dengan cara termudah dan tercepat dari segera miliki software ajaib ini dari www.pembururupiah.com.  Sebagai jaminan berhasil, saya memberikan garansi selama 1 tahun dan harga yang kami berikan adalah harga diskon 50% dan ada bonus ebook menjadi jutawan via internet secara gratis buat anda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Selamat menemukan cara mudah hasilkan uang dari internet hanya di &lt;a href="http://www.blogger.com/www.pembururupiah.com"&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-7712371986785884519?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/7712371986785884519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=7712371986785884519&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7712371986785884519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7712371986785884519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/07/cara-mudah-dapatkan-uang-dari-internet.html' title='Rahasia Cara Mudah Dapatkan Uang  Dari Internet'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SmqZHfZujsI/AAAAAAAAANs/XyWq0PE3J0E/s72-c/Rekening+BCAku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1750685219566136585</id><published>2009-07-24T22:08:00.000-07:00</published><updated>2009-09-10T08:10:53.991-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemburu rupiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpul Blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>Payout/Hasil Keringat Pertama dari Kumpul Blogger</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah satu bulan lebih menekuni  bisnis PPC (Pay Per Clik) di kumpul blogger.com, ternyata saya dapatkan juga hasilnya. Walaupun tidak sebesar pengasilanku dari mesin uangku di &lt;a href="http://www.blogger.com/www.pembururupiah.com"&gt;www.pembururupiah.com&lt;/a&gt;. Namun dengan dapat transferan pertama dari mas Kukuh Tri Pamusngkas (pemiliki situs advertising Indonesia- kumpul blogger.com) transfer ke BCA sebanyak Rp.45.000 pada tanggal 16 Juli 2009 dan terakhir dapat transferan ke bank BCA  hingga Rp 146.750 kemarin malam dan  membuktikan kalo bisnis ini lumayan asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hanya dengan menampilkan iklan advertising kumpul blogger pada blog /website kita, kita akan mendapat bayaran Rp.300 – Rp. 350 dari setiap pengunjung yang melakukan klik pada iklan tersebut. Itung-itung nabung, bila setiap pengunjung melakukan klik pada iklan tersebut, kita dapat uang recehan dan kalo dikumpulin akan jadi banyak juga. Sehingga pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih banyak buat pengunjung setia yang selalu melakukan klik iklan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqkVLLAZBHI/AAAAAAAAARk/f72-9dEnRLo/s1600-h/kumpul+blogger.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 399px; height: 227px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqkVLLAZBHI/AAAAAAAAARk/f72-9dEnRLo/s320/kumpul+blogger.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379854511547942002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maskud penulisan artikel ini adalah untuk menegaskan kepada para blogger begitu banyak jenis bisnis internet, mulai dari yang recehan hingga jutaan pupiah dan kalo ditekuni akan menghasilkan juga. Tidak ada salahnya bila anda juga bisa menyisihkan sedikit space blog anda untuk tempat iklan dan raih penghasilan secara gratis dari &lt;a href="http://kumpulblogger.com/signup.php?refid=74615"&gt;http://Kumpulblogger.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Adapun langkah dan caranya adalah:&lt;br /&gt;• Buka situs &lt;a href="http://kumpulblogger.com/signup.php?refid=74615"&gt;http://Kumpulblogger.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;• Klik daftar atau register dan isi dengan data dan alamat email anda&lt;br /&gt;• Buka email anda dan tunggu balasan dari kumpul blogger.com&lt;br /&gt;• Selanjutnya  lakukan login dengan mengisi alamat email dan password anda&lt;br /&gt;• Klik tambah blog dengan mengisi alamat blog anda dan ambil skript yang anda suka&lt;br /&gt;• Masukkan pada blog anda baik pada postingan maupun pada widget&lt;br /&gt;• Setelah tampil maka anda tinggal menunggu uang recehan terkumpul.&lt;br /&gt;• Selamat menikmati dan tidak ada salahnya tukar klik dengan teman lain bila ingin lebih cepat dapat bayaran (payout).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1750685219566136585?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1750685219566136585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1750685219566136585&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1750685219566136585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1750685219566136585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/07/payoutgaji-pertama-dari-kumpul-blogger.html' title='Payout/Hasil Keringat Pertama dari Kumpul Blogger'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SqkVLLAZBHI/AAAAAAAAARk/f72-9dEnRLo/s72-c/kumpul+blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5111108759304278610</id><published>2009-05-23T22:31:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T09:35:42.232-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download Gratis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ebook Bisnis'/><title type='text'>Download Ebook  Gratis Disini</title><content type='html'>Kembali aku berikan secara gratis. Kali yang aku berikan adalah ebook (buku elektronik) yang bisa anda download langsung kekomputer/ke hardish anda. Berbagai ebook ini sudah aku punya dan aku perlajari yang membantu saya untuk melakukan berbagai kegiatan bisnis lewat internet dan kenyataannya sangat bermanfaat. karena ebook ini sebagian besar aku dapatkan dengan gratis, maka sepertinya tidak ada salahnya bila aku bagikan juga secara gratis kepada anda. mudah-mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja download ebook yang anda suka dengan meng klik link download disini (disarankan klik kanan link download dan pilih new tab, supaya anda bisa langsung download yang lainnya), setelah itu masukkan kode sesuai dengan yang ada di kotak petunjuk dari ziddu dan simpan pada hardish/komputer anda dan selanjutnya tunggu hingga prosses selesai dan ebook sudah menjadi milik anda yang bebas anda manfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih ebook sesuai yang kamu suka (gratis):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                     &lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Laskar Pelangi &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2886211/laskar_pelangi_full.pdf.html"&gt;Download Disi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Satu Juta Pertama &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2886212/special-report-1-juta-rupiah-pertama.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bikin Situs Gratis &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4746684/BikinSitusv.1.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panduan Bikin Situs Co.CC &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2886210/Panduanpraktisbikinsitusgratis.zip.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Google Adsense Blogger &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2886208/GoogleAdsenseDenganBloger.zip.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wawancara Formula Bisnis &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2885894/wawancaraformulabisnis.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Optimalkan SEO &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2851451/search_engine.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara buat Ebook &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2851453/carabuatebook.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara buat Email Marketing &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2851454/emailmarketing.zip.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rahasia Dolar dari Adsense &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2885891/RahasiamenghasilkanDollarLewatAdsense.zip.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rahasia Sukses Reseller &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2887254/7waystoprofitresalerights.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Composisi Tissue Culture &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4746683/TissueCultureMediaComposition.pdf.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Selamat mendownload. Semoga bermanfaat meningkatkan kualitas  bisnis internet anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5111108759304278610?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5111108759304278610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5111108759304278610&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5111108759304278610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5111108759304278610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/download-ebook-bisnis-gratis.html' title='Download Ebook  Gratis Disini'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3703996505329540163</id><published>2009-05-23T21:47:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T23:07:53.815-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download Gratis'/><title type='text'>Download Koleksi Foto Artis Papan Atas Indonesia dan Bersejarah</title><content type='html'>Buat rekan netter yang hobi mengkoleksi foto artis dan foto pribadi yang bersejarah seperti saya, mungkin koleksi ini bisa sedikit membantu anda. Memang belum semua koleksinya  saya masukkan.  Saya hanya ingin berbagi kebiasaan aja, karena senang kumpulin foto artis di Hp, hardish untuk tujuan koleksi beberapa tahun kedepan dan mudah mudahan bearti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja download di bawah ini dengan meng klik link downlod disini (disarankan klik kanan link download dan pilih new tab, supaya anda bisa langsung download yang lainnya) , setelah itu masukkan kode sesuai dengan yang ada di kotak petunjuk dari ziddu dan simpan pada hardish/komputer anda dan selanjutnya tunggu hingga prosses selesai dan nikmati lagu anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih artis kesayangan anda sesuai dengan nama dan phose yang kamu suka (gratis):&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Vani &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2668137/VANI.JPG.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Astrid &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2777393/ASTRID.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Titi Kamal &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2824820/TITIKAMAL.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Angel Karemoyi &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2777392/ANGELCAREMOY.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bunga Citra Lestari &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2777395/CungaCL.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simanis Dari VEDCA &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2668213/IMG_0148.JPG.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mariana Renata &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2668138/MarianaRenata.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gadis Pemalu &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2777396/gadislagiminta.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Gadis Penjaga hotel &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2824823/TampilDihotel.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;POM UPI Bandung &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2887491/IMG_2110.JPG.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   VEDCA 1 TBN &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2887253/TekbenAngkatanI.JPG.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   VEDCA 1 KJT &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2887252/KuljarAngakatnI.JPG.html"&gt;Donwload Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaktus Seharga 1 Juta &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2887314/Kaktus1juta.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wisata Air Terjun &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2777395/CungaCL.jpg.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wisata di Tangkuban Perahu &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2887492/WisataTangkubanPerahu.JPG.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2777393/ASTRID.jpg.html"&gt; &lt;/a&gt;                                                          Selamat mendownload. Semoga dapat menambah koleksi anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3703996505329540163?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3703996505329540163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3703996505329540163&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3703996505329540163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3703996505329540163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/download-koleksi-foto-artis-papan-atas.html' title='Download Koleksi Foto Artis Papan Atas Indonesia dan Bersejarah'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-8028741411206734938</id><published>2009-05-23T21:14:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T21:45:30.812-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download Lagu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download Gratis'/><title type='text'>Download Lagu-lagu Daerah  Batak</title><content type='html'>Buat rekan netter yang mencari lagu asli daerah Batak, mungkin koleksi ini bisa sedikit membantu anda. Memang belum semua koleksi lagu-lagunya saya masukkan, tapi saya akan berusaha untuk menambahkannya lain kali. Mudah mudahan dengan mempunyai atau mendowload lagu-lagu khas daerah Batak ini, bisa membawa kita dan mengingatkan kita pada suasana asli kampung halaman alias &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Bona pasogit"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja download di bawah ini dengan meng klik link downlod  disini  (disarankan klik kanan link download dan pilih new tab, supaya anda bisa langsung download yang lainnya) , setelah  itu masukkan kode sesuai dengan yang ada di kotak petunjuk dari ziddu dan simpan pada hardish/komputer anda dan selanjutnya tunggu hingga prosses selesai dan nikmati lagu anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Pilih sesuai dengan judul lagu yang kamu suka (gratis):&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Anak Medan             &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4330308/TrioLamtama-AnakMedan.mp3.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Medan-Jakarta        &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4332654/Batakmedan_jakarta.MP3.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Burjudo Ho Inang    &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4332726/BatakBurjumahoinang..mp3.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tadingkon Au          &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4332724/DangdutSimalungun-TADIKONAU.mp3.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Patik Palimahon      &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4332656/Batak-Patikpalimahon.mp3.html"&gt;Donwload Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Arbab                        &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4332655/ARBAB.MP3.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siantar Man             &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4330147/siantarmen.avi.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tortor Mahasiswa   &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4329575/TARITORTOR.avi.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Horas                         &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3811104/HORAS.mp3.html"&gt;Download Disini&lt;/a&gt;                  &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Selamat mendownload. Saya akan tambahkan loleksi lagu lagu batak dan terbaru disini lagi.Kalo punya stok lagu yang akan dimasukin disini silahkan hubungi saya. Horas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-8028741411206734938?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/8028741411206734938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=8028741411206734938&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8028741411206734938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8028741411206734938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/download-lagu-lagu-daerah-batak.html' title='Download Lagu-lagu Daerah  Batak'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-680563840752827675</id><published>2009-05-23T04:01:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T21:51:55.351-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><title type='text'>Investasi Handal dan Terbaik Untuk Raih Jutaan Rupiah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Bila anda sudah pernah mencoba investasi, mungkin investasi BCA bukan hal asing lagi buat anda. Tapi karena saya baru gabung dan ingin meningkatkan income lewat income passive, maka tidak ada salahnya kalau anda juga melakukannya. Karena disamping modalnya sangat lah kecil sekali, selain BCA juga saat ini sudah bisa untuk pemegang rekening BNI, Mandiri, BRI dan Bank Lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah investasi baru yang memungkinkan uang anda berlipat kali ganda hanya dengan modal investasi Rp. 10.000 apalagi bila dibarengi promosi dan prosfek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungi dan ikuti investasinya di &lt;a href="http://www.blogger.com/www.investasibca.com/?id=leston"&gt;http://investasibca.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini ditujukan bagi siapa saja yang saat ini membutuhkan bantuan dana untuk keperluan yang positif seperti :&lt;br /&gt;1. Investasi membuka / mengembangkan usaha&lt;br /&gt;2. Melunasi hutang&lt;br /&gt;3. Biaya sekolah atau kuliah&lt;br /&gt;4. Kegiatan sosial, termasuk LSM&lt;br /&gt;5. Biaya pengobatan&lt;br /&gt;6. Penghasilan pasif income yang tak terbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan penghasilan hingga jutaan rupiah hanya dengan modal :&lt;br /&gt;Rp. 10.000,- ( Sepuluh ribu rupiah ) saja pada &lt;a href="http://www.blogger.com/www.investasibca.com/?id=leston"&gt;http://investasibca.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-680563840752827675?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/680563840752827675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=680563840752827675&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/680563840752827675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/680563840752827675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/membuat-kode-html-tampak-di-postingan.html' title='Investasi Handal dan Terbaik Untuk Raih Jutaan Rupiah'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-2820942627150696426</id><published>2009-05-23T03:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T03:46:19.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trik dan Tips blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEO'/><title type='text'>Tips Blog Bersahabat Dengan SEO Google</title><content type='html'>Tips blogger yang friendly dengan spider robot google merupakan hal penting untuk setiap blog. Secara logika jika blog kita friendly dengan spider robot maka bisa di pastikan robot.txt pun memberikan data crawler yang bagus dan akurat dalam seo. Blog ini merupakan salah satu blog yang kurang bersahabat dengan spider robot, maklum baru belajar seo para pemula jadi banyak kesalahan di sana sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya spider robot akan friendly jika blog kita konsekuen dari titel, konten, dan tampilan template yang rapi. Pastinya jika kita berpenampilan rapi sesuai karakter kita dan isi dari kepribadian kita, sesuai apa yang kita ucapkan maka kita akan menjadi sesosok manusia yang patut di contoh dan banyak mertua yang menginginkan kita menjadi menantu (buronan mertua). Sama halnya penilaian paman google pada spider robot, jadi buat seo para pemula sama seperti saya ayo kita buat blog kita sefriendly mungkin dengan spider robot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ilmu yang saya dapatkan dalam belajar seo dengan mengikuti kontes wisata seo sadau dan kontes seo aristia wida rukmi membuat blog saya berbenah dalam struktur spidering dan crawling. Ilmu yang di dapat dari beberapa kontes dan belajar bersama anak salatiga belajar seo membuat tambah wawasan dalam mempelajari blogger yang friendly mulai dari struktur, content tampilan blog, sampek cara belajar seo yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;spider robot friendly&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengawali bagaimana agar spider robot menjadi bersahabat dengan blog kita, maka saya akan memberikan tips dan trik sederhana dengan beberapa langkah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Header template; biasanya header template sudah friendly dalam komponen template jadi ngak perlu memusingkan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Meta tags; meta tag disini adalah meta tag standar dan sederhana tanpa modifikasi berlebihan. Meta tag ini meliputi:&lt;br /&gt;- Titel blog yang tidak terlalu panjang&lt;br /&gt;- description yang tidak lebih dari 200 carakter&lt;br /&gt;- keyword tidak lebih dari 20 kata kunci&lt;br /&gt;- Yang penting meta tag robot buat index, follow atau noindex, nofollow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;3.Meta tag analysis, setelah anda melakukan tips no 2 maka lanjutkan dengan menyesuaikan titel, description, dan keyword dengan isi content blog anda. Hal ini di tekankan agar spider robot yang mengambil isi blog anda menyampaikan data kepada basis data agar bisa di proses langsung ke query yang nanti hasilnya akan muncul relefan kepada search engine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Analysis halaman web, agar halaman web anda friendly dalam penganalisaan maka anda harus memenuhi tips berikut ini:&lt;br /&gt;- Isi artikel jagan mengunakan kata PR(inisial kalimat sex, adult, bokep), PR di sini bukan Page Rank melainkan kalimat jorok, anda bisa memakai kata bokep, sex, bugil dan yang lainnya tapi jagan menunakan kata PR(inisial kata sex).&lt;br /&gt;- Link pada halaman web tidak melebihi 100 link, di sini dilihat dari page home dan page posting. Jadi anda bisa mengoptimalkan dengan menyembunyikan sebagian sidebar yang hanya tampil pada halaman artikel, jika belum mengertti trik ini silahkan baca widget tampil halaman posting&lt;br /&gt;- Lamanya loading web page, banyak sekali blog yang sangat lama pada waktu loading karena terlalu banyag gambar pada blog.&lt;br /&gt;5. Keyword link anchor, pemakain keyword link angkor yang terlalu banyak membuat blog anda kurang friendly&lt;br /&gt;6. Keyword relefan conten, keyword harus nyambung dan relefan dengan content blog kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Link broken, bisa kita lihat pada tool webmaster google dan bisa langsung diperbaiki manual maupun bantuan tool ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Meta tag header, pemakain meta tag header yang wajar sesuai tujuan blog&lt;br /&gt;Tips ini hanya buat merayu spider robot agar jatuh cinta kepada blog kita, dan dari sini merupakan cara belajar seo yang harus kita terpakan sebagai dasar. Kontes seo aristia wida rikmi dan anak salatiga belajar seo merupakan tempat pembelajarn seo dan spider robot yang friendly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tips ini bisa menambah wawasan anda dalam belajar blogger maupun dasar dasar belajar seo pemula. Tidak lengkap jika bermain blogger tidak di imbangi dengan wisata seo sadau.&lt;br /&gt;Jadikan Blog ini komunitas kita belajar seo, terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-2820942627150696426?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/2820942627150696426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=2820942627150696426&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2820942627150696426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2820942627150696426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/tips-blog-bersahabat-dengan-seo-google.html' title='Tips Blog Bersahabat Dengan SEO Google'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-7052609613689941178</id><published>2009-05-23T02:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T02:17:35.354-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trik dan Tips blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><title type='text'>CARA MEMPERCEPAT LOADING HALAMAN  GAMBAR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu  trik ini pasti anda gunakan pada setiap code java script maupun html tapi apakah anda tau fungsinya atau manfaatnya buat blog anda. kali ini kita coba mengetahui apasih sebenarnya sript itu buat blog anda. Ini sangat cocok buat blog yang suka optimize SEO dengan baner atau gambar, apa lagi yang baru ikut kompetisi seo atau kampanye damai pemilu Indonesia 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempercepat loading halaman web anda cukup mengunakan tag width dan height ke dalam tag image. Dari pengertian ini saya harapkan sekarang anda tau funsinya tag ini selain untuk mengatur besar kecilnya ukuran gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya; &lt;img src="http://alamat%20gambar.jpg/" /&gt; "&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://alamat gambar.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;"agar lebih cepat kita tentukan ukurannya lalu tulis tag nya sebagai berikut :"&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;img scr="'" width="300" height="45" /&gt;"&lt;/span&gt;(atau diakhir kode gambar tambahkan width=300 height=45. aritnya ukurannya diperkecil oleh kita.  &lt;img src="" scr=" http:// gambar kamu.jpg" width="300" height="45" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk kode script jagan jadi patokan karena bisa di modif berbeda-beda, disini saya menekankan fungsi dari width dan height selain untuk mengatur ukuran. kalo ada ide dan cara lain mohon tuliskan di kolom komentar. terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-7052609613689941178?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/7052609613689941178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=7052609613689941178&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7052609613689941178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7052609613689941178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/cara-mempercepat-loading-halaman-gambar.html' title='CARA MEMPERCEPAT LOADING HALAMAN  GAMBAR'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-6845743763974557160</id><published>2009-05-23T01:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T02:19:04.694-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><title type='text'>Cara Membuat Postingan Pada Blog</title><content type='html'>Posting artikel merupakan kegiatan memasukkan artikel pada web atau blogspot anda, baik memuat teks, gambar dan sejenisnya. Tanpa artikel maka blog yang kita buat akan terasa hampa, kosong dan kurang sempurna. Artikel yang menarik akan memberikan kesan baik terhadap blog yang sedang kita kelola. Oleh karena itu buatlah sebanyak mungkin artikel-artikel menarik untuk menghiasi blog anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu anda siapkan sebelum posting artikel adalah membuat artikel terlebih dahulu dalam bentuk file yang sudah tertata rapi, hal ini sangat dianjurkan untuk efisiensi blogging dan menghindari kesalahan/pengulangan pengetikan akibat signal atau koneksi sambungan terputus. Hal baik juga dapat melakukan copy paste artikel orang lain pada blog kita sendiri ("tapi sebaiknya izin dulu/sebagai tatakrama para netter sejati").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah dalam memposting suatu artikel:&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;1. Sebaiknya klik terlebih dahulu “ Edit HTML”,jika langsung di mode “Compose”, sering terjadi hang pada komputer (pengalaman saya pribadi). Copy artikel yang telah anda buat sebelumnya, kemudian paste di area posting. Edit sesuai dengan kemauan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Klik tombol “ compose “ untuk melakukan editing (jika anda masih bingung dengan kode HTML).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik tombol tool yang berlambang “ panorama” berwarna biru, jika anda ingin memasukan gambar ataupun photo untuk menghiasi posting-an anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Klik tombol “ Preview “ untuk melihat hasil posting-an anda yang nantinya akan tampil di dalam blog, barangkali masih ada yang perlu di edit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik tombol “ publish “. Selesai. Tulisan hasil karya anda akan bisa dilihat dan di baca oleh seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-6845743763974557160?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/6845743763974557160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=6845743763974557160&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6845743763974557160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6845743763974557160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/cara-menbuat-postingan-pada-blog.html' title='Cara Membuat Postingan Pada Blog'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-8154733609872900422</id><published>2009-05-23T01:47:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:52:07.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><title type='text'>Memilih Template Blog Menarik</title><content type='html'>Template adalah desain-desain halaman web ataupun blog beserta seluruh komponennya (misal : gambar, stylesheet, dsb) baik berupa file statis maupun file dinamis yang berupa program atau aplikasi yang berjalan sebagai aplikasi web. Seperti yang sobat lihat sekarang, seperti banner diatas, background warna putih, kolom-kolom di samping kanan, serta semua yang sobat lihat sekarang adalah salah satu bentuk dari desain template. Memilih template yang cantik sangatlah perlu, karena dengan tampilan template yang menarik untuk di lihat maka akan membuat para pengunjung dari blog kita menjadi betah untuk berlama-lama berada di blog kita selain tentunya isi dari blog kita juga sangat menunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah pemilihan template di blogger.com :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Silahkan login terlebih dahulu seperti biasa dengan memakai user name (klik sign in pada bagian atas blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik "Tata Letak" (bila sobat menggunakan blogger baru) atau klik "Template" (bila sobat menggunakan template classic).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik "Pick New Template", silahkan sobat pilih template yang sobat suka. Sebelum memutuskan dalam memilih "template" ini, sebaiknya anda lihat terlebih dahulu satu persatu contoh layout yang di sediakan dengan cara meng klik tulisan "preview template". Jika di rasa sudah menemukan yang paling sobat sukai, silahkan klik tulisan "Save template" yang ada di sebelah kanan atas, selesai. :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sobat pernah mengunjungi beberapa blog di internet yang menggunakan blogger.com (blogspot), akan tetapi template yang di gunakan tidak ada dalam pilihan ketika memilih template. Ini ada kemungkinan bahwa template yang di gunakan adalah template buatan bukan dari blogger sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman nih saya mau sharing tempat untuk download template blogspot yang sudah di modifikasi dan bagus-bagus tinggal anda pakai dan kalau teman-teman tahu tempet tempelt yang lain di share disini ya...&lt;br /&gt;http://freetemplates.blogspot.com&lt;br /&gt;http://www.eblogtemplates.com&lt;br /&gt;http://www.finalsense.com&lt;br /&gt;http://www.blogspottemplate.com/&lt;br /&gt;http://www.geckoandfly.com&lt;br /&gt;http://www.freshbloggertemplates.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://www.gosublogger.com/&lt;br /&gt;http://btemplates.com/&lt;br /&gt;http://blogandweb.com/&lt;br /&gt;http://freeskins.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://www.template-godown.com/&lt;br /&gt;http://template-unik.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://k2modify.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://webbietips.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://layout4all.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://x-template.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://freeskins.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://kolom-tutorial.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://www.ourblogtemplates.com/ (template yang aku pakai sekarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjut...siapa lagi ya....menyusul aja atau di tulis kotak komentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-8154733609872900422?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/8154733609872900422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=8154733609872900422&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8154733609872900422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8154733609872900422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/memilih-template-blog-menarik.html' title='Memilih Template Blog Menarik'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-8455323771963280271</id><published>2009-05-23T01:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:34:06.389-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><title type='text'>Melakukan Setting/Pengaturan Blog</title><content type='html'>Setelah menciptakan sebuah blog baru , ada beberapa settingan / pengaturan yang harus di lakukan agar blog kita bisa di kenali mesin pencari semisal Google, Yahoo, Msn serta teman-temannya yang lain.&lt;br /&gt;Silahkan ikuti langkah-langkah berikut :&lt;br /&gt;1. Silahkan sobat Login ke blogger.com dengan user name dan password milik sobat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Klik judul blog yang mau di setting ( jika sobat sudah mempunyai beberapa blog)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik Pengaturan, trus klik Dasar. Beberapa form yg harus di isi pada menu Dasar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Judul ⇒ isi dengan judul blog sobat. Contoh : Berkarya Untuk Bangsa&lt;br /&gt;• Uraian ⇒ isi dengan deskripsi blog sobat. Contoh : disini kita akan berbagi pengalaman dan pengetahuan atau anda peruntukkan apa blog anda.&lt;br /&gt;• Tambahkan blog Anda ke daftar kami? ⇒ pilih ya agar setiap posting kita selalu masuk di daftar Blogger.com.&lt;br /&gt;• Biarkan mesin pencari menemukan blog Anda? ⇒ pilih ya&lt;br /&gt;• Tampilkan Editing Cepat di Blog Anda? ⇒ pilih Ya&lt;br /&gt;• Tampilkan Link Posting Email? ⇒ Sebaiknya pilih ya, tapi pilih tidak juga tidak apa-apa&lt;br /&gt;• Konten Dewasa? ⇒ Pilih tidak. Kalau pilih ya berarti blog anda di anggap blog untuk dewasa (semacam blog porno)&lt;br /&gt;• Tampilkan Mode Compose untuk semua blog Anda? ⇒ pilih Ya&lt;br /&gt;• Aktifkan transliterasi? ⇒ pilih Tidak, jika anda ingin ada button untuk mengubah biasa ke hurup hindi (India), pilih ya jika sebaliknya)&lt;br /&gt;• Klik tombol Simpan Pengaturan . Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Klik Publikasi untuk mengatur menu Publikasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Alamat Blog*Spot ⇒ isi dengan nama blog sobat. Contoh : abangleston. Biasanya alamat yang tercantum adalah langsung alamat blog anda, jadi jangan di ubah aja.&lt;br /&gt;• Klik tombolSimpan pengaturan. Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik Format untuk mengatur menu format :&lt;br /&gt;• Tampilkan ⇒ pilih angka posting yang ingin anda tampilkan. Missal : Tampilkan : 6 posting, berarti posting yang akan tampil di halaman blog sobat adalah sebanyak enam posting. Pilih posting (jangan hari) pada menu pulldown.&lt;br /&gt;• Format Header Tanggal ⇒ pilih model tanggal/bulan yang anda sukai, Format tanggal/bulan ini akan selalu muncul diatas postingan kita.&lt;br /&gt;• Format tanggal Index Arsip ⇒ pilih model untuk peng-arsip-an yang anda sukai.&lt;br /&gt;• Format Timestamp ⇒ Pilih bentuk waktu yang anda sukai.&lt;br /&gt;• Zona Waktu ⇒ Pilih zona waktu yang sesuai. Contoh untuk WIB : [UTC-+7.00]Asia/Jakarta.&lt;br /&gt;• Bahasa ⇒ Pilih bahasa yang di inginkan.&lt;br /&gt;• Tampilkan Field judul ⇒ Pilih ya&lt;br /&gt;atau tidakpun tidak apa-apa&lt;br /&gt;• Tampilkan kolom link ⇒ pilih ya, tapi seandainya pilih tidak juga tidak apa-apa.&lt;br /&gt;• Aktifkan perataan float ⇒ pilih ya, tapi seandainya mau pilih tidak juga tidak apa-apa&lt;br /&gt;• Klik tombol Simpan Pengaturan. Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Klik Komentar Untuk mengatur menu komentar :&lt;br /&gt;• Komentar ⇒ pilih tampilkan, ini agar artikel anda dapat di komentari oleh pengunjung&lt;br /&gt;• Siapa yang Bisa Berkomentar ? ⇒ Pilih Siapa pun - termasuk Pengguna Anonim. Ini di maksudkan agar setiap orang bisa berkomentar tidak terbatas kepada anggota blogspot saja.&lt;br /&gt;• Default Komentar untuk Posting ⇒ pilih Posting baru memiliki komentar.&lt;br /&gt;• Link balik ⇒ Pilih tampilkan. Ini dimaksudkan agar kita mengetahui apabila ada yang memasang link pada artikel kita.&lt;br /&gt;• Default Link Balik untuk Posting ⇒ pilih Posting baru Memiliki Link Balik.&lt;br /&gt;• Format Timestamp Komentar ⇒ pilih format jam yg singkat. Contoh: 8.00 PM.&lt;br /&gt;• Tampilkan komentar dalam sebuah window popup? ⇒ pilih Ya. Supaya ketika di klik oleh pengunjung, halaman blog anda tidak menghilang/tertimpa halaman komntar.&lt;br /&gt;• Aktifkan moderasi komentar? ⇒ pilih Tidak (sebaiknya).&lt;br /&gt;• Tampilkan verifikasi kata untuk komentar? ⇒ pilih Ya. ini di maksudkan agar terhindar dari software robot dengan tujuan melakukan spam.&lt;br /&gt;• Tampilkan gambar profil dalam komentar? ⇒ pilih ya. Supaya gambar komentator yg punya id blogger, dapat menampilkan fotonya.&lt;br /&gt;• Email Pemberitahuan Komentar ⇒ isi dg alamat email anda, ini di maksudkan agar setiap ada yang berkomentar pada artikel anda, anda dapat kiriman email dari blogger.com sebagai pemberitahuan.&lt;br /&gt;• Klik tombol Simpan Pengaturan. Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik Arsipkan Untuk mengatur menu Arsipkan :&lt;br /&gt;• Frekuensi Arsip ⇒ pilih Bulanan.&lt;br /&gt;• Aktifkan Halaman Posting? ⇒ pilih ya.&lt;br /&gt;• Klik tombol Simpan Pengaturan . Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Klik Fedd Situs untuk mengatur menu feed situs :&lt;br /&gt;• Izinkan Feed Blog ⇒ pilih Penuh.&lt;br /&gt;• Posting URL Pengubahan Arah Feed ⇒ di isi dengan alamat feed penggati semisal alamat feed dari feed burner, jika belum punya, di kosongkan saja.&lt;br /&gt;• Footer Feed Posting ⇒ Silahkan di isi dengan kode iklan yang anda punya, misal kode iklan dari Google adsense dsb, namun jika tidak punya, silahkan kosongkan saja.&lt;br /&gt;• Klik tombol Simpan Perubahan. Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber insvirasi: Kang Rohman dan Hasil Seminar Internasional di Bandung yang mengharapkan semua orang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas kehidupan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membuat dan mengelola blog anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-8455323771963280271?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/8455323771963280271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=8455323771963280271&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8455323771963280271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8455323771963280271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/melakukan-settingpengaturan-blog.html' title='Melakukan Setting/Pengaturan Blog'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-6814407584987809760</id><published>2009-05-23T01:10:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T01:24:47.931-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><title type='text'>Panduan Membuat Blog</title><content type='html'>Sudahkah anda mempunyai blog?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda sudah memiliki blog yang sedang anda tata dan kembangkan saat ini, namun pasti ada diantara anda-anda yang belum tahu tentang blog dan bertanya-tanya tentang blog. Artikel ini saya khususkan buat yang ingin membuat blog dan saya akan mengulas sedikit tentang blog menurut versi saya sendiri dan artikel dari Kang Rohman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apa itu Blog ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ( singkatan dari Web log) adalah situs yang sifatnya lebih pribadi, yaitu lebih berat kepada penggambaran dari si pembuat blog itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog dibuat oleh para desainer penyedia blog agar bekerja secara otomatis dan mudah untuk dioperasikan , jadi bagi kita-kita yang masih bingung dengan bahasa pemrograman untuk membuat sebuah website tidak jadi persoalan. Apabila anda sudah bisa membuat sebuah account email di internet, maka dalam membuat blog pun saya yakin anda bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cara membuat blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya e-mail, dalam membuat blog pun kita harus mempunyai sebuah account terlebih dahulu, oleh karena itu silahkan daftarkan diri anda terlebih dahulu di free blog provider (penyedia hosting/domain blog gratis). Free blog provider sangatlah banyak terdapat di internet dan beberapa yang populer saat ini adalah http://www.blogger.com,/ http://www.wordpress.com/ serta http://blogsome.com/.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan kali ini kita akan mengulas tentang cara pembuatan blog di http://www.blogger.com, Selain mudah, sangat banyak digunakan orang, layanan pas untuk pemula. jadi saya sarankan anda buat di blogger dulu ok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Silahkan anda klik &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;disini &lt;/a&gt;untuk mendaftar. Maka Akan tampil seperti dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178696856971958370" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="ciptakan blog sekarang juga" src="http://1.bp.blogspot.com/_c-XFk4OciTE/R95tWn8-2GI/AAAAAAAAAcA/PswRraWk5B8/s400/ciptakanblog.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciptakan blog sekarang juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda berada pada situs blogger.com, anda akan melihat gambar seperti gambar di atas. Silahkan lakukan langkah-langkah berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik tanda anak panah yang bertuliskan " CIPTAKAN BLOG ANDA "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Isilah Alamat Email dengan alamat email anda (tentunya yang valid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Isikan kembali alamat email anda tadi pada form Ketik ulang alamat email&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tuliskan password yang anda inginkan pada form Masukkan sebuah password&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Isikan kembali password anda tadi pada form Keyik ulang sandi (password)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Isi Nama Tampilan dengan nama yang ingin anda tampilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tulis tulisan yang tertera pada form Verifikasi Kata. Beri tanda tik/cek pada kotak di pinggir tulisan Saya menerima Persyaratan dan Layanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Klik gambar anak panah yang bertuliskan "LANJUTKAN"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tuliskan judul blog yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi) pada form Judul Blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tulis nama situs anda pada form Alamat Blog (URL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Tulislah tulisan verifikasi yang ditampilkan pada form Verifikasi kata, jika sudah selesai klik gambar panah yang bertuliskan "LANJUTKAN".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Pilihlah gambar (template) yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi), kemudian klik gambar anak panah yang bertuliskan "LANJUTKAN"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Setelah keluar tulisan "Blog Anda telah di iptakan". Klik gambar panah bertuliskan "MULAI POSTING". Silahkan anda tuliskan semau anda, jika sudah selesai klik tombol "MEMPUBLISKAN POSTING".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Isi ( Content ) blog :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para pemula, biasanya mereka bingung setelah daftar membuat blog apa yang harus di isi( diposting ) dalam sebuah blog. Isi ( content ) dari sebuah blog tentu saja terserah kepadasi pemilik blog itu sendiri, apakah mau di isi puisi, perjalan hidup, teknik, ataupun apa saja. Nah di sini disarankan, isilah blog anda tersebut dengan minat ataupun hoby serta keahlian anda sendiri, karena tentu saja di luar sana banyak sekali orang yang tentunya sama minat dan hoby nya dengan anda, sehingga mereka akan tertarik untuk membaca tulisan-tulisan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber insvirasi: Kang Rohman dan Hasil Seminar Internasional di Bandung yang mengharapkan semua orang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas kehidupan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membuat dan mengelola blog anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-6814407584987809760?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/6814407584987809760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=6814407584987809760&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6814407584987809760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6814407584987809760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/panduan-membuat-blog.html' title='Panduan Membuat Blog'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c-XFk4OciTE/R95tWn8-2GI/AAAAAAAAAcA/PswRraWk5B8/s72-c/ciptakanblog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-2346853305275214188</id><published>2009-05-22T00:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T00:19:11.210-07:00</updated><title type='text'>Panduan Mencari Tambahan dari Ciao</title><content type='html'>Sebenarnya saya agak malu menulis artikel ini, bukan apa-apa, karena saya anggap ini sifatnya sangat umum sekali dan sangat gampang. Tetapi karena ada beberapa pesan yang masuk ke YM saya, atau begitu saya login di ciao, ada saja pesan yang masuk ke inbox menanyakan bagaimana sih menjalankan ciao. Ups..., saya sebenarnya bingung, kok bisa ya???, udah daftar di ciao tapi bingung!!!!, apakah yang bersangkutan pura-pura tidak tahu atau memang tidak tahu sama sekali?. Jika jawabannya tidak tahu sama sekali, maka saya mengambil kesimpulan bahwa yang bersangkutan malas membaca. Alasan karena semua petunjuknya berbahasa Inggris, saya fikir tidak bisa diterima. Katanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada om &lt;a href="http://google-trasnlate.com/"&gt;google translate.&lt;/a&gt; Jadi sekali lagi, hal ini disebabkan karena yang bersangkutan malas membaca atau tidak mau membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah panduan singkat bergabung sekaligus menjalankan ciao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Tahapan Pendaftaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka browser dan ketik www.ciao.com, atau klik aja &lt;a href="http://ciao.com/"&gt;di sini.&lt;/a&gt; Pada halaman baru, klik "join now", dan setelah terbuka halaman berikutnya, buat ciao name, masukkan alamat email, dan klik "I want to choose my own password". Jika kalimat ini tidak diklik maka password secara otomatis diberikan oleh admin. Pilih jenis kelamin, masukkan kode yang ada tulisan disampingnya "please type the code you see in the image" ke dalam kotak, kemudian klik kotak kecil disampingnya yang ada tulisan "please confirm", lalu klik "START NOW". Silahkan buka email, klik link dalam email yang dikirimkan admin. Proses aktivasi account selesai, silahkan login dengan memasukkan nama ciao dan password.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua : Buat Review&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah login, klik member centre, pada bagian atas tampak menu produk. Silahkan pilih salah satu produk yang dikuasai atau pernah menggunakannya. Misalnya cellphone, elektronik atau lainnya. Setelah beberapa produk tampil di layar, klik salah satu produk tersebut, maka akan muncul tampilan produk, lengkap dengan data-datanya. Di bawah produk terdapat tulisan "write review", silahkan diklik, dan pada halaman baru, dalam kotak tuliskan judul review yang akan ditulis. Review minimal 120 kata, dan setelah selesai, klik tanda bintang (berwarna kuning) untuk memberi rating, kemudian jawab semua pertanyaan yang diberikan ke dalam kotak yang disediakan, kemudian klik "publish review".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga : Rate (penilaian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah review dipublish, tunggu beberapa saat, member lain akan memberi rate pada review anda. Rate dan comment (penilaian dan komentar) akan nampak di samping kanan judul review. Silahkan klik judul review untuk melihat siapa yang telah memberikan rate. Klik nama member tersebut, jika halaman account member itu sudah terbuka, klik "add to my friend" (silahkan masukkan pesan, atau kosongkan saja), lalu klik "add friend". Selanjutnya klik judul review (di bawah tulisan title), maka review akan muncul. Scroll ke bawah untuk melihat menu rate. Cari tulisan exceptional, veryhelpful, helpful, somewhathelpful, not helpful, off topic. Klik salah satunya sesuai penilaian yang akan diberikan setelah membaca review tentunya. Jika ingin memberi komentar silahkan klik "write comment on this review", tulis komentar dalam kotak kemudian kilk "send comment", pemberian rate selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya akan muncul daftar nama-nama member yang telah memberi rate pada review tersebut. Pilih salah satu dari mereka yang ingin anda rate reviewnya, dan ulangi langkah-langkah tadi. (baca artikel "KUMPULKAN $6 - $10 USD PERHARI DI CIAO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat. Selamat mencoba&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-2346853305275214188?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/2346853305275214188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=2346853305275214188&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2346853305275214188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2346853305275214188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/panduan-mencari-tambahan-dari-ciao.html' title='Panduan Mencari Tambahan dari Ciao'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3877838516006442290</id><published>2009-05-21T23:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T00:05:50.808-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Page Rank Alexa'/><title type='text'>PENTINGNYA ALEXA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://alexa.com"&gt;Alexa dot com&lt;/a&gt; adalah sesuatu yang sangat dihargai terutama untuk melihat page rank situs/blog kita. Hal ini bisa bermanfaat untuk kualitas dan penunjuang mencari tambahan lewat blog. Semakin kecil alexa rengkingnya maka semakin mahal pula harga iklan yang dipasang di blog. Kata orang sih...untuk menaikkan alexa ranking kita salah satu caranya adalah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menulis artikel tentang alexa. Jadi ya saya nurut aza. Dan saya coba pasang juga alexa rank di blog ini .. tapi yah masih tinggi data hehe. moga aza setelah posting tentang alexa ini alexa renkingku jadi ada perubahan yang lebih baik....hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samapai saat ini kuingin cara-cara menaikkan page rank alexa. barangkali rekan komunitas blogger sekalian punya ide. sampaikan dikomentar ok.Terimakasih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3877838516006442290?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3877838516006442290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3877838516006442290&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3877838516006442290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3877838516006442290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/pentingnya-alexa.html' title='PENTINGNYA ALEXA'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5157318134562159906</id><published>2009-05-21T23:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T23:52:15.947-07:00</updated><title type='text'>TERMEHEK-MEHEK VS THE MASTER</title><content type='html'>Termehek-mehek, Acara reality show yang satu ini sangat digemari oleh pemirsa televisi terutama kalangan ibuk-ibuk .... (ngopo yo ...??). Entahlah mungkin karena kecepatan dan kehebatanya dalam menguak suatu kasus keluarga yang dibuat sangat rumit ...(benar nggak seh ...??).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ratingnya meningkat maka banyak juga acara2 serupa yang ditayangkan ... (ikut-ikutan ceritanya nich..). Aku jadi berpikir .. kalau acara termehek-mehek memang hebat mbok ya o dimintak i tolong suruh melacak keberadaannya si Rani Juliani yang hilang di telan bumi .. hehe .. Tapi terus terang kalau aku sendiri pribadi kurang suka dengan acara tsb (bukan anti lho..) karena yah .. terlalu dibuat2 dan selalu mencari kesalahan orang lain ... bukankah jika jari kita menunjuk orang lain 3 jari lainya akan menunjuk diri kita sendiri ?? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana menurut Anda sobat ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku punya ide yang ASAL .. hehe ... Seumpamanya Master Dedi Kombuzer (master Mentalis) dicalonkan menjadi Presiden dan Master Romi Rafael (Master Hipnotis) menjadi Wapres kayaknya Indonesia aman yah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan master Dedi yang bisa meramalkan apa yang akan terjadi tentunya bisa membuat keputusan yang tepat tentang kebijaksanaan yang akan diambil...hehe...&lt;br /&gt;Trus .. Master Romi tugasnya jika ada orang Pemerintah yang punya bakat Korupsi di hipnotis saja dan dihilangkan ingatannya tentang korupsi dan diganti dengan Amal ....hehe .. Asik khan..&lt;br /&gt;&lt;span"id=fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ada master Limbad yang yang Sangat kuat dan dijadikan Pangab... pasti aman Indonesia karena pada takut...huahaha....&lt;br /&gt;Masih ada lagi Master Joe Sandi sang Pakar berhitung sebagai penasehat Ekonomi..Pasti lancar dah perekonomian Indonesia....yakan...yakan...&lt;br /&gt;(dasar...dasar...penggemar The Master ....Wkakak...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Termehek mehek dan The Master Mana yang loe pilih? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ini Cuma Coretan dan Obrolan Yang tak Berarti.&lt;br /&gt;&lt;/span"id=fullpost"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5157318134562159906?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5157318134562159906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5157318134562159906&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5157318134562159906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5157318134562159906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/termehek-mehek-vs-master.html' title='TERMEHEK-MEHEK VS THE MASTER'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5527276256288542761</id><published>2009-05-21T01:04:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T01:14:34.911-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siraman Rohani'/><title type='text'>SERIBU BANDING SATU</title><content type='html'>Renungan Harian&lt;br /&gt;Bacaan : Kejadian 40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dialog dalam film "Dumb and Dumber" yang masih saya ingat adalah ketika Lloyd Christmas menyatakan cinta kepada Mary Swanson. Mary menolak. Lloyd tidak menyerah. Ia bertanya, berapa banyak kesempatan yang ia miliki untuk mendapat cinta Mary. Lalu wanita itu menjawab: seribu banding satu. Anehnya, Llyod justru bersorak gembira mendengarnya. "Itu berarti saya masih memiliki kesempatan, kan?"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah seorang yang optimis. Ia akan berfokus pada kesempatan yang ada, sekecil apa pun kesempatan itu. Karenanya ia akan selalu mempunyai pengharapan; tidak akan patah arang dalam kesusahan. Pengharapan yang luar biasa akan mendatangkan hasil yang tak terduga dan membuat hari-hari kita selalu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna seribu banding satu memiliki arti dan pola yang sangat luas yang menghantarkan kita kepada ketidak mungkinan, ketidak percayaan dan bahkan keputusasaan. Namun juga akan membawa kita kepada kebahagian dan kedamaian bila kita mampu bertahan dan berjuang untuk satu harapan besar dengan modal pengharapan dari Sumber segala harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Yusuf juga seorang yang optimis. Ia tidak putus berharap, pun ketikaia berada dalam penjara. Ia menolong juru minuman dengan menafsirkan mimpinya. Lalu ia berpesan, "Ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini" (ayat 14). Kesempatan yang Yusuf miliki itu memang tidak besar, buktinya si juru minuman kemudian melupakannya (ayat23). Namun, justru dari kesempatan kecil tersebut, Yusuf mengawali kisah suksesnya di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saat ini kita tengah berada dalam "penjara kesulitan". Dan kesempatan yang kita miliki untuk keluar dari situ begitu kecil. Jangan berkecil hati. Jangan menyerah. Teruslah berusaha. Lakukan apa yang bisa dilakukan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya. Ingatlah bahwa dari kesempatan kecil itu tidak jarang tersedia jalan yang lebar bagi kesuksesan. Seperti yang Yusuf alami -RY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KESEMPATAN SEKECIL APAPUN ITU MENUNJUKKAN MASIH ADANYA HARAPAN&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5527276256288542761?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5527276256288542761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5527276256288542761&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5527276256288542761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5527276256288542761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/seribu-banding-satu.html' title='SERIBU BANDING SATU'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-8514733099125394575</id><published>2009-05-21T00:19:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T00:58:55.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siraman Rohani'/><title type='text'>SELINGKUH ROHANI</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber Insvirasi: Liesye Herlyna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;“SELINGKUH”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; hm…… sebuah kata yang hanya terdiri dari 9 huruf namun memiliki dampak yang sangat hebat bagi manusia yang mendengarnya, terlebih-lebih bagi yang melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:100%;" &gt;“Selingkuh” sinonim dengan tidak setia, tidak jujur, mendua hati. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Banyak orang berfikir selingkuh itu hanya berkaitan dengan hubungan antar manusia, tapi sesungguhnya berhubungan dengan segala aspek kehidupan manusia.  Dan terkadang tanpa kita sadari sebagai orang biasa, kita sering melakukan selingkuh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan ke-KRISTEN-an yang sejati sesungguhnya dimulai dari hal yang rohani. Yang rohani itulah yang mempengaruhi hal yang fisik. Banyak orang salah persepsi, dengan menyangka bahwa jadi orang KRISTEN sudah cukup tanpa disertai perubahan karakter. Akibatnya mereka hanya menjadi KRISTEN-KRISTEN bunglon, yang suka berganti-ganti kepribadian tergantung lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;ADA 6 AREA RAWAN DI SELINGKUHI YAITU:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;1. WAKTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki 24 jam dalam sehari. Namun sudahkah kita mempergunakannya  dengan benar ?  Banyak orang yang tidak tahu dan tidak mampu untuk memaximalkan waktu yang ada.  Ke-24 jam ini bisa kita bagi dalam 3 bagian besar : 8 jam untuk tidur, 8 jasm untuk bekerja dan 8 jam untuk aktivitas lain (makan, mandi, perjalanan, nonton TV, berdoa, mengobrol,etc) . Bila ada salah satu yang melenceng, misal tidur hanya 3 jam sehari. Cepat atau lambat metabolisme dan keseimbangan tubuh orang tersebut terganggu, akibatnya tubuh orang ini rentan terhadap penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Tuhan telah memberikan 24 jam sehari, kita harus mepergunakannya dengan tanggung jawab dan tepat.  Bukan untuk memuaskan diri sendiri tapi setiap waktu yang ada harus kita pergunakan dengan benar dan tepat.  Saat ini demam FACEBOOK ada dimana-mana, tidak hanya orangtua, karyawan bahkan anak sekolah pun terkena imbasnya. Mereka bisa menghabiskan berjam-jam di depan layar kompie untuk chatting atau main game, sedemikian terikatnya mereka sampai waktu ibadah pun dipergunakan untuk membuka FACEBOOK. Melupakan waktu untuk tidur, waktu untuk bekerja, waktu untuk makan, waktu untuk berdoa, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap tidak bertanggung jawab terhadap waktu, itu artinya kita sedang selingkuh dengan TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;2. KEUANGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ALKITAB adalah sebuah pernyataan bahwa ALLAH hanya membandingkan diriNYA dengan mamon. Iblis tahu akan hal ini dan dia menggunakan mamon untuk menjatuhkan manusia dan membuat manusia jauh dari TUHAN(termasuk pelayanan TUHAN red) tidak ada yang terluput. Dengan mudahnya mereka menggunakan dana gereja untuk membiayai perjalanan pribadi (diluar pelayanan red), belanja konsumerisme, atau menyelewengkan dana gereja untuk dana pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang KRISTEN, menganggap bahwa uang yang mereka miliki adalah hak mereka sepenuhnya.. Dan mereka dengan bebas mempergunakannya untuk kepentingan pribadi. Padahal, semua yang mereka miliki adalah milik TUHAN, kita hanya dipercaya untuk mengelolanya saja. Kita adalah bendara-bendara NYA TUHAN. Kita tidak berhak seperser pun atas uang tersebut dan penggunaan uang itu harus seizin pemiliknya yaitu :TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman yang salah mengenai uang, mengakibatkan banyak orang hidup dalam kesulitan dan terbelenggu. Mereka tidak mampu menikmati uang tersebut dengan benar. Saat kita sudah dapat memandang uang dengan cara pandang yang tepat dan benar, maka uang tersebut akan bekerja dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitalah yang harus menjadi majikan atas uang dan bukan uang yang menjadi majikan kita !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;3. TANGGUNG JAWAB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedewasaan tidak ditentukan oleh faktor usia tapi pada sejauh mana kemampuannya dalam memikul tanggung jawab. Seorang ayah bertanggung jawab untuk menjadi nabi, imam, gembala dan kepala di rumah tangganya. Tapi coba anda lihat sekarang, dimana para ayah yang berperan dengan benar sesuai dengan panggilannya. Kebanyakan saat ini, para ayah mencoba melempar tanggung jawab itu dengan bersembunyi di balik hobby, di balik pekerjaan mereka, di balik masa lalu mereka, etc. Hingga akhirnya peran tanggungjawab ini diambil oleh para istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang baik pria/wanita, dewasa/balita, kaya/miskin, memiliki tanggung jawab masing-masing sesuai dengan kapasitasnya Setiap orang bertanggung jawab untuk menyelesaikan panggilan khusus dalam hidupnya. Bila tidak, itu artinya kita sedang menunda pekerjaan maha karya ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita lari atau menolak, penugasan itu. itu artinya kita sedang selingkuh dengan TUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;4. PASANGAN/KELUARGA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga-keluarga saat ini sangat rentan terhadap perselingkuhan. Ada 2 macam tipe selingkuh di rumah tangga jenis WIL/PIL atau selingkuh hati. Banyak kita lihat saat ini, pernikahan-pernikah an yang hanya diatas kertas saja, tapi sudah bertahun-tahun mereka pisah ranjang atau tidak pernah berkomunikasi lagi. Masing-masing sibuk dengan pekerjaan atau asyik dengan hobbynya. Bagi mereka hal itu lebih memuaskan mereka daripada membangun hubungan dengan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ketahuilah, saat anda lebih suka menghabiskan waktu berjam-jam di depan laptop dari pada dengan pasangan/keluarga anda itu artinya anda sudah mendua hati. Saat anda lebih suka curhat dengan orang lain daripada dengan istri/suami  anda, itu artinya anda sudah selingkuh dengan dia. Saat anda menyembunyikan sesuatu terhadap keluarga anda, itu artinya anda sudah tidak setia pada keluarga anda.&lt;br /&gt;Apapun yang terjadi dalam keluarga anda, baik atau buruk sekalipun, enak atau tidak enak sekalipun, anda harus berlaku setia terhadapnya. Karena ini adalah keluarga yang telah TUHAN tempatkan atas anda, untuk anda bertumbuh ke arah kedewasaan rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda adalah mempelai KRISTUS dan KRISTUS menetapkan suatu standar, mempelainya tidak boleh bercacat cela. Pada saat anda menduakan TUHAN dengan pekerjaan, anak, karier, keluarga, etc. Itu artinya anda sedang selingkuh dengan TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN adalah ALLAH yang cemburu dan DIA tidak menginginkan kita untuk menduakannya, karena DIA tahu bila kita kati telah mendua hati, tidak akan bisa setia. Pasti akan condong ke yang satu dan mengabaikan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;5. PEKERJAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada mungkin pernah lihat tayangan reality show  JHONY PANTAU. Dalam salah satu tayangannya pernah disorot mengenai pegawai pemda yang berkeliaran di mall-mall pada jam kerja. Saat disorot oleh  kamerawan, mereka berlarian ataupun kalau ketangkap basah biasanya mengungkapkan 1001 macam alasan. Para karyawan pemda ini, mereka telah berlaku selingkuh kepada atasan dan departemen tempat dia bekerja, dengan menggunakan jam kerja untuk kepentingan mereka sendiri. Dari rumah datang ke kantor dengan menggunakan seragam pemda tapi begitu sampai di tempat, hanya tanda tangan, ngobrol-ngobrol, makan-makan lalu cabut shopping ke mall-mall. Makanya tak heran, terjadinya kebocoran-kebocoran karena hasil yang didapat tidak sebanding dengan gaji yang harus dibayarkan. Dan ternyata hal ini pun banyak dilakukan oleh anak TUHAN. Cukup banyak  yang menggunakan fasilitas kantor untuk pribadi, telephone berjam-jam untuk mengurus urusan pribadi, chatting berjam-jam pada jam kerja, mengambil ATK (alas tulis kantor red) untuk dibawah pulang, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOLOSE 3:23, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, dimanapun ada berada baik bergerak dalam bidang bisnis atau pun karyawan sebuah perusahaan. Anda punya otoritas di atas anda. Karyawan otoritas tertinggi di atas anda adalah boss anda dan harus loyal terhadap perusahaan karena anda digaji oleh mereka. Dengan tindakan anda, mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan sendiri itu artinya anda tidak setia kepada perusahaan anda. Kalaupun anda hendak berbisnis untuk menambah penghasilan lakukan di luar jam kantor dan pergunakan fasilitas sendiri., jangan mempergunakan fasilitas kantor. Janganlah kita menjadi pencuri-pencuri terselubung dan tidak loyal terhadap perusahaan dengan sikap kita yang mendua hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;6. PELAYANAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanapun kita berada itu adalah ladang pelayanan kita baik di dunia market place atau di lingkungan gereja yang merupakan satu kesatuan, tidak dapat dipisahkan. Yang akan saya bahas disini adalah pelayanan dalam lingkup gereja. Akhir-akhir ini muncul trend baru dimana orang-orang berlomba-lomba membuka gereja-gereja di kota-kota besar, sibuk mengejar gelar pendeta, sibuk mempromosikan diri di media massa tujuannya adalah supaya cepat kaya dan mendapatkan kemudahan fasilitas. Mereka sibuk membangun gereja di kantung-kantung binis dengan alasan kaum bisnis adalah kaum yang super sibuk dan kita harus menjangkau mereka disana, belum lagi di mall-mall. Hal ini tidak salah, namun bila motivasinya adalah untuk mempertebal kocek para hamba-hamba TUHAN, ini yang salah. Dan yang cukup miris adalah promosi hamba-hamba TUHAN yang jor-jor an laiknya seorang selebritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dan saya adalah hamba TUHAN, seorang hamba tidak lebih terhormat dari tuannya. Saat kita pelayanan, nama TUHANlah yang seharusnya diagungkan dan ditinggikan bukan nama kita. Seperti rasul PAULUS katakan “ Biarlah DIA semakin besar dan aku (PAULUS) semakin kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita lebih memprioritaskan nama kita supaya dikenal orang dan dipuja-puja, itu artinya kita sedang mencuri kemuliaan TUHAN. Dan itu artinya kita sudah tidak setia lagi  kepada TUHAN, karena kita lebih memprioritaskan keego-an kita (kedagingan red) daripada TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" id="fullpost"&gt;INTI, seseorang dikatakan selingkuh rohani bila :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fokus utamanya bukan lagi kepada ALLAH atau otoritas di atasnya tapi kepada dirinya atau manusia&lt;br /&gt;2. Memakai nama ALLAH demi popularitas dirinya sendiri dan memperkaya  dirinya sendiri&lt;br /&gt;3. Dalam pekerjaan atau dalam berbisnis kita telah menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan sendiri.&lt;br /&gt;4. Bila kita tidak memaximalkan potensi yang kita miliki dalam bidang yang kita pegang.&lt;br /&gt;5. Bila kita lebih memilih untuk mencari pertolongan kepada orang lain daripada datang kepada TUHAN&lt;br /&gt;6. Bila menganggap bahwa TUHAN tidak tahu apa yang telah anda lakukan dan bisa dipermainkan.&lt;br /&gt;7. Bila kita tidak setia mengembangkan setiap talenta yang telah TUHAN percayakan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran harus diberitakan dan harus dinyatakan. Ambillah keputusan sekarang juga. Jangan sampai ayat di bawah ini terjadi pada anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATIUS 7:21-23 :&lt;br /&gt;7:21 “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" id="fullpost"&gt;TUHAN memberkati ! (lies-180509)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-8514733099125394575?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/8514733099125394575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=8514733099125394575&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8514733099125394575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8514733099125394575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/selingkuh-rohani.html' title='SELINGKUH ROHANI'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-4416387839146327221</id><published>2009-05-20T03:21:00.000-07:00</published><updated>2009-05-20T04:29:08.392-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>Hari Gini Masih Ada Yang Gratis??? Ini Buktinya !!!</title><content type='html'>Tujuan penulisan artikel ini hanya ingin berbagi yang gratisan lagi, tak lain dari situ karena maklum kita orang Indonesai masih suka dengan yang gratisan. Sampai istilah ini jadi familier bagi kita&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"kalo bisa gratis ngapai bayar"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; padahal yang sebenarnya adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"kalo bisa bayar ngapai  gratis"&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; jadi sekarang terserah nada memilih yang mana? ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PALING SPEKTAKULER !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Pertama dan satu-satunya di Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hasilkan Rp.277 Juta,- Lebih Hanya dengan Menyebarkan Iklan Anda&lt;br /&gt;Sendiri " Super MUDAH &amp;amp; 100% GRATIS hanya di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.komisigratis.com/?id=leston"&gt;http://www.komisiGRATIS.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baru Louncing Affiliasi Web Hosting Asli Indonesia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Join gratis langsung dapat Bonus Mau Bonus Rp.50.000&lt;br /&gt;Terbaru situs web hosting Indonesia . anda bisa join gratis dan dapat bonus langsung Rp. 50.000 dari situs/web ini. Uang/bonus anda dapat ditransfer kerekening anda setelah account anda berjumlah Rp. 100.000. Cara menambah account anda cukup dengan cara klik situs, promosikan  affiliasi anda dan dapatkan penghasilan tambahan anda dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo mau join gratis? gabung di sini:&lt;a href="http://www.apenta.com/afiliasi/?ref=leston"&gt; http://www.apenta.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-4416387839146327221?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/4416387839146327221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=4416387839146327221&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4416387839146327221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4416387839146327221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/hari-gini-masih-ada-yang-gratis-ini.html' title='Hari Gini Masih Ada Yang Gratis??? Ini Buktinya !!!'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3661956732871612178</id><published>2009-05-17T07:48:00.000-07:00</published><updated>2009-05-20T03:13:35.982-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>KUMPUL RUPIAH DENGAN PAID REVIEW</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu lagi artikel yang  membahas bisnis online berbasis Pay Per Click (PPC),  kembali saya mengajak sobat untuk mengikuti sebuah bisnis online dengan tema paid review. Paid review yang akan menjadi pilihan bisnis untuk cari duit guna memaksimalkan penghasilan online kita kali ini adalah paid review yang tergolong masih sangat baru dan berasal dari Indonesia. Sepanjang pengetahuan saya, ini adalah paid review  kedua yang berasal dari Indonesia setelah reviewmu. Prinsip kerjanya sama dengan bisnis paid review yang lain, dimana sobat akan dibayar setelah tugas menulis review yang diberikan, memenuhi syarat, dikerjakan tepat waktu, dan telah disetujui oleh pemasang iklan (advertiser).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://adreviewcamp.com/?ref_id=2827" title="Paid Review Indonesia"&gt;&lt;img style="width: 74px; height: 74px;" src="http://adreviewcamp.com/images/banner/final-fortune.gif" alt="Paid Review Indonesia" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  Untuk mengikuti bisnis paid review ini, persyaratannya tidaklah terlalu rumit. Sebagai persyaratan utama, sobat harus memiliki blog, dimana jumlahnya bisa lebih dari satu. Mengenai persyaratan lain, seperti umur blog maupun page ranking blog, tidak saya temukan dalam Term of Referens (TOS) pengelola. Tetapi biar lebih jelas mengenai persyaratan ini, sebaiknya sobat baca kembali pada menu TOS setelah mendaftar nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya jelaskan sebelumnya, bahwa penghasilan utama setelah mengikuti bisnis ini, diperoleh dari menulis review. Namun, disamping pendapatan dari menulis review, peluang mendapatkan tambahan penghasilan juga bisa diperoleh dari adanya sistem referal yang diterapkan pengelola. Melalui program referal ini, sobat akan mendapatkan penghasilan sebesar 10% dari total bonus yang dicairkan oleh member yang bergabung melalui link referal sobat. Demikian pula halnya dengan pemasang iklan (advertiser) yang bergabung karena referensi sobat dan kemudian melakukan deposit, maka 10% dari total deposit advertiser tersebut akan menjadi hak sobat dan langsung dikreditkan kedalam account sobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembayaran komisi dilakukan melalui bank lokal seperti BCA, dan bonus akan ditransfer jika saldo minimum telah mencapai Rp. 10.000,00. Paid review ini juga memberlakukan sistem bidding (tawar menawar) dengan advertiser terhadap suatu produk yang akan ditulis reviewnya. Tentu ini merupakan kesempatan dan peluang yang sangat baik untuk mengumpulkan penghasilan sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Nah rekan komunitas semua, saya kira sangat disayangkan jika peluang sebagus ini dilewatkan begitu saja. Bagi sahabat blogger yang selama ini memanfaatkan blognya hanya sebagai sarana menuangkan ide, curhat, menulis puisi dan lain sebagainya, saatnya sobat melangkah lebih maju, yaitu dengan mengoptimalisasikan blog sobat untuk mendapatkan uang. Karena bukan tidak mungkin pada suatu saat, hobi ngebblog ini memberikan kontribusi bagi meningkatkan penghasilan sobat dari bisnis online. Sampai disini penjelasan saya, dan bagi sobat blogger yang berminat  silahkan  klik &lt;a href="http://adreviewcamp.com/?ref_id=2827"&gt;di sini&lt;/a&gt; untuk bergabung. atau di &lt;a href="http://adreviewcamp.com/?ref_id=2827"&gt;http://adreviewcamp.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Selamat mencoba semoga sukses. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3661956732871612178?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3661956732871612178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3661956732871612178&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3661956732871612178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3661956732871612178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/kumpul-rupiah-dengan-paid-review.html' title='KUMPUL RUPIAH DENGAN PAID REVIEW'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-7383148444052848158</id><published>2009-05-14T20:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T21:12:03.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Paypal'/><title type='text'>Raih Paypal Gratis Dengan Cepat</title><content type='html'>Mau dapat $1.4 atau lebih dalam 10 menit &amp;amp; GRATIS..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan situs PTC yang membayar tanpa nilai minimum&lt;br /&gt;Dan memberikan upgrade gratis 1 hari ( 1 day trial upgrade)&lt;br /&gt;Dimana anda bisa memperoleh :&lt;br /&gt;-  $0.2 per klik iklan pada masa upgrade gratis 1 hari&lt;br /&gt;- Bisa langsung cashout ke paypal, dan di forum saya temukan info pembayaran di proses hanya  dalam 2 hari, biarpun di bagian FAQ nya proses dalam 30 hari.&lt;br /&gt;- Saya test dan langsung dapat $1.4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan di coba jika ingin mendapatkan paypal gratis dengan cepat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Silahkan join/register gratis di link berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nomincashout.com/index.php/leston.html"&gt;http://nomincashout.com/index.php/leston.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Isi form nya termasuk paypal email anda.&lt;br /&gt;- Login dan klik bagian "Surf ads"&lt;br /&gt;- Klik setiap iklan yang ada kecuali yang Merah " &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Anti cheat....",&lt;/span&gt; caranya: klik pada judul iklan lalu klik lagi pada "Bulatan Merah" untuk melihat iklan selama 25 detik setiap iklan.&lt;br /&gt;- Klik iklan satu persatu dan biarkan sampai waktunya menjadi nol dari 25, lalu klik iklan berikutnya.&lt;br /&gt;- Setelah selesai semua, silahkan klik " Cashout " untuk meminta pembayaran ke paypal anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo tertarik dengan cara ini untuk isi paypal anda,  segera daftar &lt;a href="http://nomincashout.com/index.php/leston.html"&gt;disini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Yang pasti dengan cara ini anda tidak akan rugi dengan waktu hanya kurang lebih 10 menit untuk dapatin dolar gratis dan langsung ke paypal anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-7383148444052848158?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/7383148444052848158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=7383148444052848158&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7383148444052848158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7383148444052848158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/raih-paypal-gratis-dengan-cepat.html' title='Raih Paypal Gratis Dengan Cepat'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1799802110535323639</id><published>2009-05-14T05:12:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T06:00:21.675-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>AdsenseCamp</title><content type='html'>Program PPC ini telah hadir, banyak dari para blogger mengikuti program ini. Program ini mirip seperti googlee adsense, tapi bedanya dia dari Indonesia dan membayar dengan nilai rupiah. Dengan mendaftar jadi anggota anda akan memilih program yang ada, jika pengen dapet duit tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda lihat ada banner dan iklan dari adsensecamp dikotak samping. Kalo anda klik banner atau iklan iklannya, berarti anda menyumbang Rp. 200 hingga Rp. 500 tiap klik kepada  saya sebagai pemilik blog ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(untuk klik anda saya ucapkan banyak terimakasih).&lt;/span&gt; Jadi demikian caranya anda juga bisa  dapatkan tambahan penghasilan dari blog  anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bila anda ingin memperoleh tambahan pengasilan tambahan dari blogmu segera daftar di &lt;a href="http://adsensecamp.com/?ref_id=4242"&gt;www.adsensecamp.com&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://adsensecamp.com/?ref_id=4242"&gt;disini.&lt;/a&gt; ikuti panduannya dengan mudah karena pake bahasa indonesia kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau baca dulu perjanjian jadi PUBLISHER atau WEB OWNERS dan ADVERTISERS dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;span id=fullpost&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEB OWNERS (yang punya web/penayang iklan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Web Owners setuju menyediakan space pada websitenya untuk digunakan oleh Advertisers dalam melakukan sistem periklanan yang disediakan oleh AdsenseCamp.&lt;br /&gt;2. Web Owners akan menerima pembayaran dari AdsenseCamp setiap tanggal 5 pada tiap bulannya.&lt;br /&gt;3. Pembayaran akan ditransfer melalui rekening bank Anda apabila telah memiliki saldo pendapatan minimal Rp 10.000.&lt;br /&gt;4. Web Owners disarankan menggunakan rekening Bank BCA karena pembayaran dari AdsenseCamp menggunakan rekening Bank BCA.&lt;br /&gt;5. Untuk setiap klik valid yang dihasilkan, web owners akan mendapatkan Rp 300,- (tiga ratus rupiah).&lt;br /&gt;6. Jumlah klik yang dihasilkan ditentukan dari Unique IP Address Visitor. Untuk itu, iklan yang pernah diklik dari IP Address yang sama, tidak akan dihitung.&lt;br /&gt;7. Web Owner dilarang mensetting iklan AdsenseCamp dengan menggunakan tanda-tanda tertentu dengan tujuan agar pengunjung web mengklik pada iklan tersebut.&lt;br /&gt;8. Web owner dilarang memberikan perintah/saran bagi pengunjung untuk mengklik iklan adsensecamp.&lt;br /&gt;9. Web owner dilarang mengaburkan atau membuat iklan yang tampil dari adsensecamp menjadi kurang jelas untuk dibaca.&lt;br /&gt;10. Web owner dilarang melakukan klik sendiri pada iklan adsensecamp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADVERTISERS (pemasang iklan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Iklan dari Advertisers akan dimasukkan dalam system periklanan yang disediakan oleh AdsenseCamp apabila sudah melakukan pengorderan dan pembayaran sejumlah deposit yang telah disetujui.&lt;br /&gt;2. Deposit dari Advertisers untuk mengaktifkan iklannya adalah minimal Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah).&lt;br /&gt;3. Pembayaran deposit yang harus dilakukan oleh Advertisers dikirimkan melalui email order beserta nomer rekening tujuan pembayaran.&lt;br /&gt;4. Apabila saldo Advertiser sudah mencapai Rp 0 (nol rupiah) maka secara otomatis iklan Advertisers tersebut akan menghilang dari sistem periklanan di AdsenseCamp.&lt;br /&gt;5. Advertisers akan dikenai biaya Rp 500,- (lima ratus rupiah) atas setiap klik pada iklannya yang dilakukan oleh pengunjung website yang memasang iklan AdsenseCamp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"perhatian dari AdsenseCamp"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk publisher&lt;br /&gt;$.Setiap tanggal 5 kami akan melakukan pembayaran terhadap account yang telah memiliki pendapatan minimal Rp 10.000. Pembayaran akan kami transfer pada rekening bank Anda, disarankan menggunakan rekening Bank BCA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk advertisers:&lt;br /&gt;$.AdsenseCamp akan menampilkan iklan Anda, apabila kami mendapatkan bukti pembayaran atas deposit yang Anda pilih. Untuk tiap 1 kali klik Anda akan dikenai biaya sebesar Rp 500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Menerbitkan Iklan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Silakan lakukan pendaftaran &lt;a href="http://adsensecamp.com/?ref_id=4242"&gt;disini&lt;/a&gt; terlebih dahulu dengan mengisikan data diri Anda.&lt;br /&gt;2. Lakukan konfirmasi pendaftaran pada email yang kami kirimkan.&lt;br /&gt;3. Login ke AdsenseCamp.com dengan menggunakan username dan password Anda.&lt;br /&gt;4. Tambahkan website Anda, tekan submit dan tunggu konfirmasi.&lt;br /&gt;5. Ambil code script iklan AdsenseCamp untuk website Anda, pasang pada web Anda.&lt;br /&gt;6. Silakan buka website Anda, apabila konfigurasi telah dilakukan dengan benar, maka iklan kami akan langsung terlihat pada website Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke cukup segini infonya see youuuuuu...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1799802110535323639?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1799802110535323639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1799802110535323639&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1799802110535323639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1799802110535323639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/uang-dari-adsensecamp.html' title='AdsenseCamp'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-553529094128165167</id><published>2009-05-14T04:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T06:03:23.495-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>Ziddu Bayar Tiap Download File</title><content type='html'>Pasti uda pernah dengar &lt;a href="http://www.ziddu.com/register.php?referralid=leston"&gt;www.ziddu.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya menjelas kan bagai mana anda mendapatkan uang, bukan program ptc maupun ppc, melainkan program unik dimana kita meng-upload file dan terus kita bagikan ke teman yang lain atau kesiapa saja untuk didownload secara gratis. Setiap file yang didownload oleh siapa saja dari file yang kita upload akan dibayar pake $ alias dollar......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jumlahnya tidak seberapa, hanya 0,01$ atau 0,001$ setiap filenya dan dibayar setelah kita kumpulin 10$ yang dicairkan kerekening online kita. File yang kita upload bisa berupa data, ebook, lagu, video, gambar dan semuanya lah. itung itu berbagi untuk yang teman lain dan mengais rezeki dari intenet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tempatkan URL upload kita tadi ke web, blog, atau ke email temen nah!... trus kalau ada yang download kita dibayar sesuai janji ziddu. Tertarik mau ikut mau coba gratis kok ngapain takut oke......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti caranya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. cara klik &lt;a href="http://www.ziddu.com/register.php?referralid=leston"&gt;daftar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. isi kolom yang di sediakan dengan benar&lt;br /&gt;3. tunggu konfirmasi dari email atau lihat di inbox email kamu&lt;br /&gt;4. kalu udah login dan siap upload&lt;br /&gt;5. jangan lupa bagikan url upload tersebut biar didownload orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah untuk pembayaran kamu pilih paypal atau money broker up to you oke, kalau saya pilih paypal. untuk kamu yang belum punya rekening online buat dan gunakan &lt;a href="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=4RCSUZVNHXXTS"&gt;paypal&lt;/a&gt;, selain aman mudah dan multi fungsi  &lt;a href="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=4RCSUZVNHXXTS"&gt;paypal&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;heheheheh see you......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-553529094128165167?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/553529094128165167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=553529094128165167&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/553529094128165167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/553529094128165167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/uang-dari-ziddu.html' title='Ziddu Bayar Tiap Download File'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1298050072665819995</id><published>2009-05-14T04:42:00.001-07:00</published><updated>2009-05-14T04:42:55.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nonton TV Online'/><title type='text'>Nonton Tv Online Gratis,</title><content type='html'>Sudah lama aku cari judul diatas “nonton tv online, akhirnya ketemu juga. Sangat cocok untuk orang yang memiliki hobby sama dengan saya, tidak abang leston namanya kalo tidak nonton tv minimal 1 jam, sampe sampe beli Hp yang ada TVnya, walau memang diatur tidak terlalu keseringan karena takut baterainya soak. Jadi kalo ada TV gratis kenapa tidak pake gratisan. Ngeblog truzzz bosan, ngerjain tugas, browsing apalagi. Selain chating/facebook kalo lagi bosen mending nonton TV Online ajazzzz... Walau gak da TV yang deket komputer dan gak da TV tuner gak masalah!!!! Tenang aja kalo bandwidth internet kita besar, kita bisa pake internet nonton TV asal syarat diatas terpenuhi. Banyak sekali channel TV luar yang bisa kita tonton (tinggal cari lewat mbah google aja). Tapi setahuku yang ada di Indonesia hanya Trans TV dan Metro TV yang bisa di akses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun caranya biar bisa nonton TV online adalah:&lt;br /&gt;1. Ketikkan kode berikut di browser anda&lt;br /&gt;untuk channel MetroTVmms://202.171.25.216/metro&lt;br /&gt;untuk channel TransTVmms://202.171.25.216/transtv&lt;br /&gt;2. Secara otomatis Windows Media Player akan di launching dan menampilkan streaming channel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah googling alias browsing ada lagi channel Indonesia, tapi pake real player&lt;br /&gt;Caranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka real player. Terus pilih menu File &gt; Open &gt; masukkan channelnya&lt;br /&gt;SCTVrtsp://202.58.181.185/broadcast/sctv&lt;br /&gt;RCTIrtsp://202.58.181.185/broadcast/rcti&lt;br /&gt;kemudian klik OK.&lt;br /&gt;2. Tunggu beberapa saat, dan kita bisa menikmati siaran TV onlinenya&lt;br /&gt;Alternative Channel baru untuk online TV RCTI, Global TV, Trans TV, Metro TV (install Real Player dulu)&lt;br /&gt;1. Buka real player. Terus pilih menu File &gt; Open &gt; masukkan channelnya&lt;br /&gt;RCTIrtsp://tv.binus-access.com/broadcast/bee_rcti&lt;br /&gt;Global TVrtsp://tv.binus-access.com/broadcast/bee_global&lt;br /&gt;Trans TVrtsp://tv.binus-access.com/broadcast/bee_trans&lt;br /&gt;Metro TVrtsp://tv.binus-access.com/broadcast/bee_metro&lt;br /&gt;2. kemudian klik OK. Tunggu beberapa saat, dan kita bisa menikmati siaran TV onlinenya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya Kunjungi blog saya www.vedcablog.blogspot.com&lt;br /&gt;Kalo mau akses internet super murah ada tips dan ebooknya di www.serba-serbi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1298050072665819995?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1298050072665819995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1298050072665819995&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1298050072665819995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1298050072665819995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/nonton-tv-online-gratis_14.html' title='Nonton Tv Online Gratis,'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-232181668459764844</id><published>2009-05-14T04:20:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T04:39:51.587-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>KumpulBlogger</title><content type='html'>Sekilas tentang &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=21065"&gt;KumpulBlogger.com&lt;/a&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Jaringan Blogger Indonesia untuk mendapatkan alternatif penghasilan tambahan, dengan cara menyediakan spot/ruangan pada blog atau website anda yang bersedia sebagai tempat menyampaikan pesan/iklan komersial dari Advertiser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Siapa KumpulBlogger.com?.....&lt;br /&gt;Target Market KumpulBlogger.com adalah Blogger Indonesia dan Advertiser Lokal, dimana Blogger menyediakan Media dan Advertiser Memasok Pesan Komersial didalam Blog-blog yang terhubung pada jaringan KumpulBlogger.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Kerja KumpulBlogger.com?....&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Blogger mendaftarkan blognya, copy dan paste code yang diberikan, Pasang Code tersebut pada Blog masing-masing Blogger. Advertiser mendaftarkan keanggotaan pada KumpulBlogger.com, melakukan kegiatan publishing, materi artikel/iklan/promotional yang disubmit oleh advertiser akan disebarkan kepada seluruh Blog yang terjaring dalam KumpulBlogger.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kumpulblogger memberi tambahan penghasilan?...&lt;br /&gt;Setelah diblogmu terpasang code iklan dan banner KumpulBlogger tersebut, maka bila di klik oleh orang lain,  kamu akan dibayar untuk tiap klik dari IP berbeda,  dan di transfer setelah mencapai jumlah yang ditentukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dah taukan kumpulblogger, jadi kalau mau daftar &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=21065"&gt;klik sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rugi kalo rekan netter gak daftar di &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=21065"&gt;kumpulblogger&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-232181668459764844?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/232181668459764844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=232181668459764844&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/232181668459764844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/232181668459764844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/kumpulblogger.html' title='KumpulBlogger'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-2922856984125947542</id><published>2009-05-14T03:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T04:19:30.290-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang Gratis'/><title type='text'>Klik  Rupiah</title><content type='html'>Satu lagi Program PTC dari Indonesia "Klik Rupiah" program PTC (pay per clik) dimana kita akan dibayar Rp.100 setiap kali meklik iklan yang diberikan oleh yang punya web Klik Rupiah Dot Com &lt;a href="https://www.klikrupiah.com/index.php?ref=leston"&gt;www.klikrupiah.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini memberikan keuntungan Rp.100 setiap kali meklik iklan yang diberikan, tidak hanya itu jika anda memberi tahu pada teman dan dia mengikuti program ini dari refferal anda anda akan dapat bonus uang, enakkan.&lt;br /&gt;Kok bisa ? dan bagaimana cara...&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ooo ya ndaftar di program ini gratis tanpa dipunggut biaya. Jangan melihat berapa uang yang dikasih tapi apakah program ini membayar anda? saya jawab ya, karena jumlah uang yang anda dapat tergantung lama anda memulai, jumlah klik anda dan orang yang anda ajak  mendaftar dengan gratis.  Uang yang anda dapat adalah sebagai jasa anda membuka situs bisnis yang mendaftar sebagai pemasang iklan ke web tersebut dan anda tinggal buka dan klik aja iklannya (itung-itung yang pasang iklan untuk tujuan promosi). Uang yang anda dapat bisa di transfer melalui bank  di Indonesia setelah mencapai batas/jumlah yang ditentukan. Ingat jika semakin banyak orang yang ikut program ini dengan referral anda maka semakin besar juga keuntungan yang anda peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uda daftar di &lt;a href="https://www.klikrupiah.com/index.php?ref=leston"&gt;www.klikrupiah.com?&lt;/a&gt; .... kalo belum lakukan pendaftaran sekarang dengan gratis&lt;br /&gt;mau daftar &lt;a href="https://www.klikrupiah.com/index.php?ref=leston"&gt;klik disini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-2922856984125947542?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/2922856984125947542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=2922856984125947542&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2922856984125947542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2922856984125947542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/klik-rupiah.html' title='Klik  Rupiah'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5668589332882409757</id><published>2009-05-12T04:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T05:35:29.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info VEDCA'/><title type='text'>Hasil Seminar internasional E-Learning di VEDCA</title><content type='html'>Dari pelaksanaan kegiatan seminar internasional di VEDCA Cianjur pada hari Senin, 11 Mei 2009 kemarin menunjukkan hasil yang sangat memuaskan dan mampu mencapai target awal. Hal ini terbukti dengan jumlah peserta seminar mencapai 275 orang orang peserta,. Namun kekecewaan dirasakan oleh beberapa orang mahasiswa yang tidak dapat mengikuti kegiatan seminar tersebut karena keterbatasan kwota dan tempat duduk. Bila diperkirakan jumlah mahasiswa yang tidak kebagian tiket mencapai puluhan orang. Namun kegiatan tetap berjalan dengan baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang sangat dasyat ini diikuti langsung oleh para petinggi Pemda Cianjur yang diwakili bupati, sekda, kepala dinas pendidikan kab.Cianjur serta direktur SEAMEO-SEAMOLEC Jakarta, dan Kepala PPPPTK Pertanian Cianjur melalui Video Conference dari tiga tempat (Pendopo  Bupati Cianjur - PPPPTK Pertanian Cianjur - SEAMEO SEAMOLEC Jakarta).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pemanfaatan teknologi informasi inilah yang menjadi tema dan &lt;span id="fullpost"&gt;sorotan utama kegiatan tersebut sehingga para guru/tenaga pendidik dan tenaga kependidikan bukan hanya memiliki motivasi dalam pemanfaatan teknologi informasi melalui e-learning (pembelajaran melalui elektronik) untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Mudahnya mendapatkan informasi saat ini yang didukung dengan akses internet yang serba mudah dan murah, ditegaskan oleh direktur seameo-seamolec akan mampu meningkatkan kualits pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;yang paling menantang bahwa berbagai terobosan yang ditawarkan untuk mampu meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan khususnya didaerah Cianjur yakni salah satunya melalui program beasiswa daerah, beasiswa PPPPTK, beasiswa SEAMEO-SEAMOLEC dan beasiswa Depdiknas untuk mahasiswa yang berprestasi dan melakukan pelatihan dan mendukung kegiatan sertivikasi para guru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Dan pada intinya kegiatan tersebut merupakan awal penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui e-learning (komputerisasi, media internet, PJJ, Software, dan media pembelajaran elektronik lainnya)  di daerah Cianjur secara menyeluruh untuk para tenaga pengajar/guru dan tenaga kependidikan/orang yang ada di insitusi pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; Akhirnya jayalah Pendidkan Indonesiaku    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5668589332882409757?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5668589332882409757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5668589332882409757&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5668589332882409757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5668589332882409757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/hasil-seminar-internasional-e-learning.html' title='Hasil Seminar internasional E-Learning di VEDCA'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-4391764410671418995</id><published>2009-05-06T23:43:00.000-07:00</published><updated>2009-05-09T02:17:06.912-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info VEDCA'/><title type='text'>Seminar Internasional E-Learning di VEDCA Cianjur</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Nomor Surat : 03/WE-L/TKJCJR/2009&lt;br /&gt;Lamp              : Formulir Pendaftaran&lt;br /&gt;Hal                  : &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Undangan dan Pemberitahuan Seminar Internesional e-Learning&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth.&lt;br /&gt;Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP/MTs, SMA/SMK/MA&lt;br /&gt;Se-Kabupaten Cianjur&lt;br /&gt;di Tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;Mengacu pada Visi Kabupaten Cianjur yang salah satunya &lt;strong&gt;“Cianjur Lebih Cerdas”,&lt;/strong&gt; serta untuk mampu bersaing di era perkembangan Teknologi Informasi yang kian berkembang, maka dengan ini kami bermaksud untuk mengadakan kegiatan Seminar e-Learning Tingkat Internasional bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan se-Wilayah Kabupaten Cianjur. &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(Terselenggara kerjasama antara: VEDCA, ICT Center, Bupati Cianjur, SEAMOLEC Jakarta)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun tujuan yang akan dicapai peserta dalam program seminar ini adalah sebagai berikut, peserta dapat ;&lt;br /&gt;a. Memahami konsep e-Learning dan pengembangannya&lt;br /&gt;b. Memahami konsep Multimedia dan sample aplikasinya&lt;br /&gt;c. Memahami konsep model pengembangan program berbasis web&lt;br /&gt;d. Mempraktekan pengembangan media pembelajaran berbasis web&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk itu, kami mengundang Pendidik dan Tenaga Kependidikan dari Sekolah Bapak/Ibu, untuk ikut berpartisipasi dalam seminar ini, yang akan diselenggarakan pada:&lt;br /&gt;Hari / Tanggal : Senin, 11 Mei 2009&lt;br /&gt;Jam                   : 08.00 – 17.00 WIB&lt;br /&gt;Tempat            : PPPPTK Pertanian (VEDCA) Cianjur&lt;br /&gt;Jl. Jangari Km. 14 Sukajadi Karangtengah Cianjur&lt;br /&gt;Telp. (0263) 285003 Fax. (0263) 285026&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun biaya pendaftaran peserta adalah&lt;span id="fullpost"&gt; Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) per orang (Snack, makan siang, starter kit dan Sertifikat Internasional). Pendaftaran bertempat di Sekretariat ICT Cianjur (SMK Negeri 1 Cianjur), Jl. Siliwangi No. 41 Cianjur atau melalui Contact Person kami : 085659048007–Yayat Ruhiyat, 081911766086–Leni Nurlaeni, 081563328855–Elis Sumyati. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk mahasiswa dikenakan biaya Rp. 25.000/orang&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Batas pendaftaran peserta seminar internasional adalah pada hari Sabtu, 9 Mei 2009.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peserta diharapkan tiba di tempat kegiatan pada hari Senin, 11 Mei 2009 mulai pukul 07.00 WIB untuk melakukan registrasi ulang dan peserta tidak bisa diwakilkan.&lt;br /&gt;Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;Cianjur, 27 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditandatangani: Ketua Panitia (YUWANDA BUDIMAN), Sekretaris (S R I N O V I A),&lt;br /&gt;Diketahui Penasehat (Ir. ANTON SUGIRI, MP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Ditembuskan Kepada:&lt;br /&gt;1. Bupati Kab. Cianjur&lt;br /&gt;2. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Cianjur&lt;br /&gt;3. Kepala PPPPTK Pertanian Cianjur&lt;br /&gt;4. Ketua ICT Center Kab. Cianjur . &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Direktur SEAMEO-SEALOLEC Jakarta&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Arsip &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-4391764410671418995?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/4391764410671418995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=4391764410671418995&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4391764410671418995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4391764410671418995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/05/seminar-internasional-e-learning-di.html' title='Seminar Internasional E-Learning di VEDCA Cianjur'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-4866777740036884587</id><published>2009-04-07T03:43:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T02:55:36.359-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khasiat Tanaman'/><title type='text'>Mengenal Berbagai Jenis Tanaman Obat Keluarga (Herbal)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I. PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep TAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) masih belum banyak dilakukan di lingkungan  Sekolah . Umumnya program ini dilakukan di tingkat Kelurahan dan tingkat posyandu yang tersebar di pelosok nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun jenis tanaman yang ada , sekitar 80 jenis tanaman yang lazim dibudidayakan di pekarangan rumahan , dan 20 jenis diantaranya telah dianjurkan  oleh Departemen Kesehatan ( Depkes) sebagai Taman Obat Keluarga ( TOGA ) . Salah satu dari ke 20 jenis tanaman adalah jeruk nipis , lengkapnya bawang merah , laos , serai , belimbing wuluh , cabai , pepaya , kunyit , temulawak , kencur ,pisang , sirih , jambu biji , delima , daun inggu , turi , asam jawa , jahe , temuhitam , dan bangle .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau beberapa jenis  di antara tanaman anjuran itu sukar diperoleh, dapat diganti dengan jenis tanaman lain. Tanaman pengganti yang dianjurkan antara lain , saga manis , dringo , belimbing manis ,sukun , kelor , salam , sembung , trengguli. Dalam kehidupan sehari-hari tanaman ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan  seperti sebagai sumber sayur , bumbu masak , bahan ramuan obat dan perawatan kecantikan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini dimaksudkan agar anak-anak kita memiliki lebih banyak pengetahuan tentang tanaman berkhasiat obat sehingga dengan demikian sejak dini sudah tertanaman dalam hati sanubarinya untuk memelihara keanekaragaman hayati bangsanya yang konon kabarnya terbesaar ke – 2 sedunia itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini berisi tentang  pengenalan tentang latar belakang tanaman potensial BABANDOTAN baik sebagai bahan obat maupun komoditas pertanian unggulan yang sedang dikembangkan di Indonesia . Buku ini  mengajak anak-anak didik untuk dapat secara mandiri menggali potensi tanaman yang hidup disekitar sekolah dan mengumpulkan  dan  mengidentifikasi serta memetakan kekayaan keaneka ragaman hayati dalam catatannya sendiri  . Selanjutnya didorong untuk mampu menanam dan merawat hingga menghasilkan dan memetik hasil panennya sendiri .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pihak terkait seperti Departemen Kesehatan mau menindak lanjuti kegiatan ini , maka dapat disengaja kegiatan dokumentasi mandiri bagi daerah berisi potensi kekayaan hayati khususnya tanaman obat teridentifikasi  oleh para pelajar dibantu guru dengan pemandu dan penggerak dari PUSKESMAS.Hasil dokumentasi akan  di kumpulkan di DINAS KESEHATAN setempat ,untuk seterusnya akan di buat Buku Kajian Kesehatan Memanfaatkan Ramuan Alami oleh masyarakat setempat untuk atasi berbagai gangguan kesehatan . Bagi LSM Pemberdayaan dapat memanfaatkan untuk kajian peningkatan kesejahteraan keluarga melalui  penanaman dan  pengumpulan berbagai jenis tanaman obat  serta diolah untuk dapat dimanfaatkan baik bagi pengobatan maupun untuk dijual ke sentra-sentra pasar tradisional setempat . Maka sebagai kegiatan yang melibatkan berbagai unsure masyarakat , selayaknya mulai mendirikan semacam Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang  dikelola oleh Ibu-Ibu pengerak PKK atau Karang Taruna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.   MENGENAL HERBAL - Tanaman Babadotan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ageratum conyzoides)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Botani&lt;/span&gt;/&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Klasifikasi&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdszZEZvZeI/AAAAAAAAAIs/CrWyucOc5ws/s1600-h/New+Picture+%2844%29.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 138px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdszZEZvZeI/AAAAAAAAAIs/CrWyucOc5ws/s200/New+Picture+%2844%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321903890439824866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi  :  Spermatophyta&lt;br /&gt;Sub divisi :  Angiospermae&lt;br /&gt;Kelas  :   Dicotyledonae&lt;br /&gt;Bangsa  :  Asterales&lt;br /&gt;Suku  :  Asteraceae&lt;br /&gt;Marga  :  Ageratum&lt;br /&gt;Jenis  :  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ageratum conyzoides &lt;/span&gt;L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama umum/dagang : Babandotan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nama daerah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sumatera :  Bandotan (Melayu)&lt;br /&gt;Jawa  :  Babandotan (Sunda) Bandotan {Jawa) Dus bedusan (Madura)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deskripsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Habitus :  Herba, 1 tahun, tinggi 10-120 cm.&lt;br /&gt;Batang  :  Tegak atau terbaring.&lt;br /&gt;Daun                 :  Tunggal, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgit, panjang 3-4 cm, lebar 1-2,5 cm, pertulangan menyirip, tangKai pendek, hijau.&lt;br /&gt;Bunga             : Majemuk, di ketiak daun, bongkol menyatu menjadi karangan, bentuk malai rata, panjang 6-8 mm, tangkai berambut, ke'opak berbulu, hijau, mahkola  bentuk lonceng, putih atau ungu.&lt;br /&gt;Buah  :  Padi, bulat panjang, bersegi lima, gundul atau  berambut jarang, hitam.&lt;br /&gt;Biji   :  Kecil, hitam.&lt;br /&gt;Akar  :  Tunggang, putih kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Khasiat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ageratum conyzoides&lt;/span&gt; berkhasiat sebagai obat luka baru dan obat wasir,&lt;br /&gt;Untuk obat luka baru dipakai + 5 gram daun segar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ageratum conyzoides&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditempelkan pada luka dan dibalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kandungan kimia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daun dan bunga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ageratum conyzoides&lt;/span&gt; mengandung saponin, flavonoida&lt;br /&gt;dan polifenol, di samping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. KESIMPULAN&lt;br /&gt; Herbal Indonesia sangat populer di mancanegara antara lain temulawak , jahe merah , cengkeh , sambiloto , meniran dan masih banyak lagi .Melalui pengenalan herbal ini , anak-anak mulai memahami betapa berguna dan bermanfaat herbal kita untuk penyembuhan berbagai gangguan kesehatan dan bagaimana cara menanam dan memelihara dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. PENUTUP&lt;br /&gt; Mempelajari herbal Indonesia tidaklah sukar namun juga tidak mudah.Tidak sukar karena beberapa  jenis herbal ini sudah sangat populer dikalangan praktisi Pengobatan Tradisional Indonesia dan banyak dijumpai di sekitar kita.Tidak mudah karena walau mudah dijumpai di sekitar kita , namun jika tidak ada usaha yang keras dan diperkenalkan untuk dipelajari dari sejak kecil , maka sia-sialah kekayaan alam ini hanya diangkuti ke luar negeri dan bukan dimanfaatkan oleh kita sendiri untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan . Maka  BUKU : AKU SUKA HERBAL INDONESIA adalah salah satu dari perenungan Penulis akan hal itu walau sangat kecil pengaruhnya , namun paling tidak sudah menciptakan “ mata rantai “ itu yang kelak akan menjadi rantai panjang mengukir kemasyuran herbal Indonesia di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membuka lembaran baru herbal Indonesia dengan hadirnya ahli-ahli muda dari negeri kita, yang sejak kecil sudah dikenalkan dan kelak menjadi penyelamat keanekaragaman hayati bangsa Indonesia .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-4866777740036884587?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/4866777740036884587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=4866777740036884587&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4866777740036884587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4866777740036884587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/04/mengenal-berbagai-jenis-tanaman-obat.html' title='Mengenal Berbagai Jenis Tanaman Obat Keluarga (Herbal)'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdszZEZvZeI/AAAAAAAAAIs/CrWyucOc5ws/s72-c/New+Picture+%2844%29.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-6236144960904517003</id><published>2009-04-07T03:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T00:24:32.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khasiat Tanaman'/><title type='text'>Mengenal  Khasiat Tanaman Sirih (Piper betle)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdssCqzBSQI/AAAAAAAAAIc/VSwUsKsYCtk/s1600-h/New+Picture+%2835%29.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321895809028016386" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 174px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdssCqzBSQI/AAAAAAAAAIc/VSwUsKsYCtk/s320/New+Picture+%2835%29.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Botani&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sinonim&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Cnavica auriculata&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt; Miq.; C. betle Miq.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Klasifikasi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Divisi&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Spermatophyta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sub divisi&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Angiospermae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kelas&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Dicotyledonae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bangsa &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Diperales&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Suku&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Diperaceae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Marga &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Piper&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;Jenis&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Piper belle&lt;/span&gt; L.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;Nama umum/dagang&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;: &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Sirih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Nama daerah&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 81pt; TEXT-INDENT: -81pt"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sumatera&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Ranub (Aceh) Sereh (Gayo) Belo (Batak) Burangir (Mandailing) Aho (Nias) Cabai (Mentawai) Siho (Kerinci) Sirih (Palembang) Sirieti (Minangkabau) Cambai (Lampung) Furukl Jwe(Enggano)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Jawa&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Seureuh (Sunda) Suruh (Jawa Tengah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bali&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Base&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Nusa Tenggara : Leko (Sasak) Nahi (Bima) Kowak (Sumba) Mengi (Ende) Malu (Solor) Maio (Alor)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sulawesi&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Doniile (Gorontalo) Parigi (Toli-toli) Gamnjeng (Makasar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Maluku&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Gies (Halmahera) Bido (Ternate)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Deskripsi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Habitus&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;: Perdu, merambat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Batang&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Berkayu, bulat, berbuku-buku, beralur, hijau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 81pt; TEXT-INDENT: -81pt"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Daun&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Tunggal, bulal panjang, pangkal bentuk jantung, ujung meruncing, tepi rata, panjang 5-8 cm, lebar 2-5 cm, bertangkai, permukaan halus, pertulangan menyirip, hijau, hijau tua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 81pt; TEXT-INDENT: -81pt"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bunga&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;: Majemuk, bentuk bulir, daun pelindung &lt;i&gt;± &lt;/i&gt;1 mm, benluk bulat panjang, bulir jantan panjang 1,5-3 cm, benang sari dua, pendek, bulir betina panjang 1,5-6 cm, keiapa pulik tiga sampai lima, putih, hijau kekuningan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Buah &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;: Buni, bulat, hijau keabu-abuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Akar &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;: Tunggang, buiat, coklal kekuningan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Khasiat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Daun &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Piper betle&lt;/span&gt; berkhasiat sebagai obat hidung berdarah, obat bisul,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;obat batuk, obat seriawan dan obat sakit mata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;span lang="NL"&gt;ntuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Piper betle,&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NL"&gt;dicuci, diguluung kemudian dimasukkan ke dalam iubang hidung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Kandungan kimia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Daun &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Piper betle&lt;/span&gt; mengandung saponin, &lt;b&gt;flavonoida &lt;/b&gt;dan polifenol, di&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;samping minyak atsiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-6236144960904517003?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/6236144960904517003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=6236144960904517003&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6236144960904517003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6236144960904517003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/04/mengenal-khasiat-tanaman-sirih-piper.html' title='Mengenal  Khasiat Tanaman Sirih (Piper betle)'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdssCqzBSQI/AAAAAAAAAIc/VSwUsKsYCtk/s72-c/New+Picture+%2835%29.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1869350064935572731</id><published>2009-04-07T03:02:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T02:58:05.324-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khasiat Tanaman'/><title type='text'>Mengenal  Khasiat Tanaman Mengkudu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdsnR05u0LI/AAAAAAAAAIU/jXH1F2D9KrI/s1600-h/New+Picture+%2833%29.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 269px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdsnR05u0LI/AAAAAAAAAIU/jXH1F2D9KrI/s320/New+Picture+%2833%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321890571880419506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Botani/Klasifikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi  : Spermatophyta&lt;br /&gt;Sub divisi : Angiospermae&lt;br /&gt;Kelas   : Dicotyledonae&lt;br /&gt;Bangsa  : Rubiales&lt;br /&gt;Suku  :  Rubiaceae&lt;br /&gt;Marga  :  Morinda&lt;br /&gt;Jenis  :  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Morinda citrifolia&lt;/span&gt; L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama umum/dagang : Mangkudu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nama daerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatera :  Keumudu (Aceh) Leodu (Enggano) Bakudu (Batak) Bangkudu (Batak Toba) Bangkudu (Angkola) Paramai (Mandailing) Makudu (Nias) Neteu (Mentawai) Bingkudu (Minangkabau) Mekudu (La'mpung) Bengkudu (Melayu)&lt;br /&gt;Jawa  :  Pace (Jawa Tengah) Cangkudu (Sunda) Kuduk (Madura)&lt;br /&gt;Bali  :  Wungkudu&lt;br /&gt;Kalimantan : Mangkudu (Dayak Ngaju)&lt;br /&gt;Nusa Tenggara: Aikombo (Sumba) Manakudu (Roti) Bakulu (Timor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deskripsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Habitus : Pohon, tinggi 4-8 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batang             : Berkayu, bulat, kulit kasar, percabangan monopodial, penampang cabang muda segi empat, coklat kekuningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun                : Tunggal, bulat telur,ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 10-40 cm, Iebar5-17 cm, pertulangan menyirip, tangkai pendek, daun penumpu bulat telur, panjang 1 cm, hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga               : Majemuk. bentuk bongkol, bertangkai. di ketiak daun, benang sari lima, melekat pada tabung mahkota, tangkai sari berambut, tangkai bakal buah panjang 3-5 cm, hijau kekuningan, mahkota bentuk terompet, leher berambut, panjang ± 1 cm, putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah                 : Bongkol, permukaan tidak teratur, berdaging, panjang 5-10 cm, hijau kekuningan.&lt;br /&gt;Biji  : Keras, segi tiga, coklat kemerahan.&lt;br /&gt;Akar  : Tunggang, coklat muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kandungan kimia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daun dan buah Morinda citrifolia mengandung alkaloida, saponin, flavonoida&lt;br /&gt;dan antrakinon, di samping itu daunnya juga mengandung politenol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Khasiat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buah dan daun Morinda cithtolia berkhasiat sebagai obat batuk dan obal&lt;br /&gt;radang usus, daunnya berkhasiat sebagai obat masuk angin, obat amandel,&lt;br /&gt;obat mulas dan obat kencing manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Pakai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk obat batuk dipakai ± 100 gram buah segar Morindacitritotia yang&lt;br /&gt;sudah masak, dicuci, ditumbuk sampai halus, ditambah 1/4 gelas air matang,&lt;br /&gt;isendok teh cukg dan 1 gram garam, diaduk sampai rata, diperas dan&lt;br /&gt;disaring. Hasil saringan diminum sehari tiga kali sama banyak pagi, siang&lt;br /&gt;dan sore.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1869350064935572731?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1869350064935572731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1869350064935572731&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1869350064935572731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1869350064935572731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/04/mengenal-khasiat-tanaman-mengkudu.html' title='Mengenal  Khasiat Tanaman Mengkudu'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdsnR05u0LI/AAAAAAAAAIU/jXH1F2D9KrI/s72-c/New+Picture+%2833%29.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1684297392240282671</id><published>2009-04-07T02:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T02:59:04.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khasiat Tanaman'/><title type='text'>Mengenal  Khasiat Tanaman Pepaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdsfQkDAFwI/AAAAAAAAAIM/52ew7YuK9tM/s1600-h/New+Picture+%2837%29.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 249px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdsfQkDAFwI/AAAAAAAAAIM/52ew7YuK9tM/s320/New+Picture+%2837%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321881754083006210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Klasifikasi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Divisi&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;: Spermatophyta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Sub Divisi&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;: Angiospermae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Kelas&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;: Dicotyledonae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Bangsa&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: Cistales&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Suku&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Caricaceae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Marga&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Carica&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Jenis&lt;span style=""&gt;                          &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Carica papaya L&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Nama umun/ dagang&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;: Pepaya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nama daerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Sumatera&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rente (Acen) Pertek (Gayo) Pastela (Balak) Embelik (Karo) Botik (Balak Toba} Bala (Nias} Sikailo (Mentawai) Kates (Palembang) Kalikih (Minangkabau) Gedang (Lampung)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Jawa&lt;span style=""&gt;                             &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gedang (Sunda) Kates (Jawa Tengah) Kates (Madura)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bali&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gedang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Kalimantan     &lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kustela (Banjar} Bua medung (Dayak busang} Buah dong (Dayak Kenya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Nusa Tenggara:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kates (Sasak) Kampaya (Bima) Kala jawa (Sumbawa) Padu (Flores)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Sulawesi&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;: Papaya (Gorontalo) Papaya (Buol) Kaliki (Baree) Papaya (Manado) Unti Jawa (Makasar) Kaliki riaure (Bugis)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Maluku&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Papai (Buru) Papaya (Halmahera) Papae (Ambon) Palaki (Seram) Kapaya (Tidore) Tapaya (Ternale)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Irian&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;: Ihwarwerah (Sarmi) Siberiani (Windesi)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deskripsi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Habitus&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;: Perdu, tinggi ± 10 m.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Batang  &lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak berkayu, silindris, berongga, putih kotor.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 81pt; text-indent: -81pt;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Daun&lt;span style=""&gt;                    &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tunggal, bulat, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi bergerigi, diameter 25-75 cm, pertulangan menjari, panjang tangkai 25-100 cm, hijau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bunga&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tunggal, bentuk bintang, di ketiak daun, berkelamin satu atau berumah dua. Bunga jantan terletak pada landan yang serupa malai, kelopak kecil, kepala&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;sari berlangkai pendek atau duduk, kuning, mahkota bentuk terompet, tepi bertaju lima, bertabung panjang, putih kekuningan Bunga betina berdin sendiri, mahkota lepas, kepala putik lima, duduk, Bakal buah beruang satu, put&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;ih kekuningan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Buah&lt;span style=""&gt;                    &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Buni, bulat memanjang, berdaging, masih muda hijau setelah tua jingga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Biji      &lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bulat atau bulat panjang, kecil, bagian luar dibungkus selaput yang berisi cairan, masih muda putih setelah tua hitam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Akar&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;: Tunggang, bercabang , bulat, putih kekuningan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Khasiat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Daun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Carica papaya&lt;/span&gt; berkhasiat sebagai obat malaria dan menambah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;nafsu makan. Akar dan bijinya berkhasiat sebagai obat cacing, getah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;buahnya berkhasiat sebagai obat memperbaiki pencernaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Untuk obat malaria dipakai ± 100 gram daun segar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Carica papaya&lt;/span&gt;, dicuci&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;lalu ditumbuk sampai lumat, ditambahkan 1 gelas air matang, diperas dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kandungan kimia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Daun, akar dan kulit batang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Carica papaya&lt;/span&gt; mengandung alkaloida,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;saponin dan tlavonoida, di samping itu daun dan akar juga mengandung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;politenol dan bijinya mengandung saponin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1684297392240282671?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1684297392240282671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1684297392240282671&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1684297392240282671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1684297392240282671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/04/mengenal-khasiat-tanaman-pepaya.html' title='Mengenal  Khasiat Tanaman Pepaya'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SdsfQkDAFwI/AAAAAAAAAIM/52ew7YuK9tM/s72-c/New+Picture+%2837%29.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5232758736893812911</id><published>2009-03-29T10:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T02:59:49.776-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikropropagasi'/><title type='text'>Macam-Macam Mikropropagasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Sc-rJcU6dbI/AAAAAAAAAHs/-rDyjaMQRqk/s1600-h/New+Picture+(7).png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318657863658927538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 287px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Sc-rJcU6dbI/AAAAAAAAAHs/-rDyjaMQRqk/s320/New+Picture+(7).png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Macam-macam Mikropropagasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a name="Produksi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Pucuk#Pucuk"&gt;Produksi Tanaman dari Tunas-tunas Aksilar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Produksi tanaman dengan merangsang terbentuknya tunas-tunas aksilar merupakan teknik mikropropagasi yang paling umum dilakukan. Ada 2 metode produksi tunas aksilar yang dilakukan yaitu (1) kultur pucuk (shoot culture atau shoot-tip culture) dan (2) kultur mata tunas (satu mata tunas: single-node culture; lebih dari satu mata tunas: multiple-node culture). Kedua teknik kultur ini berdasarkan pada prinsip perangsangan terbentuknya atau munculnya tunas-tunas samping dengan cara mematahkan dominasi apikal dari meristem apikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a name="Pucuk"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Mata#Mata"&gt;Kultur Pucuk (Shoot Culture atau Shoot-Tip Culture)&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Kultur Pucuk (Shoot culture) adalah teknik mikropropagasi yang dilakukan dengan cara mengkulturkan eksplan yang mengandung meristem pucuk (apikal dan lateral) dengan tujuan perangsangan dan perbanyakan tunas-tunas/cabang-cabang aksilar. Tunas-tunas aksilar tersebut selanjutnya diperbanyak melalui prosedur yang sama seperti eksplan awalnya dan selanjutnya diakarkan dan ditumbuhkan dalam kondisi in vivo.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Istilah yang digunakan untuk teknik kultur pucuk ini tergantung dari eksplan yang digunakan. Jika eksplan yang digunakan adalah ujung pucuk-pucuk apikal (panjang ± 20 mm) saja maka tekniknya disebut sebagai “Shoot-tip Culture”, namun bila eksplan yang digunakan adalah ujung pucuk apikal beserta bagian tunas lain dibawahnya disebut debagai “Shoot Culture”. Besar kecilnya eksplan yang digunakan mempengaruhi keberhasilan kultur pucuk. Semakin kecil eksplan, semakin kecil kemungkinannya untuk terkontaminasi oleh mikroorganisme namun semakin kecil juga kemampuannya untuk beregenerasi dan memperbanyak diri. Sebaliknya, semakin besar eksplan yang digunakan maka semakin besar kemampuannya untuk beradaptasi dalam kondisi in-vitro, namun makin besar juga kemungkinannya untuk terkontaminasi, makin banyak kebutuhannya akan media dan makin besar wadah/botol kultur yang diperlukan. Oleh karena itu perlu diketahui ukuran eksplan yang sesuai untuk masing-masing varietas dan spesies tanaman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan pucuk, inisiasi dan perbanyakan tunas aksilar yang dihasilkan umumnya dirangsang dengan cara menambahkan hormon pertumbuhan (umumnya sitokinin) ke dalam media pertumbuhannya. Perlakuan ini dapat merangsang pertumbuhan tunas samping dan mematahkan dominasi apikal dari pucuk yang dikulturkan. Selain itu, dominasi apikal juga dapat dihilangkan dengan perlakuan-perlakuan lain misalnya pemangkasan daun-daun yang terdapat pada buku-buku tunas atau meletakkan eskpan dalam posisi horisontal (Gambar 2). Tunas-tunas aksilar yang dihasilkan selanjutnya digunakan sebagai stek miniatur bagi proses perbanyakan berikutnya. Dengan teknik ini dan dibarengi dengan sub kultur dapat diperoleh banyak sekali plantet dari satu eksplan. Dengan membatasi jumlah sub kultur sampai maksimal 8 – 10 kali dapat diperoleh klon tanaman yang “true-to-type”. Teknik ini telah digunakan secara luas untuk perbanyakan tanaman termasuk tanaman hortikultura seperti pisang, asparagus, anggrek Cymbidium, dll.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a name="Mata"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Tunas#Tunas"&gt;Kultur Mata Tunas (Single-node atau Multiple-node Culture) ( In-vitro Layering).&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kultur mata tunas ini merupakan salah satu teknik in-vitro yang digunakan untuk perbanyakan tanaman dengan merangsang munculnya tunas-tunas aksilar dari mata tunas yang dikulturkan. Seperti halnya kultur pucuk, eksplan yang digunakan dalam kultur mata tunas dapat berasal dari tunas lateral, tunas samping atau bagian dari batang yang mengandung satu atau lebih mata tunas (mengandung satu atau lebih buku). Dikenal dua teknik kultur mata tunas yaitu (1) eksplan yang mengandung mata tunas lebih dari satu ditanam secara horisontal di atas medium padat (teknik in-vitro layering) atau (2) tiap buku yang mengandung satu mata tunas dipotong-potong dan ditanam secara terpisah dalam tiap-tiap botol kultur.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya teknik kultur pucuk, pertumbuhan tunas-tunas aksilar juga berdasarkan pada prinsip pematahan dominasi apikal. Oleh karena itu, pertumbuhan tunas-tunas aksilar ini terjadi jika eksplan (mata tunas) ditanam pada media yang mengandung sitokinin dalam konsentrasi cukup tinggi sehingga sitokinin ini dapat menghentikan dominasi pucuk apikal dan menyebabkan berkembangnya tunas-tunas aksilar. Tunas aksilar yang terbentuk selanjutnya dipisah-pisahkan dan dapat langsung ditanam pada media pengakaran sehingga diperoleh tanaman baru yang sempurna atau digunakan kembali sebagai bahan tanam untuk perbanyakan selanjutnya. Tunas-tunas tersebut selanjutnya diakarkan dan diaklimatisasi dan selanjutnya ditanam di lapangan. Teknik ini telah lama dan banyak dipergunakan untuk perbanyakan tanaman hortikultura seperti kentang, asparagus, melon, semangka, anggrek, dan banyak lagi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Embriogenesis#Embriogenesis"&gt;Induksi pembentukan tunas dari meristem bunga.&lt;/a&gt;&lt;a name="Tunas"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meristem bunga dapat juga dirangsang untuk membentuk tunas-tunas vegetatif dalam kondisi in-vitro. Eksplan yang digunakan adalah inflorescence bunga yang belum matang (immature inflorescences) yaitu yang belum membentuk organ-organ kelamin jantan dan betinanya. Penggunaan infloresence yang telah dewasa akan menghasilkan pembentukan organ bunga bukan kuncup vegetatif. Beberapa contoh tanaman hortikultura yang diperbanyak dengan teknik ini adalah brokoli, kol bunga, krisan dan sugar beat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Inisiasi Langsung Tunas Adventif .&lt;br /&gt;Tunas adventif adalah tunas yang terbentuk dari eksplan pada bagian yang bukan merupakan tempat asal terbentuknya (bukan dari mata tunas atau buku). Tunas-tunas adventif ini dapat terbentuk langsung dari eksplan tanpa melalui proses terbentuknya kalus terlebih dahulu. Teknik ini merupakan salah satu teknik mikropropagasi yang juga banyak dilakukan dan dapat menghasilkan plantlet dalam jumlah jauh lebih banyak dari teknik terdahulu (pembentukan tunas aksilar). Proses pembentukan tunas adventif langsung dari jaringan eksplan seperti akar, pucuk dan bunga disebut organogenesis. Terjadinya organogenesis dipacu oleh adanya komponen-komponen seperti medium, komponen endogen selama eksplan mulai dikulturkan dan senyawa-senyawa yang terbawa selama inisiasi eskplan. Selain itu organogenesis dipacu juga oleh keberadaan zat pengatur tumbuh eksogen di dalam medium. Sebagai contoh rasio antara auxin yang tinggi: sitokinin akan menginduksi eksplan kea rah pembentukan akar pada kalus tanaman tembakau tetapi sebaliknya jika pemberian auxinrendah : sitokinin akan memacu kea rah tunas. Tunas dan akar terbentuk pada beberapa lapis sel tipis pada eksplan beberapa spesies oleh adanya perbedaan konsentrasi antara auxin dan sitokinin. Inisiasi akar dapat dipacu dengan penambahan NAA dan zeatin dan pembentukan tunas dipacu dengan penambahan sitokinin seperti Zeatin atau benzylaminopurine tanpa penambahan auxin. Pada beberapa spesies organogenesis terbentuk pada lapisan epidermal selama kultur in vitro, misalnya pada tanaman Begonia rex (Dodds dan Robert, 1983). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Torrey (1966 dalam Dodds dan Roberts, 1983) membuat hipotesis bahwa organogenesis dari kalus diinisiasi dengan pembentukan kluster sel-sel meristem (meristemoid) mampu merespon pada factor-faktor dalam jaringan untuk memproduksi primordium. Inisiasi pembentukan akar, tunas dan embrioid juga dipengaruhi oleh factor-faktor internal alamiah.&lt;br /&gt;Beberapa factor yang berpengaruh terhadap rhizogenesis termasuk auxin, karbohidrat, pencahayaan, fotoperiode. Pada beberapa kultur jartingan auxin memacu pembentukan akar, sedangkan adanya auxin eksogen dapat menghambatnya dan rhizogenesis dapat distimulasi oleh anti-auxin.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan pembentukan tunas adventif secara langsung ini sangat tergantung pada bagian tanaman yang digunakan sebagai eksplan serta sangat dipengaruhi oleh spesies atau varietas tanaman asal eskpan tersebut. Pada tanaman yang responsif, hampir semua bagian tanaman (daun, akar, batang, meristem, dll.) dapat dirangsang membentuk organ adventif, namun pada tanaman lainnya tunas adventif ini hanya dapat terbentuk pada bagian-bagian tanaman tertentu saja seperti umbi lapis, embryo atau kecambah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya teknik mikropropagasi lainnya, tunas adventif secara langsung ini terbentuk melalui serangkaian tahap mulai inisiasi (Tahap 1). Setelah eksplan berada pada kondisi aseptis dan tunas mulai tumbuh, eksplan dapat langsung disubkulturkan ke media perbanyakan (atau media yang sama dengan inisiasi: tergantung varietas) untuk memperbanyak tunas-tunas adventif dari mata tunas adventif yang telah terbentuk pada tahap sebelumnya. Tunas-tunas tersebut selanjutnya dipisahkan, diakarkan dan diaklimatisasi untuk memproduksi tanaman lengkap dan utuh yang dapat tumbuh dalam keadaan alamiah.&lt;br /&gt;Teknik ini telah banyak digunakan secara komersial untuk perbanyakan tanaman-tanaman hortikultura khususnya tanaman-tanaman hias. Contoh tanaman hias yang diperbanyak dengan teknik ini adalah tanaman-tanaman keluarga Gesneriaceae, seperti Achimenes, Saitpaulia, Sinningia dan Streptocarpus. Pada tanaman-tanaman tersebut, tunas langsung terbentuk dari eksplan daun tanpa pembentukan kalus terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a name="Embriogenesis"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Organ#Organ"&gt;Somatic Embryogenesis Langsung.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Embrio aseksual atau embrio somatik (somatic embryo) adalah embrio yang terbentuk bukan dari penyatuan sel-sel gamet jantan dan betina atau dengan kata lain embrio yang terbentuk dari jaringan vegetatif/somatik. Embrio ini dapat terbentuk dari jaringan tanaman yang dikulturkan tanpa melalui proses yang dikenal dengan nama “&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/GB%20SOMATIK%20EMBRIO%20GENESIS%20PADA%20PISANG.pdf"&gt;somatic embryogenesis&lt;/a&gt;”. Jika proses ini terbentuk langsung pada eksplan tanpa melalui proses pembentukan kalus terlebih dahulu, maka prosesnya disebut “somatic embryogenesis langsung (direct somatic embryogenesis)”. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis tanaman hortikultura (misalnya jeruk) dapat secara alamiah membentuk embryo aseksual ini. Dalam kondisi alamiah, embrio aseksual ini dapat terutama pada tanaman-tanaman yang bisa menghasilkan lebih dari satu embryo pada bijinya misalnya pada jeruk, atau tanaman yang menghasilkan biji-biji vegetatif (apomixis) misalnya pada manggis. Selain itu, embrio aseksual ini dapat juga terbentyuk dari jaringan-jaringan tanaman seperti ovule, jaringan nukleus (nucellar embryoni), jaringan integumun pada ovule (misalnya pada pepaya), jaringan pembungkus biji/mesocaps pada wortel. Tanaman-tanaman tersebut dapat juga membentuk embrio aseksual ini secara in-vitro. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisis in-vitro, embrio aseksual ini dapat terbentuk secara langsung dari eksplan-eskplan embrio (seksual/zygotic) dari golongan monokotil dan dikotil, dari kecambah muda (hipocotyl dan cotyledon), dan bagian eksplan juvenil lainnya. Embrio aseksual ini dapat digunakan sebagai salah satu cara perbanyakan tanaman secara in-vitro. Embrio yang telah terbentuk dapat dimultiplikasi, selanjutnya melalui beberapa proses perkembangan sampai masak dan dapat berkecambah membentuk tanaman utuh. Tanaman ini selanjutnya diaklimatisasi dan ditanam pada kondisi alamiahnya. Teknik ini digunakan untuk perbanyakan beberapa tanaman hortikultura terutama anggrek dimana embrio aseksual (berupa protocorm like body, “plb”) terbentuk dari dari meristem, daun, dll.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5232758736893812911?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5232758736893812911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5232758736893812911&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5232758736893812911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5232758736893812911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/macam-macam-mikropropagasi.html' title='Macam-Macam Mikropropagasi'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Sc-rJcU6dbI/AAAAAAAAAHs/-rDyjaMQRqk/s72-c/New+Picture+(7).png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1802023340050769138</id><published>2009-03-29T09:48:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:00:27.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikropropagasi'/><title type='text'>Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Mikropropagasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor Yang Berpengaruh Pada Keberhasilan Mikropropagasi&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;/strong&gt;&lt;a name="Genotip"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Media#Media"&gt;&lt;strong&gt;Genotip Tanaman&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan morfogenesis eksplan dalam kultur in-vitro adalah genotip  tanaman asal eksplan diisolasi.  Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa respon masing-masing eksplan tanaman sangat bervariasi tergantung dari spesies, bahkan varietas, tanaman asal eksplan tersebut.  Pengaruh genotip ini umumnya berhubungan erat dengan faktor-faktor lain  yang mempengaruhi pertumbuhan eksplan, seperti kebutuhan nutrisi, zat pengatur tumbuh, lingkungan kultur, dll. Oleh karena itu, komposisi media, zat pengatur tumbuh dan lingkungan pertumbuhan yang dibutuhkan oleh masing-masing varietas tanaman bervariasi meskipun teknik kultur jaringan yang digunakan sama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan respon genotip tanaman tersebut dapat diamati pada perbedaan eksplan masing-masing varietas untuk tumbuh dan beregenerasi. Masing-masing varietas tanaman berbeda kemampuannya dalam merangsang pertumbuhan tunas aksilar, baik jumlah tunas maupun kecepatan pertumbuhan tunas aksilarnya. Hal serupa juga terjadi pada pembentukan kalus, laju pertumbuhan kalus serta regenerasi kalus menjadi tanaman lengkap baik melalui pembentukan organ-organ adventif maupun embrio somatik. Regenerasi dan perkembangan organ adventif dan somatic embrio juga sangat ditentukan oleh varietas tanaman induk. Perbedaan pengaruh genetik ini disebabkan karena perbedaan kontrol genetik dari masing-masing varietas serta jenis kelamin tanaman induk.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;/strong&gt;&lt;a name="Media"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Lingkungan#Lingkungan"&gt;&lt;strong&gt;Media Kultur&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan komposisi media, komposisi zat pengatur tumbuh dan jenis media yang digunakan akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan regenerasi eksplan yang dikulturkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;a. Komposisi Media. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perbedaan komposisi media, seperti jenis dan komposisi garam-garam anorganik, senyawa organik, zat pengatur tumbuh sangat mempengaruhi respon eksplan saat dikulturkan. Perbedaan komposisi media biasanya sangat mempengaruhi arah pertumbuhan dan regenerasi eksplan.  Meskipun demikian, media yang telah diformulasikan tidak hanya berlaku untuk satu jenis eksplan dan tanaman saja. Beberapa jenis formulasi media bahkan digunakan secara umum untuk berbagai jenis eksplan dan varietas tanaman, seperti media MS. Namun ada juga beberapa jenis media yang diformulasikan untuk tanaman-tanaman tertentu misalnya WPM, VW dll. Media-media tersebut dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti perkecambahan biji, kultur pucuk, kultur kalus, regenerasi kalus melalui organogenesis dan embriogenesis. Media yang dibutuhkan untuk perkecambahan biji, perangsangan tunas-tunas aksilar umumnya lebih sederhana dibandingkan dengan media untuk regenerasi kalus baik melalui organogenesis maupun embryogenesis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;b. Komposisi Hormon Pertumbuhan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; Komposisi dan konsentrasi hormon pertumbuhan yang ditambahkan dalam media sangat mempengaruhi arah pertumbuhan dan regenerasi eksplan yang dikulturkan. Komposisi dan konsentrasi hormon pertumbuhan yang ditambahkan ke dalam media kultur sangat tergantung dari jenis eksplan yang dikulturkan dan tujuan pengkulturannya.  Konsentrasi hormon pertumbuhan optimal yang ditambahkan ke dalam media tergantung pula dari eksplan yang dikulturkan serta kandungan hormon pertumbuhan endogen yang terdapat pada eksplan tersebut. Komposisi yang sesuai ini dapat diperkiraan percobaan-percobaan yang telah dilakukan sebelumnya dibarengi percobaan untuk mengetahui kompisisi hormon pertumbuhan  yang sesuai dengan kebutuhan dan arah pertumbuan eksplan yang diinginkan.&lt;br /&gt;Hormon pertumbuhan yang digunakan untuk perbanyakan secara in-vitro adalah golongan auksin, sitokinin, giberelin, dan growth retardan. Auksin yang umum dipakai adalah IAA (Indole Acetic Acid), IBA (Indole Butyric Acid), NAA (Naphtalena Acetic Acid dan 2,4-D (2,4-dichlorophenoxy Acetic Acid). Selain itu beberapa peneliti pada beberapa tanaman menggunakan juga CPA (Chlorophenoxy Acetic Acid). Sitokinin yang banyak dipakai adalah Kinetin (Furfuryl Amino Purine), BAP/BA (Benzyl Amino Purine/Benzyl Adenine), 2i-P (2-isopentenyl Adenin). Beberapa sitokinin lainnya yang juga digunakan adalah Zeatin, Thidiazuron dan PBA (6(benzylamino)-9-(2-tetrahydropyranyl)-9H-purine). Hormon pertumbuhan golongan giberellin yang paling umum digunakan adalah GA3, selian itu ada beberapa peneliti yang menggunakan GA4 dan GA7, sedangkan growth retardant yang sering digunakan adalah Ancymidol, Paraclobutrazol dan TIBA, AbA dan CCC.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;c. Keadaan Fisik  Media. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Media yang umum digunakan dalam kultur jaringan adalah medium padat, medium semi padat dan medium cair. Keadaan fisik media akan mempengaruhi pertumbuhan kultur, kecepatan pertumbuhan dan diferensiasinya. Keadaan fisik media ini mempengaruhi pertumbuhan antara lain karena efeknya terhadap osmolaritas larutan dalam media serta ketersediaan oksigen bagi pertumbuhan eksplan yang dikulturkan.&lt;br /&gt;Media yang umum digunakan dalam mikropropagasi adalah semi-solid (semi padat) media dengan cara menambahkan agar. Media semi padat ini digunakan karena beberapa alasan antara lain 1) eksplan yang kecil mudah terlihat dalam media padat, 2) selama kultur eksplan tetap berada pada orientasi yang sama, 3) eksplan berada di atas permukaan media sehingga tidak diperlukan teknik aerasi tambahan pada kultur, 4)  orientasi pertumbuhan tunas dan akar tetap, dan 5) kalus tidak pecah seperti jika ditempatkan pada media cair. Namun penambahan agar dalam beberapa kasus dapat menghambat pertumbuhan karena 1) agar mungkin mengandung senyawa penghambat yang dapat menghambat morfogenesis beberapa kultur atau memperlambat pertumbuhan kultur, 2) eksudasi fenolik dari eksplan terserap oleh media yang menempel dengan eksplan sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan eksplan, 3) agar harus dicuci bersih dari akar sebelum diaklimatisasi, dan 4) perlu waktu yang lebih banyak untuk mencuci gelas kultur misalnya botol-botol harus diautoklave untuk melarutkan agar sebelum dicuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm#Kondisi#Kondisi"&gt;&lt;strong&gt;Lingkungan Tumbuh&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;a. Suhu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanaman umumnya tumbuh pada lingkungan dengan suhu yang tidak sama setiap saat, misalnya pada siang dan malam hari tanaman mengalami kondisi dengan perbedaan suhu yang cukup besar. Keadaan demikian bisa dilakukan dalam kultur in vitro dengan mengatur suhu siang dan malam di ruang kultur, namun laboratorium kultur jaringan selama ini mengatur suhu ruang kultur yang konstant baik pada siang maupun malam hari. Umumnya temperatur yang digunakan dalam kultur in vitro lebih tinggi dari kondisi suhu in vivo. Tujuannya adalah untuk mempercepat pertumbuhan dan morfogenesis eksplan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada sebagian besar laboratorium, suhu yang digunakan adalah konstan, yaitu 25°C (kisaran suhu 17 - 32°C). Tanaman tropis umumnya dikulturkan pada suhu yang sedikit lebih tinggi dari tanaman empat musim, yaitu 27°C (kisaran suhu 24 - 32°C). Bila suhu siang dan malam diatur berbeda, maka perbedaannya umumnya adalah 4 - 8°C, variasi yang biasa dilakukan adalah 25°C siang dan 20(C malam, atau 28(C siang dan 24(C malam. Meskipun hampir semua tanaman dapat tumbuh pada kisaran suhu tersebut, namun kebutuhan suhu untuk masing-masing jenis tanaman umumnya berbeda-beda. Tanaman dapat tumbuh dengan baik pada suhu optimumnya. Pada suhu ruang kultur dibawah optimum, pertumbuhan eksplan lebih lambat, namun pada suhu diatas optimum pertumbuhan tanaman juga terhambat abibat tingginya laju respirasi eksplan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;b. Kelembaban Relatif. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kelembaban relatif dalam botol kultur dengan mulut botol yang ditutup umumnya cukup tinggi, yaitu berkisar antara 80 - 99%. Jika mulut botol ditutup agak longgar maka kelembaban relatif dalam botol kultur dapat lebih rendah dari 80%. Sedangkan kelembaban relatif di ruang kultur umumnya adalah sekitar 70%. Jika kelembaban relatif ruang kultur berada dibawah 70% maka akan mengakibatkan media dalam botol kultur (yang tidak tertutup rapat) akan cepat menguap dan kering sehingga eksplan dan plantlet yang dikulturkan akan cepat kehabisan media. Namun kelembaban udara dalam botol kultur yang terlalu tinggi menyebabkan tanaman tumbuh abnormal yaitu daun lemah, mudah patah, tanaman kecil-kecil namun terlampau sukulen. Kondisi tanaman demikian disebut "vitrifikasi" atau "hiperhidrocity". Sub-kultur ke media lain atau menempatkan planlet kecil ini dalam botol dengan tutup yang agak longgar, tutup dengan filter, atau menempatkan silica gel dalam botol kultur dapat membantu mengatasi masalah ini.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;c. Cahaya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; Seperti halnya pertumbuhan tanaman dalam kondisi in-vivo, kuantitas dan kualitas cahaya, yaitu intensitas, lama penyinaran dan panjang gelombang cahaya mempengaruhi pertumbuhan eksplan dalam kultur in-vitro. Pertumbuhan organ atau jaringan tanaman dalam kultur in-vitro umumnya tidak dihambat oleh cahaya, namun pertumbuhan kalus umumnya dihambat oleh cahaya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada perbanyakan tanaman secara in-vitro, kultur umumnya diinkubasikan pada ruang penyimpanan dengan penyinaran. Tunas-tunas umumnya dirangsang pertumbuhannya dengan penyinaran, kecuali pada teknik perbanyakan yang diawali dengan pertumbuhan kalus. Sumber cahaya pada ruang kultur ini umumnya adalah lampu flourescent (TL). Hal ini disebabkan karena lampu TL menghasilkan cahaya warna putih, selain itu sinar lampu TL tidak meningkatkan suhu ruang kultur secara drastis (hanya meningkat sedikit).  Intensitas cahaya  yang digunakan pada ruang kultur umumnya jauh lebih rendah (1/10) dari intensitas cahaya yang dibutuhkan tanaman dalam keadaan normal. Intensitas cahaya dalam ruang kultur untuk pertumbuhan tunas umumnya berkisar antara 600 - 1000 lux . Perkecambahan dan inisiasi akar umumnya dilakukan pada intensitas cahaya lebih rendah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selain intensitas cahaya, lama penyinaran atau photoperiodisitas juga mempengaruhi pertumbuhan eksplan yang dikulturkan. Lama penyinaran umumnya diatur sesuai dengan kebutuhan tanaman sesuai dengan kondisi alamiahnya. Periode terang dan gelap umumnya diatur pada kisaran 8 - 16 jam terang dan 16 - 8 jam gelap tergantung varietas tanaman dan eksplan yang dikulturkan. Periode siang/malam (terang/gelap) ini diatur secara otomatis menggunakan timer yang ditempatkan pada skaklar lampu pada ruang kultur. Dengan teknik ini penyinaran dapat diatur konstan sesuai kebutuhan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt;&lt;a name="Kondisi"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Kondisi Eksplan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan dan morfogenesis dalam kultur jaringan sangat dipengaruhi oleh keadaan jaringan tanaman yang digunakan sebagai eksplan. Selain faktor genetis eksplan yang telah disebutkan di atas, kondisi eksplan yang mempengaruhi keberhasilan kultur adalah jenis eksplan, ukuran, umur dan fase fisiologis jaringan yang digunakan sebagai eksplan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun masing-masing sel tanaman memiliki kemampuan totipotensi, namun masing-masing jaringan memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk tumbuh dan beregenerasi dalam kultur jaringan. Oleh karena itu, jenis eksplan yang digunakan untuk masing-masing kultur berbeda-beda tergantung tujuan pengkulturannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Umur eksplan sangat berpengaruh terhadap kemampuan eksplan tersebut untuk tumbuh dan beregenerasi. Umumnya eksplan yang berasal dari jaringan tanaman yang masih muda (juvenil) lebih mudah tumbuh dan beregenerasi dibandingkan dengan jaringan yang telah terdiferensiasi lanjut. Jaringan muda umumnya memiliki sel-sel yang aktif membelah dengan dinding sel yang belum kompleks sehingga lebih mudah dimodifikasi dalam kultur dibandingkan jaringan tua. Oleh karena itu, inisiasi kultur biasanya dilakukan dengan menggunakan pucuk-pucuk muda, kuncup-kuncup muda, hipokotil, inflorescence yang belum dewasa, dll. Jika eksplan diambil dari tanaman dewasa, rejuvenilisasi tanaman induk melalui pemangkasan atau pemupukan dapat membantu untuk memperoleh eksplan muda agar kultur lebih berhasil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ukuran eksplan juga mempengaruhi keberhasilan kultur. Eksplan dengan ukuran kecil lebih mudah disterilisasi dan tidak membutuhkan ruang serta media yang banyak, namun kemampuannya untuk beregenerasi juga lebih kecil sehingga dibutuhkan media yang lebih kompleks untuk pertumbuhan dan regenerasinya. Sebaliknya semakin besar eksplan, maka semakin besar kemungkinannya untuk membawa penyakit dan makin sulit untuk diterilkan, membutuhkan ruang dan media kultur yang lebih banyak. Ukuran eskplan yang sesuai sangat tergantung dari jenis tanaman yang dikulturkan, teknik dan tujuan pengkulturannya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1802023340050769138?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1802023340050769138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1802023340050769138&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1802023340050769138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1802023340050769138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html' title='Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Mikropropagasi'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-264092220496057281</id><published>2009-03-29T09:41:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:03:40.531-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikropropagasi'/><title type='text'>Tahapan Dalam Mikropropagasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di atas telah dijelaskan bahwa mikropropagasi dilakukan dalam beberapa tahapan. Tahapan-tahapan ini bukan hanya menjelaskan prosedur mikropropagasi, namun juga menjelaskan saat perubahan pada lingkungan kultur misalnya perubahan komposisi dan konsentrasi zat pengatur tumbuh yang digunakan dalam media.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada lima tahapan dalam mikropropagasi, yakni:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP0#tAHAP0"&gt;Tahap 0&lt;/a&gt;: tahap persiapan (preparasi).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP1#tAHAP1"&gt;Tahap 1&lt;/a&gt;: tahap induksi (pemacuan).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP2#tAHAP2"&gt;Tahap 2&lt;/a&gt;: tahap multiplikasi (perbanyakan).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP3#tAHAP3"&gt;Tahap 3&lt;/a&gt;: tahap pengakaran.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP4#tAHAP4"&gt;Tahap 4&lt;/a&gt;: tahap transplantasi  (pemindahahan) ke media terrestrial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="tAHAP0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP1#tAHAP1"&gt;Tahap 0: tahap persiapan (preparasi), Seleksi dan Persiapan Pohon Induk&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Tahapan ini dilakukan sebelum eksplan diambil untuk perbanyakan. Pohon induk yang akan digunakan sebagai sumber eksplan harus dipilih secara hati-hati. Pohon ini adalah pohon dari spesies atau verietas yang akan diperbanyak,  mempunyai vigor yang  sehat dan bebas dari gejala serangan hama atau penyakit. Kadang-kadang pohon induk atau bagian tanaman yang akan diambil sebagai eksplan perlu diperlakukan khusus agar mikropropagasi berhasil.&lt;br /&gt;Perlakuan-perlakuan tersebut antara lain :&lt;br /&gt;(1)        Penaman di green house atau pot untuk mengurangi sumber kontaminan,&lt;br /&gt;(2)        Pemberian lingkungan yang sesuai atau perlakuan kimia untuk meningkatkan kecepatan multiplikasi dalam kondisi in-vitro,&lt;br /&gt;(3)         Indexing atau prosedur lain untuk mengetahui adanya penyakit sistemik oleh virus atau bakteri,&lt;br /&gt;(4)        Perangsangan pertumbuhan tunas-tunas dorman, dll.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada permulaan pengerjaan kultur jaringan problem terbesar yang dihadapi adalah mengatasi kontaminasi. Tempat pengambilan eksplan sangat berpengaruh besarnya resiko kontaminasi oleh infeksi jamur. Eksplan yang diambil dari rumah kaca yang terjamin kondisi kehegienisannya akan jauh dapat mengurangi resiko terkontaminasi oleh infeksi jamur dibanding bila eksplan diambil dari lapangan. Namun ada yang lebih sulit untuk menghindari kontaminasi terhadap bakteri, karena sering sulit untuk membedakan apakah kontaminasi tersebut berasal dari bakteri endogin atau eksogin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Idialnya tanaman induk yang akan dijadikan sebagai eksplan sebaiknya ditanam di dalam rumah kaca yang terjaga kehegienisannya. Ini tidak hanya dapat mereduksi populasi jumlah mikroorganisme yang hidup di permukaan tanaman, tetapi juga membantu untuk memproduksi tanaman berkualitas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap 0 termasuk juga beberapa intervensi yang dapat membuat eksplan lebih sesuai atau lebih siap sebagai material awal. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam tanaman induk kultur jaringan adalah cahaya, temperatur dan zat pengatur tumbuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cahaya. Pada tanaman petunia yang diberi perlakuan cahaya sinar merah dengan panjang gelombang 640-700 nm pada sore hari dapat memacu pertumbuhan percabangan sedangan pada tanaman yang disinari dengan panjang gelombang 700-795 nm menyebabkan pertumbuhan tumbuhan tunas terminal yang tegak dan tidak menghasilkan tunas horizontal. Lebih jauh, jika helaian daunnya digunakan sebagai eksplan pada perlakuan panjang gelombang 640-700 nm akan dapat memproduksi lebih banyak tunas per eksplan dibandingkan pada eksplan yang berasal dari tanaman yang diberi perlakuan dengan panjang gelombang 700-795 nm.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Temperatur. Umbi lapis (bulbus) tanaman kebanyakan mengalami dormansi, untuk memecahkan dormansi dan memacu pertumbuhan perlu adanya perlakuan penyimpanan di dalam ruang dingin dengan temperatur 4o C untuk umbi bunga lili. Perlakuan temperatur dingin juga dapat memacu pertumbuhan anak umbi (bulblet) yang lebih  berat pada tanaman hyacin setelah disimpan selama 70 hari pada suhu 15o C. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Zat pengatur tumbuh. Adanya BA pada perkecambahan biji Brassica campestris, dapat menyebabkan kotiledon yang diambil dari perkecambahan tersebut akan lebih mudah melakukan regenerasi lebih efisien. Untuk menambah respon eksplan tanaman kayu, tanaman induk dapat diperlakuan dengan larutan sucrose, 8-hydroxyquinoline citrate, BA dan GA3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="tAHAP1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP2#tAHAP2"&gt;Tahap 1: tahap awal atau induksi (Inisiasi)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahap awal ini amat sangat penting dan menentukan bagi keberhasilan mikropropagasi. Keberhasilan tahap ini pertama kali terlihat dari keberhasilan penanaman eksplan pada kondisi aseptis (bebas dari segala kontaminan) dan harus diikuti dengan pertumbuhan awal eksplan sesuai tujuan penanamannya (misalnya: perpanjangan pucuk, pertumbuhan awal tunas, atau pertumbuhan kalus pada eksplan). Setelah 1 – 2 minggu inkubasi, kultur yang terkontaminasi oleh bakteri atau jamur  (baik pada media maupun eksplannya) dibuang. Tahap ini selesai dan kultur bisa dipindahkan ke tahap berikutnya bila eksplan yang tidak terkontaminasi telah tumbuh sesuai dengan harapan (misalnya tunas lateral atau tunas adventif tumbuh). Untuk eksplan yang mengalami kontaminasi berat atau yang sulit untuk disterilisasi maka eksplan terlebih dahulu dapat ditanam pada media inkubasi atau establishment yaitu media yang hanya mengandung gula dan agar saja dengan tujuan untuk isolasi eskplan yang tidak terkontaminasi sebelum diinisiasi  pada tahap 1 mikropropagasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari tahap ini adalah memproduksi kultur axenic. Untuk kebanyakan pekerjaan mikropropagasi, eksplan yang dipilih adalah tunas aksilar atau terminal; hanya pada tanaman terbatas eksplan yang digunakan dapat dari potongan daun seperti pada Begonia dan Saintpaulia (African violet) atau perbungaan pada tanaman Gerbera spp. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Faktor-faktor yang berpengaruh pada keberhasilan pada tahap ini adalah:&lt;br /&gt;Umur tanaman induk&lt;br /&gt;Umur fisiologis dari eksplan&lt;br /&gt;Tahap perkembangan dari eksplan&lt;br /&gt;Ukuran dari eksplan.&lt;br /&gt;Reaksi hipersensitif:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika jaringan tanaman diekspos pada situasi stress seperti luka mekanikal, metabolisme fenolik komplek tersimulasi. Intervensi ini menyebabkan reaksi hipersensitif, seperti:&lt;br /&gt;Melepaskan isi sel-sel yang rusak.&lt;br /&gt;Reaksi-reaksi di dalam sel-sel tetangganya tetapi tanpa menunjukkan gejala adanya luka itu sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan / atau mati premature dari sel-sel yang spesifik dalan lingkungan luka atau tempat infeksi.&lt;br /&gt;Pada umumnya metabolisme fenolik komplek mempunyai 3 tipe reaksi dalam merespon stress atau luka, yakni:&lt;br /&gt;Oksidasi dari terbentuknya fenolik komplek (mumculnya senyawa quinon dan material polymerisasi).&lt;br /&gt;Pembentukan turunan  monomerik.&lt;br /&gt;Pembentukan turunan polimer fenolik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan monomer fenolik di dalam jaringan dapat memacu untuk mengakumulasi sejumlah besar produk, atau munculnya produk baru yang berperan dalam mekanisme proteksi dari jaringan yang luka. Peranan dari pruduk ini dapat membentuk pembatas fisik melawan invasi (seperti lignin), atau senyawa inhibitor dari pertumbuhan mikrobia (seperti quinon atau fitoalexin).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Umumnya, jaringan mengandung senyawa fenolik komplek berkonsentrasi tinggi, maka jaringan tersebut sulit untuk dikulturkan. Senyawa fenol adalah produk yang labil dan sangat mudah teroksidasi dan fenol teroksidasi dapat menjadi fitotoksit. Strategi untuk mereduksi atau menghilangkan senyawa fenolik komplek tersebut adalah:&lt;br /&gt;Mencuci atau membersihkan pruduk senyawa fenolik komplek dengan membersihkannya dengan merendam kedalam air pada jangka yang panjang atau mengabsorbsinya dengan arang aktif atay senyawa polyvinylpyrrolidone). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mmenghambat kerja enzim fenolase menggunakan agen khelat.&lt;br /&gt;Mereduksi aktifitas fenolase dan kemampuan substrat dengan menggunakan pHrendah, dengan penambahan senyawa antioksidan seperti: asam askorbat, asam sitrat atau menginkubasikan kultur di dalam ruang gelap. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mereduksi terjadinya stress pada eksplan, terutama pada waktu sterilisasi atau penanaman, induk tanaman yang higienis dapat mengurangi stress.&lt;br /&gt;Penggunaan mikroelemen tertentu dapat menyetimulasi terbentuknya senyawa fenol, seperti Mn2+ (berperan sebagai cofactor peroksidasi) dan Cu2+ (merupakan bagian dari enzim fenolase komplek). Oleh karena itu untuk jaringan yang menghasilkan fenolik komplek berlebihan disarankan untuk mengurangi konsentrasi atau tidak menggunakan unsur tersebut dalam media. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menginkubasikan kultur dalam ruangan yang bersuhu rendah.&lt;br /&gt;Sebaiknya sebelum eksplan ditanam pada media perlakuan ditempatkan pada media tanpa zat pengatur tumbuh untuk mengurangi terjadinya pencoklatan atau penghitaman pada eksplan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="tAHAP2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP3#tAHAP3"&gt;Tahap 2 : Tahap perbanyakan (Multiplikasi)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari tahapan ini adalah untuk memperoleh dan memperbanyak  tunas. Kultur axenik yang telah dihasilkan pada tahap I pada tahap II dipindahkan pada media yang kaya akan cytokinin agar eksplan dapat menghasilkan tunas yang banyak yang selanjutnya pada tahap III nanti tunas-tunas tersebut dipindahkan pada media pengakaran untuk memacu pertumbuhan akar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap ini, eksplan dapat juga membentuk kalus (callogenesis) atau membentuk tunas (caulogenesis).  Pada pertumbuhan kalus   sering dihasilkan embrioid dan setiap embrioid nantinya akan membentuk individu tanaman baru (somatic embriogenesis), atau kadang memproduksi meristemoid yang akan tumbuh menjadi tunas (organogenesis). Callogenesis sering menimbulkanterjadinya aberasi genetik yang dikena dengan istilah variasi somaklonal, sehingga tanaman yang dihasilkan tidak identik dengan tanaman induknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cara lain yaitu tengantung dari jenis organ yang digunakan sebagai eksplan, seperti pada tanaman Saintpaulias dan Begonia rex, eksplan yang digunakan biasanya berupa:  akar, daun atau tangkai daun, akan dihasilkan tunas yang dikenal dengan istilah tunas advintif. Tanaman yang dihasilkan dari tenik ini adalah identik dengan induknya. Jarang terjadi abnormalisasi genetic apabila digunakan tunas ketiak atau ujung sebagai eksplan asal melalui pertumbuhan caulogenesis..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tunas  yang diperoleh pada tahapan ini digunakan sebagai bahan perbanyakan berikutnya, oleh karena itu pada tahapan ini dilakukan banyak sub kultur untuk melipatgandakan jumlah plantlet yang dihasilkan. Pada tahapan ini, tunas yang dihasilkan dipotong-potong dengan teknik single-node/ multiple node culture maupun dengan mengambil pucuknya sebagai eksplan untuk perbanyakan. Bahan tersebut kemudian ditanam pada media baru yang umumnya mengandung sitokinin pada konsentrasi yang lebih tinggi dari auksin. Pada tahap ini dapat digunakan media cair (media tanpa agar), semi padat maupun media padat. Dengan modifikasi media yang sesuai, tunas-tunas baru akan tumbuh dari potongan eksplan. Tahapan ini umumnya dilakukan sebanyak 8 – 10 kali sehingga akan dapat dihasilkan sejumlah besar tunas (ribuan tunas) dari satu eksplan pada tahapan inisiasi. Tunas tersebut selanjutnya dibesarkan atau diakarkan pada tahap mikropropagasi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="tAHAP3"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#tAHAP4#tAHAP4"&gt;Tahap 3 : Persiapan plantlet sebelum aklimatisasi (tahapan pengakaran)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tunas atau plantlet yang dihasilkan dari tahapan ke 2 tersebut umumnya masih sangat kecil atau tunas yang belum dilengkapi dengan akar sehingga belum mampu untuk mendukung pertumbuhannya dalam kondisi in-vivo. Oleh karena itu, dalam tahap ini masing-masing plantlet yang dihasilkan ditumbuhkan untuk pembesaran, pengakaran dan perangsangan aktifitas fotosintesisnya. Teknik untuk mendapatkan plantula yang siap untuk di pindahkan ke media terrestrial pada tahap IV antara lain, adalah:&lt;br /&gt;(1)     Media untuk pengakaran dan perpanjangan tunas. Media perakaran yang digunakan tanpa penambahan zat pengatur tumbuh. Kluster  tunas yang dihasilkan pada tahap II disimpan pada media tanpa ZPT dengan kelembaban yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;(2)     Individu tunas (propagul) disubkultur ke media dengan mengurangi konsentrasi atau tanpa penambahan sitokinin dan menambah konsentrasi auxin serta kadang dengan mengurangi konsentrasi senyawa anorganik. Pada beberapa jenis tanaman pengakaran dapat dilakukan dengan cara menempakan tunas hasil tahap II (propagul) diletakan pada aerasi media cair lebih baik dari pada pada media padat. Atau dengan cara memindahkan propagul ke media yang berisi auxin selama 1-2 hari, kemudian disubkultur lagi ke media tanpa auxin (induksi akar dipacu oleh adanya auxin, tetapi pertumbuhan akar dapat dihambat oleh keberadaan auxin dalam media). Atau propagul dicelupkan dalam larutan pangakaran (auxin) sebentar dan selanjutnya ditanam dalam medium tanpa auxin.&lt;br /&gt;(3)      Tahapan pemanjangan ini dapat ditempuh dengan cara meletakan propagul medium agar tanpa atau dengan konsentrasi yang sangat rendah sitokinin selamas 2-4 minggu. Pada beberapa tanaman menggunakan penambahan GA3 dalam medium. Selanjutnya propagul dipindahkan ke media lainnya seperti teknik sebelumnya.&lt;br /&gt;(4)      Penggunaan media praaklimatisasi dan lingkungan kultur dengan penyinaran yang lebih intensitas cahayanya untuk perangsangan aktifitas fotosintesis misalnya penggunaan media dengan konsentrasi gula rendah/tanpa gula, penambahan intensitas cahaya, perlakuan dengan carbon dioksida, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="tAHAP4"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm#_top#_top"&gt;Tahap 4 : Aklimatisasi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahapan &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/GB%20r%20Aklimatisasi.pdf"&gt;aklimatisasi&lt;/a&gt;  ini adalah tahap pemindahan plantet dari kondisi in-vitro ke kondisi in-vivo. Tahap ini sangat penting dan harus dilakukan secara hati-hati, karena jika tidak dilakukan dengan baik maka sebagian besar plantet yang dihasilkan dapat mati/musnah. Plantlet dikeluarkan dari botol dan agar yang melekat pada akarnya dibersihkan, direndam dalam larutan fungisida, lalu ditanam dalam kompos atau medium porous yang bersih untuk merangsang pembentukan akar-akar serabutnya. Untuk mencegah kematian plantlet akibat transpirasi, plantlet disungkup dengan plastik atau ditempatkan pada ruangan dengan kelembaban tinggi, dengan suhu ruangan dan diletakkan ditempat yang ternaungi dengan intensitas cahaya 30 %. Pada kasus tertentu, daun tanaman disemprot dengan anti transpirant (misalnya Abscicic acid) untuk mencegah penguapan yang terlalu besar dari daun. Secara perlahan, kelembaban dikurangi dan intensitas cahaya ditambah untuk merangsang fotosintesis.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-264092220496057281?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/264092220496057281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=264092220496057281&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/264092220496057281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/264092220496057281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/tahapan-dalam-mikropropagasi.html' title='Tahapan Dalam Mikropropagasi'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1963301034854388145</id><published>2009-03-29T09:20:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:04:03.274-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mikropropagasi'/><title type='text'>Teknik Mikropropagasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Propagasi klonal in vitro dikenal dengan istilah mikropropagasi. Kata klon digunakan pertama kali oleh Webber untuk tanaman budidaya yang dihasilkan dari propagasi vegetatif. Jadi propagasi klonal adalah multiplikasi dari individu gen identik melalui reproduksi aseksual sedangkan klon itu sendiri adalah satu populasi tanaman derivat (turunan) dari satu individu tunggal yang dihasilkan  melalui reproduksi aseksual.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan perkembangan pemahaman dan kemajuan kultur jaringan maka dewasa ini teknik-teknik kultur jaringan telah digunakan untuk berbagai tujuan termasuk industri bibit tanaman. Teknik perbanyakan mikro (mikropropagasi) telah lama digunakan dan merupakan salah satu contoh menarik dan klasik dari penerapan teknik kultur jaringan. Teknik ini dilakukan dengan cara menanam eksplan berupa pucuk beserta jaringan meristemnya yang dikenal sebagai teknik kultur pucuk (Shoot tip culture) atau menanam tunas lateral dengan satu atau lebih buku (single node and multiple node culture). Teknik terakhir juga dikenal dengan istilah in-vitro layering.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Perbanyakan mikro secara umum dapat diartikan sebagai usaha menumbuhkan bagian tanaman dalam media aseptis kemudian memperbanyak bagian tanaman tersebut sehingga dihasilkan tanaman sempurna dalam jumlah banyak. Tujuan utamanya adalah memproduksi tanaman dalam jumlah besar dan waktu yang singkat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Teknik ini juga dikenal dengan upaya clonning untuk memproduksi klon tanaman dari jaringan vegetatif. Oleh karena itu tanaman yang dihasilkan melalui upaya clonning ini adalah identik atau serupa dengan induknya.  Untuk mengenal lebih jauh tentang mikropropagasi lebih jauh akan dibahas tentang:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI%20BAB%20VI.htm#Manfaat#Manfaat"&gt;Manfaat &lt;/a&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/GB%20TEKNIK%20MIKROPROPAGASI.pdf"&gt;Teknik Mikropropagasi.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI2%20Metode%20Perbanyakan%20Mikro.htm"&gt;Metode Perbanyakan Secara In-vitro.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI3%20Faktor%20faktor%20yg%20berpengaruh%20pd%20mikro.htm"&gt;Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Perbanyakan Tanaman Secara In-vitro.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI4%20Contoh%20Teknik%20Perbanyakan%20Tanaman%20Hortikultura.htm"&gt;Contoh Teknik Perbanyakan Tanaman Hortikultura.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Manfaat"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20VI%20Mikropropagasi/VI%20BAB%20VI.htm#Pemuliaan#Pemuliaan"&gt;Manfaat Teknik Mikropropagasi Dalam Bidang Hortikultura&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik perbanyakan in-vitro ini dilakukan dalam industri bibit karena teknik ini memiliki manfaat , antara lain:&lt;br /&gt;1.     Dapat digunakan untuk memproduksi bibit dalam jumlah banyak dan waktu yang relatif singkat. Salah satu keunggulan mikropropagasi adalah perbanyakan organ tanaman yang dihasilkannya. Penggunaan hormon pertumbuhan sintetis memungkinkan perbanyakan eksplan dalam jumlah banyak dan waktu singkat. Perbanyakan di dalam wadah kecil memungkinkan dilakukan perbanyakan cepat ini. Dewasa ini telah dilakukan automatisasi dalam mikropropagasi menggunakan mesin pembuat media dan sterilisasi media, pemotongan dan sterilisasi ekspan yang dikendalikan dengan komputer sehingga dapat dilakukan perbanyakan secara lebih cepat dan lebih efisien.&lt;br /&gt;2.     Dapat menghasilkan bibit dengan ukuran seragam. Produksi klon secara in vitro dapat dikontrol lebih mudah dbandingkan produksinya dilapangan karena perbanyakan dilakukan dalam wadah kecil. Oleh karena itu bisa dihasilkan klon dengan ukuran yang seragam dalam saat yang bersamaan. Penanaman bibit yang seragam mempermudah pemeliharaan tanaman di lapangan dan panen dapat dilakukan secara serempak.&lt;br /&gt;3.     Tidak membutuhkan eksplan dalam jumlah banyak sehingga menghindari kerusakan tanaman induk. Sebaliknya stek, cangkok, penyambungan/penempelan yang intensif dari satu pohon induk dapat mengganggu pertumbuhan tanaman induk bahkan dapat merusaknya.&lt;br /&gt;4.     Dapat digunakan untuk perbanyakan cepat tanaman langka, tanaman dengan nilai ekonomis tinggi, atau varietas unggul hasil pemuliaan tanaman.&lt;br /&gt;5.     Dapat digunakan untuk memproduksi dan memperbanyak tanaman yang bebas virus melalui teknik kultur meristem. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penyakit virus menyebabkan banyak kerugian dan kehilangan produksi tanaman pertanian. Seringkali infeksi virus tidak menyebabkan gejala awal yang dapat dilihat, namun akan nampak mengurangi vigor atau penampilan tanaman dan menurunkan kualitas maupun kuantitas hasil. Dewasa ini belum ada cara pengendalian dan pemberantasannya yang efektif. Hal ini menjadi masalah bagi tanaman hortikultura yang diperbanyak secara vegetatif misalnya kentang dan jeruk karena virus akan terbawa oleh keturunanannya. Isolasi dan penaman jaringan yang bebas virus (meristem) secara in vitro telah berhasil memproduksi klon kentang dan jeruk bebas virus.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selain manfaatnya tersebut, perbanyakan dengan teknik kultur jaringan ini juga memiliki kelemahan antara lain agar usaha ini berhasil diperlukan ketrampilan khusus, fasilitas pendukung produksi yang khusus, mungkin diperlukan metode-metode khusus untuk mengoptimalkan produksi masing-masing varietas tanaman dan spesies dan karena metode yang dewasa ini tersedia membutuhkan banyak tenaga kerja maka biaya produksinya umumnya tinggi.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selain hal tersebut dapat terjadi variasi tanaman yang dihasilkan dari perbanyakan secara in-vitro sehingga tanaman yang dihasilkan berbeda dengan induknya. Variasi ini dikenal dengan istilah “variasi somaklonal”  karena variasi muncul pada klon yang dihasilkan dari organ-organ somatik (vegetatif). Hal ini dapat terjadi karena tanaman terus menerus dan dalam waktu lama ditanam dan diperbanyak dalam media yang mengandung hormon pertumbuhan tertentu. &lt;br /&gt;Variasi ini juga timbul bilamana eksplan ditanam dalam media yang memungkinkan terbentuknya kalus. Pembelahan sel yang sangat cepat pada kalus  dapat mengakibatkan perubahan genetis sel-sel kalus akibat penyimpangan informasi genetis yang diterima oleh masing-masing sel kalus tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt; Variasi somaklonal ini dapat dikurangi dengan&lt;/strong&gt; cara:&lt;br /&gt;1)     membatasi jumlah sub-kultur dan perbanyaknnya,&lt;br /&gt;2)     menanam dalam medium tanpa hormon pertumbuhan untuk satu atau dua periode sub kultur dan&lt;br /&gt;3)     jika memungkinkan menghindari perbanyakan melalui kultur kalus. Namun pada beberapa jenis tanaman, terutama tanaman yang tidak bisa diperbanyak dengan stek dan sulit dirangsang pembentukan tunas-tunas adventifnya maka kultur kalus yang diregenerasikan melalui organogenesis dan embryogenesis merupakan alternatif perbanyakan yang memungkinkan. Apabila variasi somaklonal tidak dapat dihindari, perlu dilakukan pengujian sifat-sifat tanaman yang diregenerasikan sebelum klon dijual secara komersial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Pemuliaan"&gt;&lt;strong&gt;Manfaat Mikropropagasi Dalam Pemuliaan Tanaman&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teknik mikropropagasi dalam pemuliaan tanaman pada umumnya digunakan antara lain, untuk:&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan tanaman bebas penyakit (nematoda, mycoplasma, viroid, virus, jamur dll.).&lt;br /&gt;Menghasilkan kultivar baru atau tanaman superior, hybrid baru, seleksi dan klon local, genotip elit.&lt;br /&gt;Menghasilkan galur tetua jantan steril.&lt;br /&gt;Menghasilkan induksi mutan secara spontan&lt;br /&gt;Membuat variasi genetik. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1963301034854388145?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1963301034854388145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1963301034854388145&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1963301034854388145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1963301034854388145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/teknik-mikropropagasi.html' title='Teknik Mikropropagasi'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-9051076759484421572</id><published>2009-03-29T07:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:04:50.592-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Teknik Isolasi Meristem</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Teknik Isolasi Meristem:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peralatan:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. LAF&lt;br /&gt;b. Mikroskop binokuler dengan lampu&lt;br /&gt;c. Pinset berujung runcing&lt;br /&gt;d. Skalpel dan jarum suntik&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bahan:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Biji kedelai&lt;br /&gt;b. Biji kedelai dikecambahkan secara aseptik&lt;br /&gt;c. Media MS + 0,1 μm BA + 1,0 μm NAA (dapat menginduksi meristem menjadi tanaman lengkap).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara kerja:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Biji kedelai disterilkan dengan merendam ke dalam alkohol 70% selama 1 menit, dipindahkan kedalam 20% clorox selama 15 menit- 20 menit sambil digoyang, selanjutnya dibilas menggunakan aquadest steril 4x untuk menghilangkan sisa-sisa cloroxnya.&lt;br /&gt;b. Biji tersebut dimasukkan ke dalam aquadest steril dan direndam selama 5-6 jam.&lt;br /&gt;c. Biji-biji tersebut ditanam pada media MS dalam tabung reaksi 18x2,5 cm.&lt;br /&gt;d. Kecambah umur 1 minggu diisolasi meristemnya dibawah mikroskop binokuler (yang telah disterilkan dengan alkohol 70%) pada perbesaran 20x10.&lt;br /&gt;e. Organ daun dibuang secara hati-hati menggunakan skalpel atau jarum sampai terlihat meristem yang berbentuk kubah (dome). Dengan jarum atau ujung scalpel, dibuat irisan dengan bentuk V dengan ukuran 0,2-0,3 mm dan langsung meristem dimasukkan ke dalam media kultur yang telah disediakan.&lt;br /&gt;f. Botol kultur diletakkan pada inkubator pada suhu 25-27oC dengan penyinaran selama 16 jam/hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Meristem Kentang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Persiapan bahan tanaman:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Umbi kentang yang mempunyai bobot 30 g/ buah atau umbi yang besar yang dipotong dengan berat 20 g/potong dengan beberapa mata.&lt;br /&gt;b. Umbi direndam dalam 0,03 μm GA3 selama 1 jam.&lt;br /&gt;c. Umbi diletakan pada pasir yang lembab.&lt;br /&gt;d. Tunas yang 3-5 cm dipergunakan sebagai bahan awal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Isolasi meristem:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Tunas dicuci bersih menggunakan detergen dan disterilkan dalam larutan clorox 20% selama 7 menit, direndam lagi dalam larutan clorox 10% selama 10 menit, selanjutnya dibilas menggunakan aquadest steril. Tunas dipindahkan pada petri-dish steril.&lt;br /&gt;b. Tunas diambil bagian jaringan meristem dengan cara seperti pada pengambilan jaringan meristem pada kedelai.&lt;br /&gt;c. Media yang digunakan adalah MS + 1 g/L Bacto-tryptone.&lt;br /&gt;d. Botol kultur disimpan dalam inkubator pada suhu 25 oC, panjang penyinaran 12 jam /hari, intensitas cahaya 150 lux selama 7 minggu.&lt;br /&gt;e. plantula yang telah dihasilkan diuji dengan ELISA test.&lt;br /&gt;f. Bila telah bebas virus, plantula dapat disubkultur dengan memotong-motong 1 buku/ eksplan, dipindahkan ke madia MS + 0,001 mg/L dan diulangi prosedur tiak 20 hari, untuk mendapatkan plantula dalam jumlah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;strong&gt;Kultur Meristem Anggrek Cymbidium&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cymbidium dapat dikulturkan pada beberapa media, seperti: media Vacint &amp;amp; went, Muller &amp;amp; Morel, MS ½ atau Knudson C. Tanaman ini dapat ditanaman dalam media cair (botol kultur diletakan di atas shaker dengan pengocokan) ataupun padat dengan penambahan agar 0,8%.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Isolasi bahan tanam:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Pucuk Cymbidium dipotong sepanjang 3 cm, kemudian daun-daun yang menyelubungi dibuang.&lt;br /&gt; Pucuk direndam dalam alkohol 70% selama 2 menit dilakukan dua kali kemudia dibilas dengan air steril.&lt;br /&gt; Pucuk direndam ke dalam larutan clorox 20% selama 5 menit, bilas dengan air steri 2-3 kali dan selanjutnya direndam kembali ke dalam larutan clorox 10% selama 10 menit.&lt;br /&gt; Pucuk dibilas menggunakan aquadest steril, selanjutnya diletakkan pada cawan petri steril.&lt;br /&gt; Jaringan meristem yang berbentuk kubah (dome) diambil sekitar ukuran 0,5 mm dari titik tumbuh dengan 2 calon daun.&lt;br /&gt; Jaringan meristem diletakkan di dalam air steril dalam petri-dish. Jaringan tersebut kemudian dipindahkan pada media dalam botol kultur. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tahapan kultur:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Kultur meristem anggrek dapat dibagi menjadi 3 tahap yang berkesinambungan, yaitu:&lt;br /&gt;a. Inokulasi eksplan dan pembentukan protocorm awal.&lt;br /&gt;b. Perbanyakan protocorm.&lt;br /&gt;c. pembentukan calon tanaman sempurna (plantula).&lt;br /&gt;2. Pada tahap pertama, eksplan diinokulasikan ke dalam media cair, selanjutnya botol kultur dikocok terus menerus menggunakan shaker, hingga eksplan membentuk massa protocorm, shaker diletakkan pada ruangan yang bersuhu 22oC dengan pencahayaan sekitar 100 f.c.&lt;br /&gt;3. Tahap kedua, melakukan perbanyakan protokorm, yaitu dengan memotong-motong protocorm dan dipindahkan ke media segar. Tahap ke dua memerlukan waktu 2 bulan. Media yang digunakan dan pengocokkan dilakukan sama seperti pada tahap pertama.&lt;br /&gt;4. Tahap ketiga adalah memperoleh calon tanaman sempurna (bibit) yaitu dengan perakaran tunas. Protocorm dari tahap ke dua dipanen dan diambil yang berukuran 0,5 cm (satu eksplan satu protocorm). Protocorm yang masih belum mencapai ukuran ditinggalkan dalam botol kultur untuk diperbanyak lagi. Protocorm dewasa dipindahkan dalam media padat, sehingga membentuk tunas dan akar. Bila plantula telah terbentuk sempurna dapat diaklimatisasi untuk dipindahkan ke lapangan &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-9051076759484421572?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/9051076759484421572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=9051076759484421572&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/9051076759484421572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/9051076759484421572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/teknik-isolasi-meristem.html' title='Teknik Isolasi Meristem'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-788318916605661893</id><published>2009-03-24T09:34:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:05:25.145-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>KULTUR ORGAN DAN KULTUR MERISTEM  (MIKROPROPAGASI)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/V%20BAB.htm#_Coleus_parviflorus#_Coleus_parviflorus"&gt;Kultur Organ&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Teknik kultur jaringan semakin berkembang dan popular sebagai salah satu alternatif dari propagasi tanaman vegetatif. Teknik ini meliputi metode propagasi aseksual dan tujuan utamanya adalah membuat tanaman lebih unggul. Kesuksesan dari beberapa seleksi in vitro dan manipulasi genetic pada tanaman tingkat tinggi tergantung pada kesuksesan dari regenerasi tanaman in vitro.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan pertama dalam kultur in vitro dicapai dalam praktek kultur organ. Menurut Shabde – Moses &amp;amp; Murhasige (1979), Hannig, pada tahun 1904 telah berhasil mendapatkan kecambah tanaman jenis crucifer dari embrio-embrio yang diisolasi dari biji yang belum matang (immature). Pertumbuhan organ yang tidak terbatas didalam kultur in vitro, pertama diperlihatkan oleh White dalam kultur akar tomat sekitar tahun 1934.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                Kultur organ merupakan topik yang penting dalam penelitian antara tahun 1940-1960. Setelah itu penalitian dalam bidang ini berkurang, kecuali kultur pucuk/meristem. Kultur pucuk atau maristem mempunyai aspek praktis sebagai cara perbanyakan klon yang cepat dan bebas penyakit. Dewasa ini kultur maristem sudah merupakan tindakan komersial yang dikelola oleh perusahaan –perusahaan pembibitan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                Disamping kultur pucuk, pada tahun 60 an, kultur akar mendapat perhatian lagi pada beberapa tanaman tertentu sehubungan dengan tujuan produksi bahan sekunder, terutama untuk jenis-jenis persenyawaan yang berasosiasi dengan akar. Namun kultur akar yang pertumbuhannya tidak terbatas tersebut, dewasa ini pada umumnya dipusatkan pada hasil transformasi dengan Agrobacterium rhizogenes yang merupakan kultur auksin autotroph.&lt;br /&gt;            Secara keseluruhan kultur organ dalam ilmu fisiologi dipergunakan dalam studi diferensiasi dan fungsi dari jaringan-jaringan khusus. Kebutuhan nutrisi dan lingkungan, dapat dieksplorasi antara lebih tepat dalam kultur in vitro. Organ-organ tanaman yang sering digunakan sebagai eksplan tergangtung dari jening tanamannya, organ tersebut antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jaringan meristem,&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/Gb%20Kulturhelaian%20daun.pdf"&gt;Helaian daun,&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/Gb%20Kultur%20pucuk%20melon.pdf"&gt; Pucuk, &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/Gb%20Kultur%20Tuber.pdf"&gt;Tuber&lt;/a&gt; rhizogenum&lt;br /&gt;3. Pucuk kormus,&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/GB%20KULTUR%20CAULOGENUM%20KENTANG.pdf"&gt;Tuber caulogenum&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Buku kormus,&lt;br /&gt;11. Inflorescentia,&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/Gb%20Teknik%20Kultur%20Bulb%20Bunga%20Lily.pdf"&gt;Buku bulb &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/Gb.%20KULTUR%20MATA%20TUNAS%20SAMPING%20Pada.pdf"&gt;Mata Tunas samping&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Buku batang tunggal,&lt;br /&gt;13. Hipokotil dan epikotil&lt;br /&gt;  7. Ruas batang muda,&lt;br /&gt;14. Akar&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;KULTUR MERISTEM&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kultur meristem (meristem culture) adalah kultur jaringan tanaman dengan menggunakan eksplan berupa jaringan-jaringan meristematik. Jaringan meristem yang digunakan dapat berupa meristem pucuk terminal atau meristem tunas aksilar. Dalam kultur meristem, perkembangan diarahkan untuk mendapatkan tanaman sempurna dari jaringan meristem tersebut dan dapat sekaligus diperbanyak.&lt;br /&gt;Kultur meristem, sudah secara luas diterapkan untuk tujuan perbanyakan tanaman, terutama pada tanaman hortikultura. Sel-sel meristem pada umumnya stabil, karena mitosis pada sel-sel meristem terjadi bersama mericloneengan pembelahan sel yang berkesinambungan, sehingga ekstra duplikasi DNA dapat dihindarkan. Hal ini menyebabkan tanaman yang dihasilkan identik dengan tanaman donornya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selain dari perbanyakan, aplikasi kultur meristem yang terutama adalah eliminasi virus dari bahan tanaman dan penyimpanan plasma nutfah yang bebas virus ini dengan teknik  Cryopreservation : preservasi dengan temperatur rendah (Kartha, 1981 dalam Gunawan 1988). Merurut Gautheret (1982 dalam Gunawan 1988), kultur meristem dan eliminasi virus, sejarahnya dimulai dari Stanley seorang biochemist yang menganjurkan White yang pada waktu itu bekerja dengan kultur akar tomat untuk menumbuhkan virus dalam akar yang di-isolir. Dalam subkultur, ada akar yang tidak mengandung virus, terutama bila eksplan yang diambil sangat kecil.  Pada tahun 1952 Morel dan Martin berhasil memperoleh tanaman dahlia yang bebas virus dan kemudian berkembang pada banyak tanaman-tanaman lain.&lt;br /&gt;Pada tahun 1960 Morel yang mencoba membebaskan tanaman Cymbidium dari virus, bahkan mendapatkan hasil yang merupakan dasar perbanyakan komersial sekarang. Kultur meristem Cymbidium, Morel  dapat menghasilkan perbanyakan diri secara cepat. Tanaman yang dihasikan tersebut merupakan perkembangan dan pertumbuhan dari jaringan vegetatif, maka plantula yang dihasilkan merupakan suatu klon. Tanaman yang dihasilkan dari kultur meristem yang berupa klon sering disebut mericlone.  Tahapan pertumbuhan dari kultur meristem Cymbidium dimulai dari terbentuknya kalus terlebih dahulu kemudian disusul terbentuknya protocorm (yaitu suatu struktur serupa dengan perkembangan awal dari perkecambahan biji anggrek yang sebelum tumbuh menjadi tanaman yang sempurna, menggerombol menjadi suatu massa protocorm. Bila massa protocorm tersebut dipisah-pisahkan dan ditumbuhkan di media serupa yang baru maka akan memperbanyak diri menjadi massa protocorm yang baru.  Bila protocorm dipindahkan pada media lain yang mengarah pada pendewasaan dan perakaran maka protocorm akan tumbuh menjadi tanaman baru yang sempurna dan siap dipindah ke lapangan.&lt;br /&gt;Hasil yang diperoleh Morel ini tidak hanya membuat revolusi dalam bidang peng-anggrekan, tetapi juga memberikan dorongan dalam perbanyakan cepat tanaman jenis lain. Murashige juga memberikan landasan bahwa kultur meristem dan kultur pucuk dapat digunakan sebagai teknik perbanyakan tanaman hortikultura. Sudah sekitar 10 tahun Murashige bekerja untuk mengembangkan teknik-teknik yang standard untuk beberapa jenis tanaman hias sampai tanaman buah-buahan. Metode yang digunakan untuk berbagai tanaman ini berbeda dengan anggrek. Penggunaan auksin dan sitokinin diperlukan dalam kultur-kultur yang kemudian dikembangkan. Bila Morel memperoleh banyak tanaman baru dari meristem pucuk anggrek dengan melewati proses pembentukan kalus terlebih dahulu, maka  Hussey dan Stacey (1980 dalam Gunawan 1988) memperoleh tanaman baru kentang dengan teknik lain. Jutaan tanaman kentang baru diperoleh dalam jangka waktu yang cukup singkat yaitu sekitar satu tahun. Tunas kentang yang bebas virus dijadikan sebagai eksplan awal. Mula-mula satu tunas pucuk atau tunas ketiak kentang ditumbuhkan dalam media perbanyakan, sehingga tumbuh menjadi buku-buku yang masing-masing mengandung satu tunas ketiak. Selanjutnya setiap empat minggu, tunas itu dipanen dan dipotong-potong menjadi buku-buku tunggal atau beberapa buku (3-4 buku) untuk dukulturkan lagi ke dalam media baru. Demikian seterusnya 4 minggu dilakukan kultur berulang.&lt;br /&gt;Perbanyakan vegetatif yang menggunakan eksplan yang telah terinfeksi virus akan menjadi penyebab tersebarnya virus dalam anakan (progeni) di lapangan. Penularan melalui benih sering terjadi pada tanaman Fabaceae seperti buncis, ercis, dan kedelai.&lt;br /&gt;Perkembangbiakan virus sangat tergantung pada metabolisme sel tnaman inang, antara virus dan sel inang terdapat hubungan yang erat. Proses eliminasi virus melalui cara-cara kemoterapi tidak selalu berhasil. Cara yang paling efisien adalah menggunakan kultur meristem. Beberapa contoh tanaman yang berhasil dibersihkan dari virus dengan kultur meristem ditampilkan pada tabel berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Isolasi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/V1%20Kultur%20Meristem.htm#Kentang#Kentang"&gt;Teknik Isolasi Meristem&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Peralatan:&lt;br /&gt;LAF&lt;br /&gt;Mikroskop binokuler dengan lampu&lt;br /&gt;Pinset berujung runcing&lt;br /&gt;Skalpel dan jarum suntik&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;Biji kedelai&lt;br /&gt;Biji kedelai dikecambahkan secara aseptik&lt;br /&gt;Media MS + 0,1 μm BA + 1,0 μm NAA (dapat menginduksi meristem menjadi tanaman lengkap).&lt;br /&gt;Cara kerja:&lt;br /&gt;Biji kedelai disterilkan dengan merendam ke dalam alkohol 70% selama 1 menit, dipindahkan kedalam 20% clorox selama 15 menit- 20 menit sambil digoyang, selanjutnya dibilas menggunakan aquadest steril 4x untuk menghilangkan sisa-sisa cloroxnya.&lt;br /&gt;Biji tersebut dimasukkan ke dalam aquadest steril dan direndam selama 5-6 jam.&lt;br /&gt;Biji-biji tersebut ditanam pada media MS dalam tabung reaksi 18x2,5 cm.&lt;br /&gt;Kecambah umur 1 minggu diisolasi meristemnya dibawah mikroskop binokuler (yang telah disterilkan dengan alkohol 70%) pada perbesaran 20x10.&lt;br /&gt;Organ daun dibuang secara hati-hati menggunakan skalpel atau jarum sampai terlihat meristem yang berbentuk kubah (dome). Dengan jarum atau ujung scalpel, dibuat irisan dengan bentuk V dengan ukuran 0,2-0,3 mm dan langsung meristem dimasukkan ke dalam media kultur yang telah disediakan.&lt;br /&gt;Botol kultur diletakkan pada inkubator pada suhu 25-27oC dengan penyinaran selama 16 jam/hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Kentang"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/V1%20Kultur%20Meristem.htm#Anggrek#Anggrek"&gt;Meristem Kentang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Persiapan bahan tanaman:&lt;br /&gt;a.     Umbi kentang yang mempunyai bobot 30 g/ buah atau umbi yang besar yang dipotong dengan berat 20 g/potong dengan beberapa mata.&lt;br /&gt;b.    Umbi direndam dalam 0,03 μm GA3 selama 1 jam.&lt;br /&gt;c.     Umbi diletakan pada pasir yang lembab.&lt;br /&gt;d.    Tunas yang 3-5 cm dipergunakan sebagai bahan awal.&lt;br /&gt;Isolasi meristem:&lt;br /&gt;Tunas dicuci bersih menggunakan detergen dan disterilkan dalam larutan clorox 20% selama 7 menit, direndam lagi dalam larutan clorox 10% selama 10 menit, selanjutnya dibilas menggunakan aquadest steril. Tunas dipindahkan pada petri-dish steril.&lt;br /&gt;Tunas diambil bagian jaringan meristem dengan cara seperti pada pengambilan jaringan meristem pada kedelai.&lt;br /&gt;Media yang digunakan adalah MS + 1 g/L Bacto-tryptone.&lt;br /&gt;Botol kultur disimpan dalam inkubator pada suhu 25 oC, panjang penyinaran 12 jam /hari, intensitas cahaya 150 lux selama 7 minggu.&lt;br /&gt;plantula yang telah dihasilkan diuji dengan ELISA test.&lt;br /&gt;Bila telah bebas virus, plantula dapat disubkultur dengan memotong-motong 1 buku/ eksplan, dipindahkan ke madia MS + 0,001 mg/L dan diulangi prosedur tiak 20 hari, untuk mendapatkan plantula dalam jumlah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Anggrek"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20V%20Kultur%20Organ/V1%20Kultur%20Meristem.htm#kembali#kembali"&gt;Kultur Meristem Anggrek Cymbidium&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cymbidium dapat dikulturkan pada beberapa media, seperti: media Vacint &amp;amp; went, Muller &amp;amp; Morel, MS ½  atau Knudson C. Tanaman ini dapat ditanaman dalam media cair (botol kultur diletakan di atas shaker dengan pengocokan) ataupun padat dengan penambahan agar 0,8%.&lt;br /&gt;Isolasi bahan tanam:&lt;br /&gt;Pucuk Cymbidium dipotong sepanjang 3 cm, kemudian daun-daun yang menyelubungi dibuang.&lt;br /&gt;Pucuk direndam dalam alkohol 70% selama 2 menit dilakukan dua kali kemudia dibilas dengan air steril.&lt;br /&gt;Pucuk direndam ke dalam larutan clorox 20% selama 5 menit, bilas dengan air steri 2-3 kali dan selanjutnya direndam kembali ke dalam larutan clorox 10% selama 10 menit.&lt;br /&gt;Pucuk dibilas menggunakan aquadest steril, selanjutnya diletakkan pada cawan petri steril.&lt;br /&gt;Jaringan meristem yang berbentuk kubah (dome) diambil sekitar ukuran 0,5 mm dari titik tumbuh dengan 2 calon daun.&lt;br /&gt;Jaringan meristem diletakkan di dalam air steril dalam petri-dish. Jaringan tersebut kemudian dipindahkan pada media dalam botol kultur.&lt;br /&gt;Tahapan kultur:&lt;br /&gt;Kultur meristem anggrek dapat dibagi menjadi 3 tahap yang berkesinambungan, yaitu:&lt;br /&gt;a.       Inokulasi eksplan dan pembentukan protocorm awal.&lt;br /&gt;b.       Perbanyakan protocorm.&lt;br /&gt;c.       pembentukan calon tanaman sempurna (plantula).&lt;br /&gt;Pada tahap pertama, eksplan diinokulasikan ke dalam media cair, selanjutnya botol kultur dikocok terus menerus menggunakan shaker, hingga eksplan membentuk massa protocorm, shaker diletakkan pada ruangan yang bersuhu 22oC dengan pencahayaan sekitar 100 f.c.&lt;br /&gt;Tahap kedua, melakukan perbanyakan protokorm, yaitu dengan memotong-motong protocorm dan dipindahkan ke media segar. Tahap ke dua memerlukan waktu 2 bulan. Media yang digunakan dan pengocokkan dilakukan sama seperti pada tahap pertama.&lt;br /&gt;Tahap ketiga adalah memperoleh calon tanaman sempurna (bibit) yaitu dengan perakaran tunas. Protocorm dari tahap ke dua dipanen dan diambil yang berukuran 0,5 cm (satu eksplan satu protocorm). Protocorm yang masih belum mencapai ukuran ditinggalkan dalam botol kultur untuk diperbanyak lagi. Protocorm dewasa dipindahkan dalam media padat, sehingga membentuk tunas dan akar. Bila plantula telah terbentuk sempurna dapat diaklimatisasi untuk dipindahkan ke lapangan&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-788318916605661893?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/788318916605661893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=788318916605661893&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/788318916605661893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/788318916605661893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/kultur-organ-dan-kultur-meristem.html' title='KULTUR ORGAN DAN KULTUR MERISTEM  (MIKROPROPAGASI)'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1883155977805769130</id><published>2009-03-24T09:30:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:05:55.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Bahan Pemadat dan Bahan Lain Dalam Media Kultur Taringan Tanaman</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;BAHAN PEMADAT&lt;br /&gt;&lt;a name="Agar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#_Arang_Aktif_(Charcoal)#_Arang_Aktif_(Charcoal)"&gt;Agar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bahan pemadat yang paling banyak digunakan adalah agar. Keuntungan dari pemakain agar adalah :&lt;br /&gt;1.     Agar membeku pada temperatur ≤ 45o C dan mencair pada temperature 100o C, sehingga dalam kisaran temperatur kultur, agar akan berada dalam keadaan beku yang stabil.&lt;br /&gt;2.     Tidak dicerna oleh enzim yang dihasilkan oleh jaringan  tanaman.&lt;br /&gt;3.     Tidak bereaksi dengan persenyawaan-persenyawaan penyusun media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Agar merupakan campuran polisakharida yang diperoleh dari beberapa spesies Algae. Dalam analisa unsur  diperoleh data,  bahwa kandungan agar meliputi unsur Ca, Mg, K, dan Na dalam jumlah yang sedikit (Debergh, (1982 dalam Gunawan 1988). Kekentalan media pada umumnya meningkat secara linier oleh pertambahan konsentrasi agar. Kekentalan media juga dipengaruhi oleh :&lt;br /&gt;a.     Merek agar yang digunakan, merek agar yang berbeda, memberikan kekentalan yang sedikit berbeda walaupun  beratnya  sama.&lt;br /&gt;b.    pH media.&lt;br /&gt;c.     Penambahan arang aktif. Arang aktif 0.8-1 g/l  menghambat pembekuan agar (Horner et al (1977 dalam George &amp;amp; Sherrington, 1984).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;           Dalam perbanyakan komersial dan percobaan-percobaan yang tidak dimaksudkan untuk mempelajari metabolisme sel, penggunaan agar murni bukan suatu keharusan mengingat harga agar murni sangat tinggi. Bahan-bahan yang tidak diinginkan dari agar, dapat dihilangkan dengan cara perendaman dalam aquadest selama 24 jam. Agar kemudian dibilas dengan ethanol dan dikeringkan dalam oven pada 60o C selama 24 jam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Konsentrasi agar yang diberikan berkisar antara 0.6-1.0 %. Konsentrasi agar yang terlalu tinggi dapat mengurangi difusi persenyawaan dari dan ke arah eksplan sehingga pengambilan hara dan zat tumbuh berkurang, sedangkan zat penghambat dari eksplan tetap berkumpul di sekitar eksplan (Deberg, (1982 dalam Gunawan 1988).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Selain agar, akhir-akhir ini dikembangkan juga zat pemadat lain yang juga merupakan polisakharida, tetapi diisolasi dari mikroorganisme jenis yang lain. Gelrite yang diproduksi oleh Kelco, merupakan polisakharida yang dihasilkan dari bakteri Pseudomonas sp.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Beberapa sifat gelrite yang berlainan dengan agar adalah:&lt;br /&gt;1.     Gelrite membentuk gel yang lebih bening dari agar.&lt;br /&gt;2.     Untuk mencapai kekentalan gel tertentu, pemakaian gelrite lebih rendah dari agar, pada umumnya konsentrasinya hanya 2 gram/l media, Namun kekentalan gel dari gelrite sangat dipengaruhi oleh kehadiran garam-garam seperti NaCl, KCl, MgCl2, 6H2O dan CaCl2. Garam NaCl dan KCl menurunkan kekentalanan gel, tetapi MgCl2 dan CaCl2 meningkatkan kekentalan gel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Charcoal"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="_Arang_Aktif_(Charcoal)"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#pH#pH"&gt;Arang Aktif (Charcoal)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Arang aktif atau charcoal adalah arang yang sudah dipanaskan selama beberapa jam dengan menggunakan uap atau udara panas (George &amp;amp; Sherrington, 1984). Bahan ini mempunyai sifat adsorpsi yang sangat kuat. Arang aktif dapat ditambahkan ke dalam media pada berbagai tahap perkembangan kultur. Bahan ini dapat ditambahkan pada media inisiasi, media regenerasi, atau media perakaran.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Penambahan arang aktif dapat membantu pertumbuhan perkembangan kultur, tergantung dari jenis kulturnya. Secara umum, pengaruh arang aktif adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.     Mengadsorpsi persenyawaan-persenyawaan toxic yang terdapat dalam media yang dapat menghambat pertumbuhan kultur, seperti :&lt;br /&gt;a.     Persenyawaan-persenyawaan fenolik dari jaringan yang terluka waktu inisiasi.&lt;br /&gt;b.    Persenyawaan 5-hidroksimetil furfural yang diduga terbentuk dari gula yang berada dalam larutan asam lemah dan mengalami pemanasan dengan tekanan tinggi (Nitsch et al, 1968 dalam Gunawan 1988).&lt;br /&gt;2.     Mengadsorpsi zat pengatur tumbuh sehingga:&lt;br /&gt;a.     Mencegah pertumbuhan kalus yang tidak diinginkan, seperti dalam androgenesis dan pucuk yang ingin diakarkan.&lt;br /&gt;b.    Membantu embryogenesis kultur dalam media regenerasi tanpa auksin, mungkin dengan bertindak sebagai sink yang menarik auksin dari dalam sel sehingga embryogenesis dapat terjadi (Drew, (1979 dalam George &amp;amp; Sherringtone, 1984).&lt;br /&gt;3.     Merangsang perakaran dengan mengurangi tingkat cahaya yang sampai ke bagian eksplan yang terdapat dalam media.&lt;br /&gt;            Arang aktif ditambahkan dengan konsentrasi yang bervariasi yakni 0.5-6 %, tergantung dari tujuan. Dalam media yang ditambahkan arang aktif, harus diusahakan agar arang aktif terbagi rata dalam media. Sesudah sterilisasi dalam autoklaf  botol media harus sering dikocok sampai agar  mulai membeku. Bila tidak diadakan pengocokan, maka hampir semua arang aktif berada di lapisan bawah media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="pH"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#buffer#buffer"&gt;pH Media&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Faktor penting lain adalah pH yang harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu fungsi membran sel dan pH dari sitoplasma. Pengaturan pH selain memperhatikan kepentingan fisiologi sel, juga harus mempertimbangkan faktor-faktor :&lt;br /&gt;1.       Kelarutan dari garam-garam penyusun media&lt;br /&gt;2.       Pengambilan (uptake) dari zat pengatur tumbuh dan garam-garam lain&lt;br /&gt;3.       Efisiensi pembekuan agar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sel-sel tanaman membutuhkan pH yang sedikit asam berkisar antara 5.5-5.8 (Gamborg dan Shyluk, 1981). Tanaman Ericaceae seperti Rhododendron pengaturan pH, biasa dilakukan dengan menggunakan NaOH (atau kadang-kadang KOH) atau HCl pada waktu semua komponen sudah dicampur, beberapa saat sebelum disterilkan dengan autoklaf. Sekalipun media sudah ditetapkan, seringkali setelah sterilisasi pH-nya berubah. Pada umumnya terdapat penurunan pH setelah distrerilkan dalam autoklaf. Untuk mencapai pH sekitar 5.7-5.9, Nann dkk. (dalam George dan Sherrington, 1984) membuat pH 7.0 dalam media yang belum disterilkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Untuk menghindarkan perubahan pH yang cukup besar. Murashige dan Skoog menyarankan agar dilakukan pemanasan untuk melarutkan agar-agar dan memanaskan media didalam autoklaf selama beberapa menit, baru diadakan penetapan media disterilkan dalam autoklaf. Dalam wadah yang besar, media disterlkan dan kemudian dititrasi dengan NaOH/HCl steril sampai pH yang diinginkan. Setelah itu media dituang ke dalam wadah kultur steril yang telah dipersiapkan di dalam laminar air flow cabinet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="buffer"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#Bacaan#Bacaan"&gt;Buffer (chelating agent)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penambahan asam amino seringkali juga bersifat sebagai buffer organik. Penambahan KH2PO4 sendiri tidak efektif sebagai buffer. Banyak peneliti terdahulu seperti Tausson dan Kordan (George &amp;amp; Sherringtone, 1984)  menyarankan  untuk menambahkan Fe SO4 dan Na-EDTA dalam media untuk bertindak sebagai buffer.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1883155977805769130?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1883155977805769130/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1883155977805769130&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1883155977805769130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1883155977805769130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/bahan-pemadat-dan-bahan-lain-dalam.html' title='Bahan Pemadat dan Bahan Lain Dalam Media Kultur Taringan Tanaman'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3904831140969345868</id><published>2009-03-24T09:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:06:22.890-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Peran Senyawa Organik Kompleks</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SckJmRwdzLI/AAAAAAAAAHc/D6wabDnhgAI/s1600-h/New+Picture+(5).png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316791388293942450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 315px; CURSOR: hand; HEIGHT: 237px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SckJmRwdzLI/AAAAAAAAAHc/D6wabDnhgAI/s320/New+Picture+(5).png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Disamping golongan persenyawaan organik yang konstitusinya jelas, kadang-kadang dalam media kultur jaringan, juga ditambahkan persenyawaan yang kompleks yang dimaksud adalah: air kelapa, casein hydrolysate, ekstrak ragi, juice tomat, ekstrak kentang dan ekstrak pisang.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III5%20Persenyawaan%20Organik%20Kompleks.htm#Casein#Casein"&gt;Air kelapa&lt;/a&gt;. Penggunaan air kelapa pertama kali dilaporkan oleh van Overbeek (1941 dalam Gunawan 1988) dalam kultur embrio Datura stramonium. Pada tahun-tahun berikutnya (1942 dalam Gunawan 1988). Gautheret menemukan bahwa air kelapa dapat digunakan untuk mempertahankan pertumbuhan jaringan yang diisolasi dari sumber yang berlainan. Pada tahun 1948, Caplin &amp;amp; Steward memperoleh pertumbuhan kalus yang lebih baik pada media dengan 5 % air kelapa dan casein hydrolysate dari pada media dengan IAA.&lt;br /&gt;Penelitian yang lebih mendalam, menemukan bahwa efek air kelapa pada pertumbuhan menjadi lebih baik, bila dalam media juga diberikan auksin. Auksin tertentu dan air kelapa, dapat bersifat sinergis. Steward dan Caplin (1951 dalam Gunawan 1988) mendapatkan bahwa antara 2,4-D dan air kelapa terjadi reaksi sinergistik yang memacu pertumbuhan kalus Daucus carota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 7. Kelapa ‘Genjah’ hijau, air kelapa yang digunakan untuk tambahan media kultur yang bagus berasal dari kelapa muda yang berwana hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak semua auksin dan air kelapa mempunyai kerja sama yang sinergis. Lin &amp;amp; Staba (1961 dalam Gunawan 1988) menemukan bahwa pada pertumbuhan kalus peppermint dan spearmint, penambahan air kelapa dalam media yang mengandung 2,4-D meningkatkan pertumbuhan kalus, sedangkan dengan 2-benzothiazoleoxyacetic acid, tidak.&lt;br /&gt;a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III5%20Persenyawaan%20Organik%20Kompleks.htm#Juice#Juice"&gt;Casein hydrolysat&lt;/a&gt;e. Dalam media yang tidak mengandung ion ammonium, penambahan asam amino dapat memperbaiki pertumbuhan dan morfogenesis. sumber asam amino campuran yang relative murah adalah casein hydrolysat dan ekstrak ragi. Dalam kultur jagung, Green et al (1974 dalam Gunawan 1988) menemukan bahwa penambahan ekstrak ragi 800 mg/l atau casein hydrolysate 200 mg/l memperbaiki pertumbuhan kalus, walaupun dalam media sudah ada ion ammonium seperti media Linsmaier &amp;amp; Skoog.&lt;br /&gt;Penambahan casein hydrolysate dalam media regenerasi padi, meningkatkan jumlah pucuk yang terbentuk dalam kalus padi. Dalam kasus padi ini, penambahan asam amino yang sama dengan sam amino dalam casein hydrolysate tidak menghasilkan pengaruh yang sama. Hal ini disebabkan ada persenyawaan lain yang penting dalam casein hydrolysate. Casein hydrolysate yang diberikan pada konsentrasi 200-300 mg/l (Inoue &amp;amp; Maeda, 1982 dalam George &amp;amp; Sherringtone, 1984).&lt;br /&gt;Ekstrak ragi. Penggunaan bahan organik ini pada kultur jaringan dalam percobaan-percobaan awal seperti pertumbuhan akar. Ekstrak ragi juga menyumbangkan asam amino, peptida, vitamin, untuk pertumbuhan kultur. Konsentrasi yang digunakan dalam kultur berkisar antara 0.5 gram/l sampai 2 gram/l.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III5%20Persenyawaan%20Organik%20Kompleks.htm#_top#_top"&gt;Juice tomat dan ekstrak pisang&lt;/a&gt;, banyak digunakan untuk kultur embrio anggrek. Dalam perkembangan komposisi media, penambahan bahan-bahan yang underfined ini dihindarkan, karena bahan-bahan organic ini dapat berbeda bila varietas tanaman berbeda. Lingkungan tumbuh, nutrisi tanaman, dan sebagainya, mempengaruhi kandungan persenyawaan-persenyawaan tersebut. Hasil yang diperoleh di suatu saat, kadang-kadang tidak dapat diulangi lagi (unreproducable).&lt;br /&gt;Juice orange yang ditambahkan ke dalam media kultur, ternyata dapat memacu pertumbuhan eksplan dengan pesat pada beberapa jenis Citrus&lt;br /&gt;Ekstrak kentang digunakan dalam kultur anther padi. Penambahan ekstrak kentang kedalam media, dengan nyata meningkatkan pertumbuhan kalus dan regenerasi anther beberapa jenis padi (Zhou et al, (1966 dalam Gunawan 1988). Ekstrak kentang biasanya digunakan setara 10-30 % dengan hasil terbaik 20 %. Tetapi tidak dijelaskan tentang kentang yang dipergunakan. Juice tomat, ekstrak pisang, dan ekstrak kentang. Bahan-bahan ini pada umumnya merupakan sumber gula, vitamin, zat pengatur tumbuh, dan asam amino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZAT PENGATUR TUMBUH&lt;br /&gt;Zat pengatur tumbuh adalah senyawa organic komplek alami yang disintesis oleh tanaman tingkat tinggi, yang berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Dalam kultur jaringan, ada dua golongan zat pengatur tumbuh yang sangat penting adalah sitokinin dan auksin. Zat pengatur tumbuh ini mempengaruhi pertumbuhan dan morfogenesis dalam kultur sel, jaringan dan organ. Interaksi dan perimbangan antara zat pengatur tumbuh yang diberikan dalam media dan yang diproduksi oleh sel secara endogen, menentukan arah perkembangan suatu kultur. Penambahan auksin atau sitokinin eksogen, mengubah level zat pengatur tumbuh endogen sel. Level zat pengatur tumbuh endogen ini kemudian merupakan trigerring factor untuk proses-proses yang tumbuh dan morfogenesis. Selain auksin dan sitokinin, gliberelin dan persenyawaan-persenyawaan lain juga ditambahkan dalam kasus-kasus tertentu.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III6%20%20Zat%20Pengatur%20Tumbuh.htm#Sitokinin#Sitokinin"&gt;Auksin&lt;/a&gt;. Auksin digunakan secara luas dalam kultur jaringan untuk merangsang kalus, suspensi sel dan organ.&lt;br /&gt;Pemilihan jenis auksin dan konsentrasi, tergantung dari :&lt;br /&gt;1. Tipe pertumbuhan yang dikehendaki.&lt;br /&gt;2. Level auksin endogen.&lt;br /&gt;3. Kemampuan jaringan mensintesa auksin.&lt;br /&gt;4. Golongan zat tumbuh lain yang ditambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Auksin alamiah adalah Indola Acetic Acid (IAA), Level auksin dalam eksplan, tergantung dari bagian tanaman yang diambil dan jenis tanamannya. Selain itu juga dipengaruhi oleh musim dan umur tanamannya. Dalam kultur in vitro ada sel-sel yang dapat tumbuh dan berkembang tanpa auksin seperti sel-sel tumor. Sel-Sel ini disebut sel-sel yang habituated.&lt;br /&gt;Pengaruh auksin terhadap pertumbuhan jaringan tanaman diduga melalui dua cara :&lt;br /&gt;2. Menginduksi sekresi ion H+ keluar sel melalui dinding sel. Pengasaman dinding sel menyebabkan K+ diambil dan pengambilan ini mengurangi potensial air dalam sel. Akibatnya air masuk ke dalam sel dan sel membesar.&lt;br /&gt;3. Mempengaruhi metabolisme RNA yang berarti metabolisme protein, mungkin melalui transkripsi molekul RNA. Auksin sintetik yang sering digunakan dalam kultur jaringan tanaman tercantum di dalam tabel di bawah.&lt;br /&gt;4. Memacu terjadinya dominansi apikal.&lt;br /&gt;5. Dalam jumlah sedikit memacu pertumbuhan akar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Sitokinin"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III6%20%20Zat%20Pengatur%20Tumbuh.htm#Karakter#Karakter"&gt;Sitokinin&lt;/a&gt;. Golongan sitokinin adalah turunan dari adenine. Golongan ini sangat penting dalam pengaturan pembelahan sel dan morfogenesis. Seperti juga auksin, sitokinin ada yang alamiah dan sintetis. Sitokinin yang pertama ditemukan, adalah kinetin yang diisolasi oleh. Skoog dalam laboratorium Botany di University of Wisconsin. Kinetin diperoleh dari DNA ikan Herring yang diautoklaf dalam larutan yang asam. Persenyawaan dari DNA tersebut sewaktu ditambahkan ke dalam media untuk tembakau, ternyata merangsang pembelahan sel dan differensiasi sel. Persenyawaan tersebut kemudian dinamakan kinetin. Fungsi sitokinin terhadap tanaman antara lain adalah:&lt;br /&gt;Memacu terbentuknya organogenesis dan morfogenesis.&lt;br /&gt;Memacu terjadinya pembelahan sel.&lt;br /&gt;Kombinasi antara auxin dan sitokinin akan memacu pertumbuhan kalus. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3904831140969345868?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3904831140969345868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3904831140969345868&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3904831140969345868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3904831140969345868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/peran-senyawa-organik-kompleks.html' title='Peran Senyawa Organik Kompleks'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/SckJmRwdzLI/AAAAAAAAAHc/D6wabDnhgAI/s72-c/New+Picture+(5).png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-263817109514706875</id><published>2009-03-24T08:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:06:57.194-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Macam-Macam Media Kultur Jaringan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III1%20Unsur%20Hara%20Dalam%20Media.htm#Resep#Resep"&gt;Macam-macam Formulasi Media Kultur&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formulasi media kultur jaringan pertama kali dibuat berdasarkan komposisi larutan yang digunakan untuk hidroponik, khususnya komposisi unsur-unsur makronya. Unsur-unsur hara diberikan dalam bentuk garam-garam anorganik. Koposisis media dan perkembangan formulasinya didasarkan pada jenis jaringan, organ dan tanaman yang digunakan serta pendekatan dari masing-masing peneliti. Beberapa jenis sensitif terhadap konsentrasi senyawa  makro tinggi atau membutuhkan zat pengatur tertentu untuk pertumbuhannya.  Pada periode tahun 1930an, formulasi media terutama ditujukan untuk menumbuhkan akar, tuber dan kambium. Media untuk penumbuhan akar yang dikembangkan oleh White (1934 dalam Gunawan 1988), pertama White menggunakan media yang berisi garam anorganik, yeast ekstrak dan sucrose, tetapi kemudian yeast ekstrak digantikan dengan 3 macam vitamin B, yaitu pyridoxine, thiamine dan nicotinic acid (Chawla, 2002).   &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kultur kalus biasanya ditumbuhkan pada media dengan konsentrasi garam-garam yang rendah seperti dalam kultur akar. Nobecourt (1937) dalam George &amp;amp; Sherrington, 1984), menggunakan setengah konsentrasi dari larutan Knop yang biasa digunakan untuk hidroponik, digunakan juga untuk menumbuhkan kalus wortel. Pada media Knop sumber karbon berupa glucosa dan dan vitamin berupa cysteine hydrochloride. Media White  juga dikembangkan  oleh Hildebrant dkk (1946 dalam Gunawan 1988), dengan memodifikasi unsur-unsur makro yang lebih tinggi dibandingkan pada media kultur tembakau, media ini media ini digunakan  mengkulturkan jaringan tumor tembakau dan bunga matahari. Konsentrasi untuk NO3-  K + lebih tinggi dibandingkan pada media White, namun konsentrasi tersebut masih lebih rendah dibandingkan media yang lain yang banyak digunakan pada kultur jaringan sekarang, sedangkan kandungan unsur P, Ca, Mg dan S pada media tumor matahari, sama dengan media untuk jaringan tanaman pada umumnya seperti pada media yang dikembangkan sekarang. Perbaikkan formulasi media yang penting adalah pengembangan unsur makro yang universal, untuk mendukung pertumbuahan jaringan tumbuhan. Dalam media perlu ditambahkan ammonium dengan meningkatkan konsentrasi NO3-  dan K +.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Media Knop&lt;/strong&gt; dapat juga digunakan untuk menumbuhkan kalus wortel. Kultur kalus,  biasanya ditumbuhkan pada media dengan kosentrasi garam-garam yang rendah seperti dalam kultur akar dengan penambahan suplemen seperti glucosa, gelatine, thiamine, cysteine-HCl dan IAA (Dodds and Roberts, 1983).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;  Media White &lt;/strong&gt; dikembangkan oleh Hildebrant untuk keperluan kultur jaringan tumor bunga matahari, ditemukan bahwa unsur makro yang dibutuhkan kultur tersebut, lebih tinggi dari pada yang dibutuhkan oleh kultur tembakau. Unsur F, Ca, Hg dan S pada media untuk tumor bunga matahari ini, sama dengan media untuk jaringan normal yang dikembangkan kemudian. Konsentrasi NO3- dan K+ yang digunakan Hildebrant ini lebih tinggi dari media white, tetapi masih lebih rendah dari pada media-media lain yang umum digunakan sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;  Media Knudson dan media Vacin and Went,&lt;/strong&gt; media ini dikembangkan khusus untuk kultur anggrek. Tanaman yang ditanam di kebun dapat tumbuh dengan baik dengan pemupukan yang hanya mengandung N dari Nitrat.  Knudson pada tahun 1922, menemukan penambahan 7.6 mM NH4+ disamping 8.5 mM NO3-, sangat baik untuk perkencambahan dan pertumbuhan biji anggrek.  Penambahan NH4+ ternyata dibutuhkan untuk perkembangan protocorm.    &lt;br /&gt;Media Nitsch &amp;amp; Nitsch, menggunakan NO3- dan K+ dengan kadar yang cukup tinggi untuk mengkulturkan  jaringan tanaman artichoke Jerussalem. Penambahan ammonium khlorida sebanyak 0.1 mM, menghasilkan pertumbuhan jaringan yang menurun. Mereka mengambil kesimpulan, bahwa NH4+ sangat menunjang pertumbuhan kalus tembakau (Miller et al, (1956 dalam Gunawan 1988).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan sel dari jaringan suatu organ dibandingkan dengan jaringan tumor tanaman Venca rosea (Catharanthus roseus), menunjukkan bahwa penambahan ammonium ke dalam media White yang sudah dimodifikasi, mempunyai pertumbuhan yang lebih baik. Konsentrasi NO3-, NH4-, K+ dan H2PO4- yang diperoleh, hampir sama dengan yang dikembangkan oleh Miller (Wood &amp;amp; Braun (1961 dalam Gunawan 1988).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Media Murashige &amp;amp; Skoog (media MS)&lt;/strong&gt; merupakan perbaikan komposisi media Skoog, terutama kebutuhan garam anorganik yang mendukung pertumbuhan optimum pada kultur jaringan tembakau. Media MS mengandung 40 mM N dalam bentuk NO3 dan 29 mM N dalam bentuk NH4+. Kandungan N ini, lima kali lebih tinggi dari N total yang terdapat pada media Miller, 15 kali lebih tinggi dari media tembakau Hildebrant, dan 19 kali lebih tinggi dari media White. Kalium juga ditingkatkan sampai 20 mM, sedangkan P, 1.25 mM. Unsur makro lainnya konsemtrasinya  dinaikkan sedikit. Pertama kali  unsur-unsur makro dalam media MS dibuat untuk kultur kalus tembakau, tetapi komposisi MS ini sudah umum digunakan untuk kultur jaringan jenis tanaman lain. Media MS paling banyak digunakan untuk berbagai tujuan kultur pada tahun-tahun sesudah penemuan media MS, sehingga dikembangkan media-media lain berdasarkan media MS tersebut, antara lain media :&lt;br /&gt;1.     Lin &amp;amp; Staba, menggunakan media dengan setengah dari  komposisi unsur makro MS, dan memodifikasi : 9 mM ammonium nitrat yang seharusnya 10mM, sedangkan KH2 PO4 yang dikurangi menjadi 0.5 Mm, tidak 0.625 mM. Larutan senyawa makro dari media Lin &amp;amp; Staba, kemudian digunakan oleh Halperin untuk penelitian embryogenesis kultur jaringan wortel dan juga digunakan oleh Bourgin &amp;amp; Nitsch (1967 dalam Gunawan 1988) serta Nitsch &amp;amp; Nitsch (1969 dalam Gunawan 1988) dalam penelitian kultur anther.&lt;br /&gt;2.     Modifikasi media MS yang lain dibuat oleh Durzan et alI (1973 dalam Gunawan 1988) untuk kultur suspensi sel white spruce dengan cara mengurangi konsentrasi K+ dan NO3-, dan menambah  konsentrasi Ca2+ nya.&lt;br /&gt;3.     Chaturvedi et al (1978) mengubah media MS dengan menurunkan konsentrasi NO3-, K+, Ca2+, Mg2+ dan SO4-2 untuk keperluan kultur pucuk Bougainvillea glabra.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Senyawa-senyawa di dalam media MS dapat terjadi pengendapan persenyawaan, ini terlihat jelas pada media cair. Kebanyakan dari persenyawaan yang mengendap adalah fosfat dan besi, kemudian dalam jumlah yang lebih sedikit adalah Ca, K, N, Zn dan Mn. Senyawa paling sedikit adalah senyawa yang mengandung unsur C, Mg, H, Si, Mo, S, Ca dan Co. Setelah tujuh hari dibiarkan, maka kira-kira 50% dari Fe dan 13% dari PO4+, mengendap (Dalton et al, 1983). Pengendapan unsur-unsur tersebut mungkin tidak penting, karena unsur-unsur tersebut masih tersedia bagi jaringan tanaman dan pengaruh pengendapannya belum diketahui. Untuk mengatasi pengendapan Fe, Dalton dan grupnya menganjurkan supaya konsentrasi Fe dikurangi sampai 1/3 dengan EDTA yang tetap.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            &lt;strong&gt;Media Gamborg B5 (media B5)&lt;/strong&gt;  pertama kali dikembangkan untuk kultur kalus kedelai dengan konsentrasi nitrat dan amonium lebih rendah dibandingkan media MS. Untuk selanjutnya media B5 dikembangkan untuk kultur kalus dan suspensi, serta sangat baik sebagai media dasar untuk meregenerasi seluruh bagian tanaman.. Pada masa ini media B5 juga digunakan untuk kultur-kultur lain. Media ini dikembangkan dari komposisi PRL-4, media ini menggunakan konsentrasi NH4+ yang rendah, karena konsentrasi yang lebih tinggi dari 2 mM menghambat pertumbuhan sel kedelai. Fosfat yang diberikan setelah 1 mM, Ca2+ antara 1-4 mM, sedangkan Mg2+ antara 0.5-3 mM (Gamborg et al, 1968).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;            Media Schenk &amp;amp; Hildebrant (media SH)&lt;/strong&gt; merupakan media yang juga cukup terkenal, untuk kultur kalus tanaman monokotil dan dikotil  (Trigiano &amp;amp; Gray, 2000). Konsentrasi ion-ion dalam komposisi media SH sangat mirip dengan komposisi pada media Gamborg dengan perbedaan kecil yaitu level Ca2+, Mg2+, dan PO4-3 yang lebih tinggi. Schenk &amp;amp; Hildebrant mempelajari pertumbuhan jaringan dari 37 jenis tanaman dalam media SH dan mendapatkan bahwa: 32 % dari spesies yang dicobakan, tumbuh dengan sangat baik, 19% baik, 30% sedang, 14% kurang baik, dan 5% buruk pertumbuhannya. Tetapi karena zat tumbuh yang diberikan pada tiap jenis tanaman tersebut berbeda. Media SH ini cukup luas penggunaannya, terutama untuk tanaman legume.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            &lt;strong&gt;Media WPM (Woody Plant Medium)&lt;/strong&gt; yang dikembangkan oleh Lioyd &amp;amp; Mc Coen pada tahun 1981, merupakan media dengan konsentrasi ion yang lebih rendah dari media MS. Media diperuntukkan khusus tanaman berkayu, dan dikembangkan oleh ahli lain, tetapi sulfat yang digunakan lebih tinggi dari sulfat pada media WPM. Saat ini WPM banyak digunakan untuk perbanyakan tanaman hias berperawakan perdu dan pohon-pohon.&lt;br /&gt;Pada umumnya media kultur jaringan dibedakan menjadi media dasar dan media perlakuan. Resep media dasar adalah resep kombinasi zat yang mengandung hara esensial (makro dan mikro), sumber energi dan vitamin. Dalam teknik kultur jaringan dikenal puluhan macam media dasar. Penamaan resep media dasar pada umumnya diambil dari nama penemunya atau peneliti yang menggunakan pertama kali dalam kultur khusus dan memperoleh suatu hasil yang penting artinya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Beberapa media dasar yang banyak digunakan antara lain:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1.     Media dasar Murhasige dan skoog (1962) yang dapat digunakan untuk hampir semua jenis kultur, terutama pada tanaman herbaceous.&lt;br /&gt;2.     Media dasar B5 untuk kultur sel kedelai, alfafa, dan legume lain.&lt;br /&gt;3.     Media dasar White (1934) yang sangat cocok untuk kultur akar tanaman tomat.&lt;br /&gt;4.     Media dasar Vacin dan Went yang biasa digunakan untuk kultur jaringan anggrek.&lt;br /&gt;5.     Media dasar Nitsch dan Nitsch yang biasa digunakan dalam kultur tepung sari (pollen) dan kultur sel.&lt;br /&gt;6.     Media dasar schenk dan Hildebrandt (1972) atau media SH yang cocok untuk kultur jaringan tanaman-tanaman monokotil.&lt;br /&gt;7.     Medium khusus tanaman berkayu atau Woody Plant Medium (WPM)&lt;br /&gt;8.     Media N6 untuk serealia terutama padi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dari sekian banyak media dasar yang paling sering dan banyak digunakan adalah komposisi media dari Murashige dan Skoog. Kadang-kadang untuk kultur tertentu, kombinasi zat kimia dari murashige dan Skoog masih tetap digunakan tetapi konsentrasinya yang diubah. Sebagai contoh media ½ MS, berarti konsentrasi persenyawaan yang digunakan adalah setengah konsentrasi media MS. Tabel 2. memperlihatkan sususnan persenyawaan dalam beberapa komposisi media dasar.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-263817109514706875?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/263817109514706875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=263817109514706875&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/263817109514706875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/263817109514706875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/macam-macam-media-kultur-jaringan.html' title='Macam-Macam Media Kultur Jaringan'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-2301512448533082367</id><published>2009-03-24T08:13:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:07:27.612-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Media Kultur Jaringan Tanaman</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Scj5Zfv-7nI/AAAAAAAAAHU/cpr6KAjr_L0/s1600-h/IMG0710A.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316773576525672050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Scj5Zfv-7nI/AAAAAAAAAHU/cpr6KAjr_L0/s320/IMG0710A.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perkembangan yang sangat pesat tentang media nutrisi untuk pertumbuhan sel tanaman dimulai sejak tahun 1960-an dan 1970-an. Nutrisi dasar untuk kultur sel tanaman pada dasarnya mirip dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman itu sendiri. Namun, variasi komposisi nutrisi tergantung pada sel-sel, jaringan-jaring, organ-organ dan protoplasma serta jenis tanaman yang akan dikulturkan. Sebelum pembuatan nutrisi media, satu hal yang sangat penting untuk diketahui terlebih dahulu adalah mengetahui tipe kultur yang mana yang akan digunakan, misalnya: kalus, sel, organ atau protoplas yang akan diteliti serta tujuan akhir dari penelitian tersebut. Tipe kultur yang berbeda akan mempunyai satu atau lebih komposisi media yang unik.&lt;br /&gt;Keberhasilan dalam penggunaan metode kultur jaringan, sangat bergantung pada media yang digunakan. Media kultur jaringan tanaman menyediakan tidak hanya unsur hara makro dan mikro, tetapi sumber karbohidrat yang pada umumnya berupa gula menggantikan karbon yang biasanya dihasilkan dari atmosfer melalui melalui proses fotosintesis.&lt;br /&gt;Hasil yang lebih baik dapat dijangkau/ diperoleh, bila ke dalam media tersebut ditambahkan vitamin-vitamin, asam amino solid dan zat pengatur tubuh. Walaupun sudah diusahakan untuk menghindarkan penggunaan komponen-komponen yang tidak jelas (komponennya) seperti juice buah-buahan dan tauge, air kelapa, yeast exstracts dan casein hydrolysate, tetapi kadang-kadang kita bisa memperoleh hasil yang lebih tinggi dengan penambahan tersebut. Sebagai contoh, air kelapa masih sering digunakan di laboratorium-laboratorium penelitian, sedangkan pisang masih merupakan komponen tambahan yang sangat popular pada media anggrek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="FASILITAS"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/BAB%20III%20media.htm#PERSIAPAN#PERSIAPAN"&gt;Fasilitas dan Peralatan Yang Digunakan Dalam &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/BAB%20III%20media.htm#PERSIAPAN#PERSIAPAN"&gt;Pembuatan Media&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan yang digunakan untuk pembuatan media antara lain, adalah:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20Autoklaf.pdf"&gt;Autoklaf&lt;/a&gt; atau dandang presto.&lt;br /&gt;Timbangan analitik digital.&lt;br /&gt;Kertas tissue, aluminium foil, plastik wrap, kertas wrap, label.&lt;br /&gt;Peralatan gelas untuk kultur jaringan tanaman, antara lain: botol kultur, gelas piala, erlenmeyer, cawan petri, gelas arloji, gelas pengaduk, gelas ukur, labu ukur, pipet dan lain-lain.&lt;br /&gt;Desikator.&lt;br /&gt;Unit filter disponsible.&lt;br /&gt;Kulkas dan freezer.&lt;br /&gt;Magnetik stirrer yang dilengkapi dengan hot plate.&lt;br /&gt;Microwave, oven atau kompor gas.&lt;br /&gt;Trolley atau rak dorong,&lt;br /&gt;pH meter atau pH stick.&lt;br /&gt;Vortek.&lt;br /&gt;Sumber air (Air sumur atau PDAM) dan sumber arus listrik.&lt;br /&gt;Water bath yang dilengkapi pengontrol temperatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="PERSIAPAN"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/BAB%20III%20media.htm#KOMPOSISI#KOMPOSISI"&gt;Persiapan Membuat Larutan Dalam Satuan (Unit)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsentrasi dari satu substrat tertentu dalam media dapat digambarkan dalam variasi satuan (unit) adalah sebagai berikut ini:&lt;br /&gt;Satuan Berat digambarkan sebagai milligram per liter (mg/l atau dapat ditulis sebagai mgL-1.&lt;br /&gt;10-6 = 1,0 mg/l atau 1 part per million (ppm) atau seper juta bagian.&lt;br /&gt;10-7 = 0,1 mg/l&lt;br /&gt;10-9 = 0,001 mg/l atau µg/l&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satuan Konsentrasi.&lt;br /&gt;Satu molar larutan (M) suatu senyawa sama dengan massa molekul dalam gram per liter.&lt;br /&gt;1 molar (M) = massa molekul dalam g/l.&lt;br /&gt;1 mM = massa molekul dalam mg/l atau 10-3 M.&lt;br /&gt;1 µM = massa molekul dalam µg/l atau 10-6 M atau 10-3 mM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konversi dari mili molar (mM) ke mg/l.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, massa molekul auxin : 2,4 D = 221,0.&lt;br /&gt;1 M larutan 2,4 D berisi 221,0 g/l.&lt;br /&gt;1 mM larutan 2,4 D berisi 0,221 g/l = 221,0 mg/l&lt;br /&gt;1 µM larutan 2,4 D berisi 0,000221 g/l = 0,221 mg/l&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konversi dari mg/l ke mili molar (mM)&lt;br /&gt;Massa molekul CaCl2. 2H2O = 40.08 + 2 x 35..453 + 4 x 1.008 + 2 x 16 = 147.018&lt;br /&gt;Massa atom: Ca = 40.08 ; Cl = 35..453 ; H = 1.008; O = 16&lt;br /&gt;Jika 440 mg/l CaCl2. 2H2O akan di konversikan ke nM, maka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah mg dari CaCl2. 2H2O&lt;br /&gt;Jumlah mM CaCl2. 2H2O =&lt;br /&gt;Massa molekul dari CaCl2. 2H2O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;440&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;147.018&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2.99 mM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi 440 mg/l CaCl2. 2H2O = 2.99 mM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="KOMPOSISI"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/BAB%20III%20media.htm#_top#_top"&gt;Komposisi Media&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Unsur hara di dalam media kultur tersusun atas beberapa komponen, sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Hara makro yang digunakan pada semua &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III1%20Unsur%20Hara%20Dalam%20Media.htm#Resep"&gt;formulasi media&lt;/a&gt; kultur.&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III2%20Unsur%20Mikro%20Kultur%20Jaringan.htm"&gt;Hara mikro&lt;/a&gt; selalu digunakan. Ada beberapa komposisi media yang hanya menggunakan besi atau besi-kelat.&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III3%20Komposisi%20VIT%20%20&amp;amp;%20AS%20AMINO.htm"&gt;Vitamin-vitamin&lt;/a&gt; dan asam-asam amino serta N organik, umumnya ditambahkan dalam jumlah yang bervariasi.&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III4%20Sumber%20Energi%20Dan%20Karbon.htm"&gt;Sumber energi dan karbon&lt;/a&gt; berupa gula, merupakan keharusan, kecuali untuk tujuan yang sangat khusus.&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III5%20Persenyawaan%20Organik%20Kompleks.htm"&gt;Persenyawaan-persenyawaan organik kompleks&lt;/a&gt; alamiah seperti: air kelapa, ekstrak ragi (yeast extract), juice pisang hijau, tauge, nanas, kentang dan sebagainya.&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III6%20%20Zat%20Pengatur%20Tumbuh.htm"&gt;Zat Pengatur Tumbuh (ZPT): &lt;/a&gt;ada beberapa jenis, antara lain: auxin, sitokinin, geberelin, asam absisat, etilin dan sebagainya. ZPT merupakan komponen penting dalam media kultur jaringan. Jenis dan konsentrasi ZPT yang digunakan sangat tergantung pada jenis taman dan tujuan dari kultur tersebut.&lt;br /&gt;7. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#buffer"&gt;Buffer (chelating agent)&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#Agar"&gt;Bahan Pemadat.&lt;/a&gt; Bahan ini digunakan untuk membuat media padat, yang biasa digunakan adalah agar.&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20III%20MEDIA/III7%20Bahan%20Pemadat.htm#Charcoal"&gt;Arang aktif,&lt;/a&gt; berfungsi untuk menyerap senyawa toxic yang dihasilkan oleh eksplan sebagai anti oxidan juga sering digunakan untuk memacu pertumbuhan akar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-2301512448533082367?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/2301512448533082367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=2301512448533082367&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2301512448533082367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/2301512448533082367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/media-kultur-jaringan-tanaman.html' title='Media Kultur Jaringan Tanaman'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Scj5Zfv-7nI/AAAAAAAAAHU/cpr6KAjr_L0/s72-c/IMG0710A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-4628665309490553190</id><published>2009-03-24T08:08:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:08:18.723-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan Kultur'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Scj4D3xMdsI/AAAAAAAAAHM/RtFtAdwwMBM/s1600-h/New+Picture+(6).png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316772105504454338" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 205px; CURSOR: hand; HEIGHT: 147px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Scj4D3xMdsI/AAAAAAAAAHM/RtFtAdwwMBM/s320/New+Picture+(6).png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20LAMINAR%20AIR%20FLOW%20CABINET.pdf"&gt;Laminar air flow cabinet&lt;/a&gt; adalah suatu alat yang digunakan dalam pekerjaan : persiapan bahan tanaman, penanaman, dan pemindahan tanaman dari sutu botol ke botol yang lain dalam kultur in vitro. Alat ini diberi nama Laminar Air Flow Cabinet, karena meniupkan udara steril secara kontinue melewati tempat kerja sehingga tempat kerja bebas dari, debu dan spora-spora yang mungkin jatuh kedalam media, waktu pelaksanaan penanaman. Aliran udara berasal dari udara ruangan yang ditarik ke dalam alat melalui filter pertama (pre-filter), yang kemudian ditiupkan keluar melalui filter yang sangat halus yang disebut HEPA (High efficiency Particulate Air FilterI), dengan menggunakan blower.&lt;br /&gt;Pada Laminar Air Flow Cabinet, terdapat 2 macam filter:&lt;br /&gt;1. Pre-filter, yang menggunakan saringan pertama terhadap debu-debu dan benda-benda yang kasar. Pori-porinya kira-kira 5 mm sehingga efisiensinya dapat mencapai 95 mm untuk objek-objek yang ≥ 5 mm.&lt;br /&gt;2. HEPA filter dengan pori-pori 0.3 (m dan terdapat pada bidang keluar udara kearah permukaan tempat kerja.&lt;br /&gt;Pre-filter harus sering dibersihkan dengan cacum cleaner dan sebaiknya diganti 1 tahun sekali. Namun HEPA filter diganti setelah melalui pemeriksaan dengan particulate count atau dengan alat yang disebut magnehelic gauge.&lt;br /&gt;Laminar air flow cabinet ada yang dilengkapi dengan lampu U.V., ada juga yang tanpa. Pada laminar air flow cabinet yang tidak dilengkapi dengan lampu U.V., blower harus dijalankan terus menerus walaupun laminar air flow cabinet tersebut sedang tidak dipergunakan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan ruang kerja didalam laminar air flow tersebut. Pada laminar air flow yang dilengkapi dengan lampu U.V., dianjurkan agar menyalakan lampu U.V. minimum 30 menit sebelum laminar air flow digunakan. Ketika laminar air flow sedang digunakan, lampu U.V. harus dimatikan, sedangkan blower dijalankan. Blower pada laminar air flow cabinet yang dilengkapi dengan lampu U.V., hanya dijalankan pada saat laminar air flow sedang digunakan.&lt;br /&gt;Alat-alat yang dimasukkan ke dalam Laminar Air Flow Cabinet:&lt;br /&gt;1. Lampu alkohol/Bacti cinerator.&lt;br /&gt;2. Wadah alkohol: botol/gelas piala ≥ 250 ml.&lt;br /&gt;3. Pinset, skalpel, gunting, dan jarum.&lt;br /&gt;4. Petri-dish steril.&lt;br /&gt;5. Disceting Microscope, bila sedang isolasi meristim.&lt;br /&gt;6. Kertas tissue/kapas.&lt;br /&gt;7. Sprayer berisi alkohol 70% (tidak harus dalam cabinet).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="cARA"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20IV%20STERILISASI/IV4%20Penggunaan%20Laminar%20Air%20Flow%20Cabinet.htm#Bacaan#Bacaan"&gt;CARA MENGGUNAKAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nyalakan lampu U.V., minimum selama 30 menit, sebelum laminar air flow digunakan. Hindarkan sinarnya dari badan dan mata.&lt;br /&gt;2. Siapkan semua alat-alat steril yang akan dipergunakan. Alat-alat yang dimasukkan ke dalam Laminar Air Flow Cabinet, disemprot terlebih dahulu dengan alcohol 70% atau spiritus.&lt;br /&gt;3. Meja dan dinding dalam LAF disemprot dengan alkohol 70% atau spiritus untuk mensterilkan LAF.&lt;br /&gt;4. Blower pada LAF dihidupkan untuk menjalankan air flow.&lt;br /&gt;5. Nyalakan lampu dalam LAF.&lt;br /&gt;6. LAF sudah siap untuk digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu diperhatikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan meletakkan lampu bunsen terlalu dekat dengan filter dan alkohol untuk merendam peralatan kultur.&lt;br /&gt;2. Jangan menumpuk alat-alat, botol-botol media, dan lain-lain benda di depan tempat bekerja sehingga menghalangi aliran udara.&lt;br /&gt;3. Jangan mencelupkan alat tanam dengan nyala api ke dalam alkohol (nyala api alkohol yang terdapat pada alat tanam, tidak terlihat dengan jelas di tempat&lt;br /&gt;yang terang HATI-HATI !!!).&lt;br /&gt;4. Jangan mendekati lampu bunsen, dengan tangan yang baru disemprot alkohol atau spiritus.&lt;br /&gt;5. Bersihkan Laminar Air Flow Cabinet, setelah selesai bekerja. Jangan meninggalkan botol bekas, kapas bekas, dan sebagainya di dalam LAF&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-4628665309490553190?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/4628665309490553190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=4628665309490553190&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4628665309490553190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4628665309490553190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/laminar-air-flow-cabinet-adalah-suatu.html' title=''/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2VuCL46uIg/Scj4D3xMdsI/AAAAAAAAAHM/RtFtAdwwMBM/s72-c/New+Picture+(6).png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-8654500437755084425</id><published>2009-03-24T08:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:08:45.210-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan Kultur'/><title type='text'>Teknik Sterilisasi Eksplan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dalam kultur jaringan, inisiasi kultur yang bebas dari kontaminan merupakan langkah yang sangat penting. Bahan tanaman dari lapangan mengandung debu, kotoran-kotoran, dan berbagai kontaminan hidup pada permukaannya. Kontaminan hidup dapat berupa cendawan, bakteri, serangga dan telurnya, tungau serta spora-spora. Bila kontaminan ini tidak dihilangkan, maka pada media yang mengandung gula, vitamin dan mineral, kontaminan terutama cendawan dan bakteri akan tumbuh secara cepat. Dalam beberapa hari, kontaminan akan memenuhi seluruh botol kultur. Eksplan yang tertutup kontaminan akhirnya mati, dapat sebagai akibat langsung dari serangan cendawan/bakteri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;           Pada beberapa jenis tanaman, ditemukan juga kontaminan yang berasal dari dalam jaringan tanaman, terutama bakteri. Bakteri-bakteri ini sampai sekarang belum diidentifikasi. Kontaminan internal ini sangat sulit diatasi, karena sterilisasi permukaan tidak menyelesaikan masalah. Pada bahan tanaman yang mengandung kontaminan internal, harus diberi perlakuan antibiotik atau fungisida yang sistemik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Setiap bahan tanaman mempunyai tingkat kontaminan permukaan yang berbeda, tergantung dari :&lt;br /&gt;1.     Jenis tanamannya.&lt;br /&gt;2.     Bagian tanaman yang dipergunakan.&lt;br /&gt;3.     Morfologi permukaan (misalnya: berbulu atau tidak).&lt;br /&gt;4.     Lingkungan tumbuhnya (green house atau lapangan)&lt;br /&gt;5.     Musim waktu mengambil (musim hujan/kemarau).&lt;br /&gt;6.     Umur tanaman (seedling atau tanaman dewasa).&lt;br /&gt;7.      Kondisi tanamannya (sakit atau dalam keadaan sehat).&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;            Keadaan ini menyulitkan penentuan suatu prosedur sterilisasi standard yang berlaku untuk semua tanaman. Juga sukar untuk menentukan prosedur standard yang dapat dipergunakan untuk suatu jenis tanaman yang berasal dari tempat berbeda. Setiap bahan tanaman harus ditentukan melalu percobaan pendahuluan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Dalam sterilisasi bahan tanaman, hal yang penting yang harus mendapat perhatian adalah bahwa sel tanaman dan kontaminan adalah sama-sama benda hidup. Kontaminasi harus dihilangkan tanpa mematikan sel tanaman. Di negara-negara tropis, kontaminasi permukaan ini biasanya merupakan hal yang cukup serius,  sehingga beberapa tahap sterilisasi harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="TEKNIK"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20IV%20STERILISASI/IV3%20Sterilisasi%20Bahan%20Tanaman.htm#Prosedur#Prosedur"&gt;Teknik Sterilisasi Eksplan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis bahan yang dapat dipergunakan dalam sterilisasi permukaan eksplan, antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 7. Macam- macam sterilan, kisaran konsentrasi dan lama waktu perendaman :&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;Bahan&lt;br /&gt;Konsentrasi&lt;br /&gt;Lama Perendaman&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Kalsium hipoklorid&lt;br /&gt;1-10%&lt;br /&gt;5-30 menit&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Narium hipoklorid&lt;br /&gt;1-2%&lt;br /&gt;7-15 menit&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Hidrogen peroksida&lt;br /&gt;3-10%&lt;br /&gt;5-15 menit&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Gas Klorin&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;1-4 jam&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Perak nitrat&lt;br /&gt;1%&lt;br /&gt;5.30 menit&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Merkuri klorid&lt;br /&gt;0.1-0.2%&lt;br /&gt;10-20 menit&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Betadine&lt;br /&gt;2.5-10%&lt;br /&gt;5-10 menit&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;Benlate&lt;br /&gt;2 gram/l&lt;br /&gt;20-30 menit&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;Antibiotik&lt;br /&gt;50 mg/l&lt;br /&gt;½-1jam&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;Alkohol&lt;br /&gt;70%&lt;br /&gt;½-1 menit&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahan sterilisasi ini, pada umumnya bersifat toxic terhadap jaringan tanaman. Pembilasan yang berkali-kali sesudah perendaman didalam larutan sterilisasi. Sangat perlu dilakukan untuk menghilangkan sisa-sisa bahan aktif yang menempel di permukaan bahan tanaman. Dalam sterilisasi, kadang-kadang digunakan dua atau lebih bahan sterilisasi misalnya: perendaman dalam alkohol dulu, kemudian dalam natrium hipoklorid dan dibilas. Dapat juga perendaman dimulai dengan larutan fungisida atau antibiotik, kemudian baru merkuri klorid, dan dibilas dengan air steril. Prosedur sama yang paling efektif, harus ditentukan melalui percobaan pendahuluan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Sterilisasi bahan tanaman (misalnya: tunas kentang atau kencur), dimulai dengan pencucian dan pembuangan bagian-bagian yang kotor dan mati di bawah pancuran air ledeng. Pencucian dapat dilakukan dengan menggunakan detergen lembut. Kadang-kadang bahan yang sudah bersih, dibiarkan dibawah pancuran air selama 1.2-1 jam untuk memecahkan koloni kontaminan pertaminan permukaan, agar koloni-koloni tersebut peka terhadap bahan-bahan sterilisasi  (Gunawan,  1988).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            Bahan yang sudah bersih dikecilkan sampai ukuran tertentu. Ukuran ini harus lebih besar dari ukuran eksplan yang direncanakan. Bahan kemudian direndam dalam larutan fungisida dan/atau antibiotic. Setelah waktu perendaman tercapai, bahan ditiriskan dan dibawa masuk ke dalam laminar air flow cabinet. Prosedur lain dijalankan di dalam laminar air flow cabinet. Bahan-bahan tanaman dicelup dulu selama ½ menit dalam alcohol 70%, kemudian dimasukkan kedalam larutan natrium/kalsium hopoklorit yang diberi beberapa tetes bahan surfactant sepertti Tritone-x, Tween 20, atau Tween 80. Setelah waktu perendaman dalam larutan natrium/kalsium hipoklorid tercapai, bahan tanaman dibilas 3 kali dalam aquadest steril selama 10 menit untuk tiap pembilasan. Setelah semua prosedur tersebut dijalankan, berarti bahan tanaman sudah siap untuk ditanam.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;Masing-masing peneliti dan laboratorium dapat mengembangkan sendiri, cara yang paling efektif untuk keadaan setempat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;          Dalam laboratorium yang mempunyai pompa vacuum, sterilisasi dapat dilakukan dalam keadaan vacuum dan dikocok dengan meletakkan botol di atas magnetic-stirrer. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi sterilisasi. Ke dalam larutan juga ditambahkan surfactant beberapa tetes.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;          Bila gas klorin yang digunakan, maka prosedur harus dilakukan dalam fume hood atau lemari asam. Gas klorin dapat diperoleh dengan cara: 50 ml Clorox (bahan pemutih komersial/bleach), ditambah dengan 5 ml HCL pekat. HCL pekat tidak ditambahkan sekaligus, tetapi mula-mula 3 ml dulu, sesudah 3 menit dapat ditambahkan yang 2ml. Bahkan tanaman yang akan disterilkan misalnya umbi kentang dan wadah yang berisi Clorox + HCL dimasukkan ke dalam botol besar yang tertutup&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;          Untuk menghindarkan pemborosan media perlakuan , bahan tanaman tidak langsung ditanam di dalam media perlakuan . Eksplan terlebih dahulu di tanam di  dalam media preconditioning yang merupakan media komposisi dasar tanpa hormone, untuk menguji keefektifan prosedur sterilisasi. Setelah 3 – 7 hari di dalam media pre-conditioning dan tidak menunjukkan gejala kontaminasi yang berlebih-lebihan, sebaiknya dibuang. Untuk eksplan yang sukar diperoleh dan masih menunjukkan intergritas yang baik setelah sterilisasi pertama, sterilisasi kedua dapat dilakukan bila kontaminasi masih muncul di permukaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;          Dalam kasus kontaminasi internal, langkah yang dapat diambil adalah perendaman bahan tanaman yang sudah dicuci bersih, didalam larutan antibiotik selama 4 – 5 jam. Kemudian prosedur selanjutnya, sama dengan sterilisasi permukaan bahan tanaman yang lain. Tindakan ini menolong keadaan tanman dengan kontaminan internal yang berupa bakteri. Cara lain yang dapat ditempuh, adalah menambahkan antibiotic yang tepat kedalam media tumbuh. Apabila antibiotik yang digunakan termasuk yang heat-labile, maka antibiotik tidak dimasukkan ke dalam media sebelum sterilisasi dengan autoklaf. Media di autoklaf tersendisi dan antibiotic ditambhkan setelah difiltrasi dengan micro-filter dengan pori-pori  0.2 um.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-8654500437755084425?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/8654500437755084425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=8654500437755084425&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8654500437755084425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/8654500437755084425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/teknik-sterilisasi-eksplan.html' title='Teknik Sterilisasi Eksplan'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-7437315660169634341</id><published>2009-03-24T07:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:10:24.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Laboratorium'/><title type='text'>RUANG ISOLASI DAN PENANAMAN</title><content type='html'>Ruang isolasi sering diistalahkan dengan ruang steril atau ruang tabur. Ruangan ini untuk skala laboratories biasanya tidak begitu luas karena biasanya berisi satu laminar air flow yang diperuntukkan untuk seorang atau dua orang bekerja di dalamnya, akan tetapi untuk skala industri ruangan ini biasanya luas atau sangat luas tergantung berapa kapasitas orang yang bekerja sacara bersama-sama seperti gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;Ruang penabur harus selalu terjaga kebersihannya atau kesterilannya. Setiap akan dan selesai kegiatan penanaman eksplan selalu dibersihkan dan disterilkan menggunakan alcohol 70% atau spiritus, terutama pada meja laminar air flow, sedangkan lantai dan dinding ruangan dibersihkan dengan larutan pembersih lantai yang dilengkapi oleh desinfektan.&lt;br /&gt;Di dalam ruangan Laminar air flow biasanya dilengkapi dengan lampu UV untuk sterilisasi ruangan di dalam LAF tersebut. Alat-alat yang selalu tersedia di dalam ruangan penabur selain LAF, adalah lampu Bunsen, hand sprayer, peralatan untuk isolasi eksplan yang sudah disterilkan dan rak dorong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Gambar 10. Contoh ruangan penabur untuk skala industri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik kultur jaringan akan berhasil sukses bila dikerjakan di dalam laboratorium yang bersih dan steril, ruangan yang kering dan dilengkapi untuk memproteksi spora udara dari mikroorganisme. Sangat dianjurkan ruangan selalu bebas dari debu, sebelum melakukan segala aktifitas. Kultur jaringan tanaman harus diinkubasikan di bawah kondisi temperatur, pencahayaan, fotoperiode, kelembaban dan sirkulasi udara yang terkontrol.&lt;br /&gt;Ruang inkubasi kultur biasanya merupakan ruang besar dengan kemungkinan perluasan bila diperlukan. Pertambahan kultur terjadi secara periodik disebabkan pertumbuhan satu jenis atau penambahan jenis kultur baru. Kultur yang tumbuh dan telah memperbanyak diri, secara teratur harus disubkultur. Tergantung dari jenis tanaman dan besarnya wadah kultur, subkultur dapat dilakukan setiap 4-6 minggu sekali. Hal ini berarti tiap bulan ada pelipatan jumlah kultur.&lt;br /&gt;                Botol kultur, biasa diatur pada rak-rak terbuka yang bersusun untuk menghemat area. Jarak antara tiap lapisan rak pada umumnya 40-50 cm. Jarak antara rak harus diatur sedemikian rupa sehingga memudahkan lalu lintas pemeriksaan kultur. Di dalam ruang kultur pada keadaan tersusun di rak, lingkungan fisik pertumbuhan diatur sedemikian rupa sehingga mendukung pertumbuhan yang optimal. Studi yang sistematik tentang efek lingkungan ruang kultur untuk tiap tahap pertumbuhan eksplan, sangat jarang dilakukan. Namun secara garis besar, ruang kultur harus mempunyai pengaturan terhadap temperatur dan cahaya.&lt;br /&gt;                Eksplan memang sudah dipenuhi kebutuhan karbohidrat dari gula dan media, sehingga cahaya untuk keperluan fotosintetis tidak begitu mendesak, tetapi cahaya amat penting untuk pengendalian perkembangan eksplan. Unsur-unsur dari cahaya yang perlu diperhatikan adalah kwalitas cahaya, panjang penyinaran, dan intensitas cahaya. Temperatur ruang kultur juga menentukan respon fisiologi kultur dan kecepatan pertumbuhannya.&lt;br /&gt;                &lt;a name="Kualitas"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II4%20%20Kultur%20Ruang%20Kultur.htm#Intensitas#Intensitas"&gt;Kualitas cahaya.&lt;/a&gt; Cahaya putih merupakan cahaya yang baik untuk pertumbuhan kultur. Lampu fluorescent biasa digunakan sebagai sumber cahaya dalam ruang kultur. Keseimbangan spektrum lampu fluorescent sangat baik dan sangat efisien dalam penggunaan energi bila dibandingkan dengan lampu pijar. Bentuk lampu memungkinkan penyebaran cahaya yang baik, dengan panas yang dikeluarkan relatif rendah. Pada lampu pijar, hampir 90 persen merupakan energi panas sehingga mempengaruhi temperatur ruangan. Kadang-kadang pada kultur tertentu, campuran cahaya dari lampu pijar dan fluorescent memberi pertumbuhan yang lebih baik.&lt;br /&gt;                &lt;a name="Intensitas"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II4%20%20Kultur%20Ruang%20Kultur.htm#Suhu#Suhu"&gt;Intensitas cahaya&lt;/a&gt;. Intensitas cahay yang baik dari lampu fluorescent adalah antara 1000-400 ft-c (1000-4000 lux). Murashige menyatakan bahwa pengaruh penyinaran dalam pertumbuhan asparagus, Gerbera, dan Saxifraga secara in vitro, yang terbaik dalah 1000 ft-c untuk multiplikasi tunas, dan 300-1000 ft-c untuk perakaran tunas. Intensitas cahaya diatur dengan menempatkan jumlah lampu dengan kekuatan tertentu pada jarak antara 40-50 cm dari tabung kultur, untuk luas area tertentu.&lt;br /&gt;                Panjang penyinaran. Total cahaya yang dibutuhkan suatu tanaman merupakan fungsi dari periode penyinaran. Berapa lama cahaya harus diberikan, tergantung dari jenis tanaman dan respon yang diinginkan. Ada kultur yang membutuhkan penyinaran terus-menerus, tapi banyak juga penelitian yang memperoleh hasil bahwa penggunaan panjang penyinaran selama 14-16 jam memberikan hasil yang baik. Pada tanaman tertentu membutuhkan penyinaran 10 jam, dan sebagainya. Panjang penyinaran diatur dengan alat automatic time switch atau lebih umum disebut timer.&lt;br /&gt;                &lt;a name="Suhu"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II4%20%20Kultur%20Ruang%20Kultur.htm#Ruang#Ruang"&gt;Temperatur.&lt;/a&gt; Temperatur di dalam ruang kultur diharapkan dapat diatur. Bila dapat, temperatur antara periode gelap dan terang diatur berbeda sehingga proses fisiologis yang diinginkan dapat terjadi. Banyak laporan menyatakan bahwa temperatur yang baik untuk pertumbuhan tanaman dalam in vitro antara 25-280 C yang merupakan suhu ruangan normal. Beberapa perlakuan khusus kadang-kadang membutuhkan suhu yang rendah, misalnya untuk pengumbian pada kultur kentang, suhu yang diperlukan adalah 18-20o C. Suhu ruangan di negara tropis dapat diturunkan dengan pemasangan AC. Pemakain AC mutlak, karena ruang kultur merupakan ruang tertutup yang sedikit sekali mempunyai aliran udara bebas.&lt;br /&gt;                Alat-alat yang diperlukan dalam ruang kultur adalah :&lt;br /&gt;1.       &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20RAK%20KULTUR.pdf"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20RAK%20KULTUR.pdf"&gt;Rak-rak kultur&lt;/a&gt; 3-4 tingkat dengan lampu fluorescent atau lampu TL.&lt;br /&gt;2.       Timer untuk mengatur lama penyinaran.&lt;br /&gt;3.       AC dan remote untuk mengatur temperature.&lt;br /&gt;4.       &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20MIKROSKOP.pdf"&gt;Mikroskop binokuler dan mikroskop inverted&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;5.       Alat-alat penunjang (kertas millimeter, penggaris, alat pembesar, dan sebagainya).&lt;br /&gt;6.       &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20SHAKER.pdf"&gt;Shaker&lt;/a&gt;  horizontal dan &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/FERMENTOR.pdf"&gt;fermentor&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;7.       Tangga-tangga pendek untuk keperluan memeriksa kultur di rak yang tinggi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-7437315660169634341?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/7437315660169634341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=7437315660169634341&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7437315660169634341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7437315660169634341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/ruang-isolasi-dan-penanaman.html' title='RUANG ISOLASI DAN PENANAMAN'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-4760092502582782577</id><published>2009-03-24T07:34:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:10:57.893-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Laboratorium'/><title type='text'>Tata Tertib Dan Keselamatan Kerja di Dalam Laboratorium Kultur Jaringan</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a name="Peraturan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II1%20Kultur%20Ruang%20Persiapan.htm#Penggunaan#Penggunaan"&gt;Tata Tertib Dan Keselamatan Kerja di Dalam Laboratorium Kultur Jaringan&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Jumlah orang yang di dalam ruangan  kultur jaringan usahakan sesedikit mungkin atau yang berkepentiangan saja, usahakan tidak sampai berjubel-jubel.&lt;br /&gt;2. Usahakan ruangan selalu bersih dari barang-barang yang kotor, barang yang kotor usahakan untuk segera dicuci atau dibersihkan.&lt;br /&gt;3. Tidak diperkenankan menyimpan atau melakukan kegiatan makan dan minum di Ruang penabur/ steril dan ruang inkubator  &lt;br /&gt;4. Pastikan sebelum meninggalkan ruang inkubator pintu inkubator dalam keadaan tertutup rapat. &lt;br /&gt;5. Semua bahan kimia  yang masih baru dan akan dibuka harus diberi label: inisial nama pembuka  dan tanggal dibukanya tutup segel tersebut. Begitu juga bila menyimpan larutan kimia atau larutan stok yang baru dibuat, harus diberi label: Nama senyawa, konsentrasi dan tanggal dibuat lalutan.&lt;br /&gt;6. Hati-hati dalam membuang pecahan pipet pastur, peralatan gelas, bekas jarum suntik, sebaiknya diletakkan dalam wadah tersendiri yang aman dari jangkauan orang.&lt;br /&gt;7. Hemacytometer harus dicuci menggunakan alkohol 70% dan dibungkus sebelum disimpan, jangan ditinggalkan disembarang tempat.&lt;br /&gt;8. Usahakan bersihkan tempat kegiatan (meja) dari tumpahan cairan atau serpihan bahan tanam atau media dengan menggunakan alkohol 70% dan jangan meninggalkan meja dalam keadaan kotor, pastikan selesai tepat pada waktunya, sehingga tidak merepotkan orang yang akan bekerja setelah anda.&lt;br /&gt;9. Jangan lupa mengisi buku kerja lab yang telah tersedia di lab. Apa yang telah dikerjakan pada hari, tanggal dan jam tersebut.&lt;br /&gt;10. Jangan menggunakan pipet yang masih tertutup kapas, pastikan kapas dibuka terlebih dahulu sebelum digunakan.&lt;br /&gt;11. Letakan semua peralatan yang telah digunakan dan telah dicuci pada tempatnya bila tidak tahu atau tidak dapat meletakkan pada tempatnya, bertanyalah atau minta tolonglah kepada laboran untuk membantunya.&lt;br /&gt;12. Ruang di dalam kulkas sangat terbatas, aturlah tempat media anda sehingga tidak memenuhi isi kulkas.&lt;br /&gt;13. Usahakan jangan menggunakan larutan stok orang lain tanpa permisi, bila ingin menggunakannya hendaknya bertanya dan minta izin terlebih dahulu.&lt;br /&gt;14. Tekan off laminar air flow setelah selesai kegiatan dan tekan on pada lampu UV  setelah meja LAF dibersihkan.&lt;br /&gt;15. Usahakan seminimal mungkin membuka dan menutup ruang incubator.&lt;br /&gt;16. Sebelum bekerja bila menggunakan sarung tangan jangan lupa sarung tangan disemprot menggunakan alcohol 70% atau spiritus. Bila tidak menggunakan sarung tangan maka telapak tangan harus dilap dengan alcohol 70% atau disemprot spiritus terhebih dahulu sebelum bekerja.&lt;br /&gt;17. Pastikan semua peralatan seperti skalpei, pinset, cawan Petri, botol kultur disemprot menggunakan alcohol 70% atau spiritus.&lt;br /&gt;18. Bila kultur terkontaminasi, kuiltur tersebut segera dikeluarkan dari ruang incubator dan tutup aluminium foil tidak diperkenankan dibuka diruang inkubator tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Penggunaan"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Pemakaian Alat dan Instrument Lab&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pastikan bila anda tahu cara mengoperasikannya, bila belum tahu tata caranya mintalah bantuan kepada laboran untuk membantu anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Penggunaan Timbangan Analitik/mikro&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pintu dorong timbangan pastikan tertutup bila timbangan tidak digunakan.&lt;br /&gt;Setelah menimbang, bersihkan piringan timbangan dan ruangan disekitar piringan dengan menggunakan kuas atau sikat. Jangan pernah membebani piringan jika timbangan tidak digunakan.&lt;br /&gt;Tidak boleh menimbang barang melebihi 100 gram atau kapasitas untuk timbangan mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Penggunaan pH Meter&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Letakan pH-meter pada keadaan standby  on jika tidak dipakai; jangan ditekan off.&lt;br /&gt;Siramlah electrode  dengan aquadest perlahan sebelum digunakan. Siramlah  electrode  dengan aquadest kembali sesudah digunakan dan letakan pada silinder  kembali.&lt;br /&gt;Jangan dibiarkan  elektrode diluar larutan pada waktu yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang stok sangat diperlukan untuk menyimpan larutan stok makronutrien, mikronutrien, senyawa khelat (Fe-EDTA), vitamin dan zat pengatur tumbuh. Pada skala laboratories ruang stok cukup kulkas (refrigerator), freezer, akan tetapi untuk skala industri  dibutuhkan ruangan yang lebih besar, sehingga ruang ini berupa kamar yang berukuran sesuai kebutuhan, misalnya berukuran 3 x 3 x 3 m3 . &lt;br /&gt;Untuk meningkatkan efisiensi kerja dalam pelaksanaan kultur jaringan, keperluan dalam tiap tahapan kerja sudah direncanakan terlebih dahulu. Sebelum pekerjaan penanaman baru dan subkultur rutin dilakukan, media tumbuh sudah dipersiapkan minimum 3 hari sebelum diperlukan. Media-media yang dipersiapkan ini harus disimpan di ruang yang dingin dan gelap. Ruang untuk penyimpanan media-media yang disediakan ini disebut ruang stok. Ruang stok harus berhubungan langsung 2 arah, satu arah dengan ruang persiapan dan arah lain dengan ruang transfer. Kebersihan ruangan harus diperhatikan. Tidak ada alat-alat yang diletakkan dalam ruang stok, Hanya perlu rak-rak untuk meletakkan media. Larutan stok yang sudah mengalami pengendapan atau terkontaminasi sebaiknya tidak digunakan lagi dan segera dikeluarkan dari ruang stok supaya tidak memenuhi ruangan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-4760092502582782577?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/4760092502582782577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=4760092502582782577&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4760092502582782577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4760092502582782577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/tata-tertib-dan-keselamatan-kerja-di.html' title='Tata Tertib Dan Keselamatan Kerja di Dalam Laboratorium Kultur Jaringan'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1180475126476807896</id><published>2009-03-24T07:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:12:07.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Laboratorium'/><title type='text'>Laboratorium dan Organisasi Kultur Jaringan</title><content type='html'>Dalam kultur jaringan, pertumbuhan eksplan atau inokulum diusahakan dalam lingkungan aseptik dan terkendali. Implikasi dari keadaan ini adalah bahwa setiap langkah dalam pelaksanaanya harus dilakukan dalam laboratorium. Laboratorium yang efektif merupakan salah satu unsur penting yang ikut menentukan keberhasilan suatu kegiatan, baik untuk keperluan peneletian, maupun produksi. Laboratorium kultur jaringan sebaiknya mempunyai pembagian ruangan yang diatur sedemikian rupa sehingga setiap kegiatan terpisah satu dengan yang lainya, tetapi juga saling berhubungan dan mudah dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penataan ruangan dalam laboratorium, dikaitkan dengan langkah-langkah dalam prosedur kultur jaringan dan alat-alat yang diperlukan. Kegiatan kultur jaringan di dalam laboratorium, dibagi dalam 3 kelompok yaitu : (1) Persiapan media dan bahan tanaman. (2) Isolasi dan penanaman. (3) Inkubasi dan penyinaran kultur.&lt;br /&gt;Masing-masing kegiatan harus terpisah satu dengan lainya, dengan peralatan yang tersendiri, karena kegiatan-kegiatan tersebut, maka ruangan yang dibutuhkan adalah :&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II1%20Kultur%20Ruang%20Persiapan.htm"&gt;Ruang persiapan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II2%20Kultur%20Ruang%20Stok.htm"&gt;ruang stok&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II3%20%20RUANG%20ISOLASI%20DAN%20PENANAMAN.htm"&gt;Ruang isolasi dan penanaman.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II4%20%20Kultur%20Ruang%20Kultur.htm"&gt;Ruang kultur.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Ruang kantor.&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/II4%20%20Kultur%20Ruang%20Kultur.htm#Ruang"&gt;Ruang mikroskop atau ruang analisa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang kultur biasanya merupakan ruang yang terbesar dari ruang laboratorium dan harus dipikirkan kemungkinan perluasan. Ruang persiapan dan ruang transfer tergantung dari jumlah dan besar alat-alat, sedangkan ruang stok merupakan ruangan terkecil dan tergantung dari macam pekerjaan, kadang-kadang dibutuhkan ruang mikroskop dan/atau ruang analisa. Ukuran tiap ruangan sangat tergantung dari: A. Alat-alat yang dipergunakan; B. Jumlah personalisa yang terlibat; C. Tujuan pekerjaan; D. kapasitas produksi; E. Biaya yang tersedia.&lt;br /&gt;Ruangan laboratorium harus dijaga tetap bersih, serta bebas dari hewan kecil seperti tikus dan insek (lalat, semut, kecoa dan lain-lain). Sarana dasar seperti : aliran listrik yang cukup, air yang lancar, dan gas, merupakan perlengkapan yang dapat dikatakan harus dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Pendahuluan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang ini merupakan bagian pusat kegiatan laboratories dimana sebagian besar aktifitas kegiatan dikerjakan diruang ini. Aktifitas-aktifitas yang dikerjakan disini antara lain mempersipakan media kultur dan bahan tanaman yang akan dipergunakan, sebagai tempat mencuci alat-alat laboratorium dan tempat menyimpan alat-alat gelas. Fasilitas yang dibutuhkan dalam ruangan ini adalah meja tempat meletakkan alat-alat pemanas, meja untuk alat-alat timbang, meja untuk bekerja dan tempat mencuci.&lt;br /&gt;Persiapan media meliputi penimbangan bahan, pengenceran media, penuangan ke dalam wadah kultur dan sterilisasi. Persiapan bahan tanaman meliputi pencucian kotoran-kotoran dari lapangan, pembuangan dan pemotongan bagian-bagian yang tidak diperlukan serta perlakuan awal untuk mengurangi sumber kontaminasi yang ada pada permukaan bahan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan yang diletakkan dalam ruangan ini terdiri dari :&lt;br /&gt;1. Timbangan analitik timbangan makro.&lt;br /&gt;2. Refrigerator , Freezer dan &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20Desikator.pdf"&gt;desikator.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Hot plate yang dilengkapi stirrer atau kompor gas&lt;br /&gt;4. Stirrer dengan magnetic stirrer.&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20Autoklaf.pdf"&gt;Autoklaf vertical atau horizontal&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;6. Microwave oven.&lt;br /&gt;7. pH meter.&lt;br /&gt;8. agar dispenser.&lt;br /&gt;9. Oven.&lt;br /&gt;10. Destiltor&lt;br /&gt;11. Water bath yang dilengkapi pengatur temperatur&lt;br /&gt;12. Centrifuge dan Vortex&lt;br /&gt;13. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20II%20org%20lab/GB%20PERALATAN%20GELAS.pdf"&gt;Alat-alat gelas standard&lt;/a&gt;, antara lain: labu takar berbagai ukuran, pipet biasa dan mikro pipet, erlenmeyer berbagai ukuran (100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml), gelas piala berukuran (100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml), pengaduk gelas, wadah kultur : botol, tabung reaksi, cawan petri, gelas ukur dalam berbagai ukuran.&lt;br /&gt;17. Alat untuk mencuci.&lt;br /&gt;18. Rak-rak pengering.&lt;br /&gt;19. Lemari alat-alat, bahan kimia, serta bahan-bahan lain (alumunium foil, kertas timbang, karet gelang dan sebagainya).&lt;br /&gt;20. Alat-alat kecil: spatula, pisau , scalpel dan pinset.&lt;br /&gt;21. Fume hood (ruang asam)&lt;br /&gt;22. Hood tempat penimbangan bahan-bahan yang carcinogenic.&lt;br /&gt;23. Kereta dorong (cart) untuk memudahkan pemindahan alat-alat dan media dari ruang satu ke ruang lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1180475126476807896?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1180475126476807896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1180475126476807896&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1180475126476807896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1180475126476807896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/dalam-kultur-jaringan-pertumbuhan.html' title='Laboratorium dan Organisasi Kultur Jaringan'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3522295990801588002</id><published>2009-03-24T07:24:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:12:41.263-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Laboratorium'/><title type='text'>Landasan dan Tipe Kultur Jaringan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Landasan kultur jaringan didasarkan atas tiga kemampuan dasar dari tanaman, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1.      Totipotensi   adalah potensi atau kemampuan dari sebuah sel untuk tumbuh dan berkembang menjadi tanaman secara utuh jika distimulasi dengar benar dan sesuai. Implikasi dari totipotensi adalah bahwa semua informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme terdapat di dalam sel. Walaupun secara teoritis seluruh sel bersifat totipotensi, tetapi yang mengekspresikan keberhasilan terbaik adalah sel yang meristematik.&lt;br /&gt;2.      Rediferensiasi    adalah kemampuan sel-sel masak (mature) kembali menjadi ke kondisi meristematik dan dan berkembang dari satu titik pertumbuhan baru yang diikuti oleh rediferensiasi yang mampu melakukan reorganisasi manjadi organ baru.&lt;br /&gt;3.      Kompetensi    menggambarkan potensi endogen dari sel atau jaringan untuk tumbuh dan berkembang dalam satu jalur tertentu. Cantohnya embrioagenikali kompeten cel adalah kemampuan untuk berkembang menjadi embrio funsional penuh. Sebaliknya adalah non-kompeten atau morfogenetikali tidak mempunyai kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="Tipe"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20I%20PENDAHULUAN/I%20Pendahuluan.htm#Istilah#Istilah"&gt;&lt;strong&gt;Tipe-tipe Kultur Jaringan&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kultur jaringan (tissue culture) sampai saat ini digunakan sebagai suatu istilah umum yang meliputi pertumbuhan kultur secara aseptik dalam wadah yang umumnya tembus cahaya. Sering kali kultur aseptik disebut juga kultur in vitro yang artinya sebenarnya adalah kultur di dalam gelas.&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaannya dijumpai beberapa tipe-tipe kultur, yakni:&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20I%20PENDAHULUAN/Gb.%20Kultur%20biji.pdf"&gt;Kultur biji&lt;/a&gt;   (seed culture), kultur yang bahan tanamnya menggunakan biji atau seedling.&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20I%20PENDAHULUAN/Gbr%20%20KULTUR%20ORGAN.pdf"&gt;Kultur organ&lt;/a&gt;   (organ culture), merupakan budidaya yang bahan tanamnya menggunakan organ, seperti: ujung akar, pucuk aksilar, tangkai daun, helaian daun, bunga, buah muda, inflorescentia, buku batang, akar dll.&lt;br /&gt;3. Kultur kalus   (callus culture), merupakan kultur yang menggunakan jaringan (sekumpulan sel) biasanya berupa jaringan parenkim sebagai bahan eksplannya.&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20I%20PENDAHULUAN/Gb%20kultur%20suspensi.pdf"&gt;Kultur suspensi sel&lt;/a&gt;    (suspension culture) adalah kultur yang menggunakan media cair dengan pengocokan yang terus menerus menggunakan shaker dan menggunakan sel atau agregat sel sebagai bahan eksplannya, biasanya eksplan yang digunakan berupa kalus atau jaringan meristem.&lt;br /&gt;5. Kultur protoplasma. eksplan yang digunakan adalah sel yang telah dilepas bagian dinding selnya menggunakan bantuan enzim. Protoplas diletakkan pada media padat dibiarkan agar membelah diri dan membentuk dinding selnya kembali. Kultur protoplas biasanya untuk keperluan hibridisasi somatik atau &lt;a href="http://e-learning.unram.ac.id/KulJar/BAB%20I%20PENDAHULUAN/GB%20TEKNIK%20FUSI%20PROTOPLAS.pdf"&gt;fusi sel soma&lt;/a&gt; (fusi 2 protoplas baik intraspesifik maupun interspesifik).&lt;br /&gt;6. Kultur haploid adalah kultur yang berasal dari bagian reproduktif tanaman, yakni: kepalasari/ anther (kultur anther/kultur mikrospora), tepungsari/ pollen (kutur pollen), ovule (kultur ovule), sehingga dapat dihasilkan tanaman haploid.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3522295990801588002?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3522295990801588002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3522295990801588002&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3522295990801588002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3522295990801588002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/landasan-dan-tipe-kultur-jaringan.html' title='Landasan dan Tipe Kultur Jaringan'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5266685329498329859</id><published>2009-03-24T07:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:13:30.042-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Sejarah Budidaya/Kultur Jaringan Tumbuhan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Tokoh-tokoh yang berperan dalam sejarah dimulainya pengetahuan kultur jaringan antara lain adalah:&lt;br /&gt;1.     Orang yang melakukan kultur jaringan adalah Gottlieb Haberlant pada tahun 1902.&lt;br /&gt;2.     Tahun 1904 Hannig melakukan kultur embrio pada tanaman cruciferae.&lt;br /&gt;3.     Knudson berhasil mengecambahkan anggrek secara in vitro di tahun 1922, pada tahun yang sama Robbins mengkulturkan ujung akar secara in vitro.&lt;br /&gt;4.     Gautheret, nobecourt dan White yang menemukan auxin dan telah berhasil membudidayakan kalus pada tahun 1939.&lt;br /&gt;5.     Skoog dkk. telah menemukan sitokinin dan orang pertama yang sukses dalam melakukan kultur jaringan pada tahun 1939.&lt;br /&gt;6.     Tahun 1940 Gautheret melakukan ku.ltur jaringan kambim secara in vitro pada tanaman Ulmus untuk study pembentukan tunas adventif.&lt;br /&gt;7.     Tahun 1941 Penggunaan air kelapa untuk campuran media dalam kultur Datura oleh van Overbeek.&lt;br /&gt;8.     Pembentukan tunas adventif pertama pada kultur tembakau secara in vitro oleh Skoog pada tahun 1944.&lt;br /&gt;9.     Baru pada tahun 1946, tanaman lengkap pertama dapat dihasilkan dari eksplan kultur tunas ujung pada Lupinus dan Tropaeolum oleh Ball.&lt;br /&gt;10.  Pada tahun 1950 Ball mencoba menanam jaringan kalus tanaman Sequoia sempervirens dan dapat menghasilkan organ.&lt;br /&gt;11.  Muir berhasil menumbuhkan tanaman lengkap dari kultur sel tunggal pada tahun 1954.&lt;br /&gt;12.  Tahun 1955 Miller dkk. Menemukan kinetin yang dapat memacu pembelahan sel.&lt;br /&gt;13.  Produksi tanaman haploid pertama dihasilkan oleh Guha pada tahun 1964.&lt;br /&gt;14.  Laminar air flow digunakan pertamakali pada akhir tahun 60-an.&lt;br /&gt;15.  Power mencoba melakukan penyatuan (fusi) protoplas pertama kali pada tahun 1970.&lt;br /&gt;16.  Baru pada tahun 1971 tanaman lengkap dihasilkan dari eksplan protoplas oleh Takebe.&lt;br /&gt;17.  Untuk mendapatkan tanaman yang tahan penyakit, Larkin pada tahun 1981 mengadakan penelitian variasi somaklonal yang pertama kali.&lt;br /&gt;18.  Salah satu cara untuk mendapatkan kultuvar unggul adalah dengan melakukan transformasi. Transformasi sel pertama dilakukan oleh Horch pada tahun 1984.&lt;br /&gt;19.  Trasformasi tanaman pertama dilakukan oleh IPTC pada tahun 1986.&lt;br /&gt;20.  Transformasi wheat oleh Vasil pada tahun 1992.&lt;br /&gt;21.  Pada tahun 1996 pelepasan pertama tanaman hasil transformasi genetik. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5266685329498329859?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5266685329498329859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5266685329498329859&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5266685329498329859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5266685329498329859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/sejarah-budidayakultur-jaringan.html' title='Sejarah Budidaya/Kultur Jaringan Tumbuhan'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-1874493182015560242</id><published>2009-03-13T19:11:00.001-07:00</published><updated>2009-05-07T03:14:09.576-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Pengantar  Ilmu Kultur Jaringan Tanaman</title><content type='html'>Kultur jaringan bila diartikan ke dalam bahasa Jerman disebut Gewebe kultur atau tissue culture (Inggris) atau weefsel kweek atau weefsel cultuur (Belanda). &lt;br /&gt;Kultur jaringan atau budidaya in vitro adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma, sel, jaringan atau organ yang serba steril, ditumbuhkan pada media buatan yang steril, dalam botol kultur yang steril dan dalam kondisi yang aseptik, sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbayak diri dan beregenerasi menjadi tanaman yang lengkap.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dasar teori yang digunakan adalah teori totipotensi yang ditulis oleh SCHLEIDEN dan SCHWANN (Suryowinoto dan Suryowinoto, 1977) yang menyatakan bahwa teori totipotensi adalah bagian tanaman yang hidup mempunyai totipotensi, kalau dibudidayakan di dalam media yang sesuai, akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang sempurna, artinya dapat bereproduksi, berkembang biak secara normal melalui biji atau spora. &lt;br /&gt;Teknik kultur jaringan menuntut syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi dalam pelaksanaannya. Syarat pokok pelaksanaan kultur jaringan adalah laboratorium dengan segala fasilitasnya. Laboratorium harus menyediakan alat-alat kerja, sarana pendukung terciptanya kondisi aseptik terkendali dan fasilitas dasar seperti, air listrik dan bahar bakar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan kultur jaringan memerlukan juga perangkat lunak yang memenuhi syarat. Dalam melakukan pelaksanaan kultur jaringan, pelaksana harus mempunyai latar belakang ilmu-ilmu dasar tertentu yaitu botani, fisiologi tumbuhan ZPT, kimia dan fisika yang memadai. Pelaksana akan berkecimpung dalam pekerjaan yang berhubungan erat dengan ilmu-ilmu dasar tersebut. Pelaksana akan banyak berhubungan dengan berbagai macam bahan kimia, proses fisiologi tanaman (biokimia dan fisika) dan berbagai macam pekerjaan analitik. Kadang-kadang latar belakang pengetahuan tentang mikrobiologi, sitologi dan histologi. Pelaksana juga dituntut dalam hal ketrampilan kerja, ketekunan dan kesabaran yang tinggi serta harus bekerja intensif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan kultur jaringan meliputi: persiapan media, isolasi bahan tanam (eksplan), sterilisasi eksplan, inokulasi eksplan, aklimatisasi dan usaha pemindahan tanaman hasil kultur jaringan ke lapang. Pelaksana harus bekerja dengan teliti dan serius, karena setiap tahapan pekerjaan tersebut memerlukan penanganan tersendiri dengan dasar pengetahuan tersendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasan ini akan dibicarakan tentang beberapa pengetahuan antara lain tentang: &lt;br /&gt;1.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Sejarah Budidaya Jaringan Tumbuhan &lt;br /&gt;2. Landasan Kultur Jaringan &lt;br /&gt;3. Tipe-tipe Kultur Jaringan &lt;br /&gt;4. Istilah-istilah Dalam Kultur Jaringan &lt;br /&gt;5. Peranan Kultur Jaringan &lt;br /&gt;6. Bahan Bacaan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-1874493182015560242?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/1874493182015560242/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=1874493182015560242&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1874493182015560242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/1874493182015560242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/03/pengantar-ilmu-kultur-jaringan-tanaman.html' title='Pengantar  Ilmu Kultur Jaringan Tanaman'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-6307183678792797170</id><published>2009-02-11T01:01:00.002-08:00</published><updated>2009-05-07T03:14:45.328-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>Kloning Domba Dolly</title><content type='html'>&lt;h1 class="firstHeading" id="firstHeading"&gt;Domba Dolly&lt;/h1&gt; &lt;div id="bodyContent"&gt; &lt;h3 id="siteSub"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/h3&gt;  &lt;div id="jump-to-nav"&gt;Langsung ke: &lt;a href="#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="#searchInput"&gt;cari&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- start content --&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a class="image" title="Domba Dolly" href="/wiki/Berkas:Dollyscotland.JPG"&gt;&lt;img class="thumbimage" alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/69/Dollyscotland.JPG/180px-Dollyscotland.JPG" border="0" height="135" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a class="internal" title="Perbesar" href="/wiki/Berkas:Dollyscotland.JPG"&gt;&lt;img alt="" src="/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Domba  Dolly&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Dolly&lt;/b&gt;, (&lt;a title="5 Juli" href="/wiki/5_Juli"&gt;5 Juli&lt;/a&gt; &lt;a title="1996" href="/wiki/1996"&gt;1996&lt;/a&gt; – &lt;a title="14 Februari" href="/wiki/14_Februari"&gt;14  Februari&lt;/a&gt; &lt;a title="2003" href="/wiki/2003"&gt;2003&lt;/a&gt;) seekor &lt;a title="Domba" href="/wiki/Domba"&gt;domba&lt;/a&gt; betina, adalah &lt;a title="Binatang menyusui" href="/wiki/Binatang_menyusui"&gt;mamalia&lt;/a&gt; pertama yang berhasil &lt;a title="Kloning" href="/wiki/Kloning"&gt;dikloning&lt;/a&gt; dari &lt;a class="mw-redirect" title="Sel" href="/wiki/Sel"&gt;sel&lt;/a&gt; dewasa. Dia "lahir" di &lt;a class="new" title="Institut Roslin (belum dibuat)" href="/w/index.php?title=Institut_Roslin&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Institut  Roslin&lt;/a&gt;, &lt;a title="Skotlandia" href="/wiki/Skotlandia"&gt;Skotlandia&lt;/a&gt; dan  tinggal di sana hingga kematiannya pada usia 6 tahun. Kelahirannya diumumkan  pada &lt;a title="22 Februari" href="/wiki/22_Februari"&gt;22 Februari&lt;/a&gt; &lt;a title="1997" href="/wiki/1997"&gt;1997&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelitian membeberkan bahwa ketika Dolly lahir, ternyata dia usianya sudah  beberapa tahun, sama dengan usia donor sel yang diperolehnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a id="Pranala_luar" name="Pranala_luar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Namun sampai saat ini masih terus terdapat kontrofersi tentang domba dolly yang diperbanyak melalui  kloning.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-6307183678792797170?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/6307183678792797170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=6307183678792797170&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6307183678792797170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6307183678792797170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/02/kloning-domba-dolly.html' title='Kloning Domba Dolly'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3236320066355845093</id><published>2009-02-11T00:12:00.000-08:00</published><updated>2009-05-07T03:15:38.923-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>Teknologi Kloning Gen</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Gen&lt;/b&gt; adalah &lt;a title="Bahan genetik" href="/wiki/Bahan_genetik"&gt;bahan  genetik&lt;/a&gt; yang terkait dengan sifat tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bahan genetik tentu saja gen diwariskan dari satu individu ke  individu lainnya. Gen memiliki bentuk-bentuk alternatif yang dinamakan &lt;a title="Alel" href="wiki/Alel"&gt;alel&lt;/a&gt;. Ekspresi dari alel dapat serupa, tetapi  orang lebih sering menggunakan istilah alel untuk ekspresi gen yang secara &lt;a title="Fenotipe" href="wiki/Fenotipe"&gt;fenotipik&lt;/a&gt; berbeda.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a id="Sejarah" name="Sejarah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 272px;"&gt;&lt;a class="image" title="Gene.png" href="/wiki/Berkas:Gene.png"&gt;&lt;img class="thumbimage" alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/07/Gene.png/270px-Gene.png" border="0" height="216" width="270" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a class="internal" title="Perbesar" href="/wiki/Berkas:Gene.png"&gt;&lt;img alt="" src="/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a id="Sejarah" name="Sejarah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Sejarah Gen&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a title="Gregor Mendel" href="/wiki/Gregor_Mendel"&gt;Gregor Mendel&lt;/a&gt; telah  berspekulasi tentang adanya suatu bahan yang terkait dengan suatu sifat atau  karakter di dalam tubuh suatu individu yang dapat diwariskan dari satu generasi  ke generasi berikutnya. Ia menyebutnya 'faktor'. Oleh &lt;a class="new" title="Hugo de Vries (belum dibuat)" href="/w/index.php?title=Hugo_de_Vries&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Hugo de  Vries&lt;/a&gt;, konsep yang serupa ia namakan &lt;i&gt;pangen&lt;/i&gt; (baca: "pan-gen") pada  buku karangannya &lt;i&gt;Intracellular Pangenesis&lt;/i&gt; (terbit 1889). Belum membaca  tulisan Mendel, de Vries mendefinisikan &lt;i&gt;pangen&lt;/i&gt; sebagai "partikel terkecil  yang mewakili satu penciri terwariskan". &lt;a class="new" title="Wilhelm Johannsen (belum dibuat)" href="/w/index.php?title=Wilhelm_Johannsen&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Wilhelm  Johannsen&lt;/a&gt; lalu menyingkatnya sebagai &lt;i&gt;gen&lt;/i&gt; dua puluh tahun kemudian.  Pada 1910, &lt;a title="Thomas Hunt Morgan" href="/wiki/Thomas_Hunt_Morgan"&gt;Thomas  Hunt Morgan&lt;/a&gt; menunjukkan bahwa gen terletak di &lt;a title="Kromosom" href="/wiki/Kromosom"&gt;kromosom&lt;/a&gt;. Selanjutnya, terjadi 'perlombaan' seru untuk  menemukan substansi yang merupakan gen. Banyak penghargaan Nobel yang kemudian  jatuh pada peneliti yang terlibat dalam subjek ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat itu &lt;a class="mw-redirect" title="DNA" href="/wiki/DNA"&gt;DNA&lt;/a&gt; sudah  ditemukan dan diketahui hanya berada pada &lt;a title="Kromosom" href="/wiki/Kromosom"&gt;kromosom&lt;/a&gt; (1869), tetapi orang belum menyadari bahwa  DNA terkait dengan gen. Melalui penelitian &lt;a class="new" title="Oswald Avery (belum dibuat)" href="/w/index.php?title=Oswald_Avery&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Oswald  Avery&lt;/a&gt; terhadap bakteri &lt;i&gt;Pneumococcus&lt;/i&gt; (1943), serta &lt;a title="Alfred Hershey" href="/wiki/Alfred_Hershey"&gt;Alfred Hershey&lt;/a&gt; dan &lt;a class="new" title="Martha Chase (belum dibuat)" href="/w/index.php?title=Martha_Chase&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Martha  Chase&lt;/a&gt; (publikasi 1953) dengan virus bakteriofag T2, barulah orang mengetahui  bahwa &lt;a class="mw-redirect" title="DNA" href="/wiki/DNA"&gt;DNA&lt;/a&gt; adalah &lt;a title="Bahan genetik" href="/wiki/Bahan_genetik"&gt;bahan genetik&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 1940an, &lt;a title="George Beadle" href="/wiki/George_Beadle"&gt;George  Beadle&lt;/a&gt; dan &lt;a title="Edward Tatum" href="/wiki/Edward_Tatum"&gt;Edward  Tatum&lt;/a&gt; mengadakan percobaan dengan &lt;i&gt;&lt;a class="new" title="Neurospora crassa (belum dibuat)" href="/w/index.php?title=Neurospora_crassa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Neurospora  crassa&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Dari percobaan tersebut, Beadle dan Tatum dapat menarik &lt;a title="Hipotesis" href="/wiki/Hipotesis"&gt;hipotesis&lt;/a&gt; bahwa gen mengkode &lt;a title="Enzim" href="/wiki/Enzim"&gt;enzim&lt;/a&gt;, dan mereka menyimpulkan bahwa satu gen  menyintesis satu enzim (&lt;i&gt;one gene-one enzyme theory&lt;/i&gt;). Beberapa puluh tahun  kemudian, ditemukan bahwa gen mengkode &lt;a title="Protein" href="/wiki/Protein"&gt;protein&lt;/a&gt; yang tidak hanya berfungsi sebagai enzim saja,  dan beberapa protein tersusun dari dua atau lebih &lt;a title="Polipeptida" href="/wiki/Polipeptida"&gt;polipeptida&lt;/a&gt;. Dengan adanya penemuan-penemuan  tersebut, pendapat Beadle dan Tatum, &lt;i&gt;one gene-one enzyme theory&lt;/i&gt;, telah  dimodifikasi menjadi teori satu gen-satu polipeptida (&lt;i&gt;one gene-one polypetide  theory&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sejarah Kloning&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kloning&lt;/b&gt; merupakan teknik penggandaan &lt;a title="Gen" href="/wiki/Gen"&gt;gen&lt;/a&gt; yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari  segi &lt;a title="Hereditas" href="/wiki/Hereditas"&gt;hereditas&lt;/a&gt; maupun  penampakannya. &lt;a title="27 Maret" href="/wiki/27_Maret"&gt;27 Maret&lt;/a&gt; &lt;a title="2007" href="/wiki/2007"&gt;2007&lt;/a&gt;, para ilmuwan &lt;a title="Korea Selatan" href="/wiki/Korea_Selatan"&gt;Korea Selatan&lt;/a&gt; mengumumkan keberhasilannya  mengkloning &lt;a class="mw-redirect" title="Serigala" href="/wiki/Serigala"&gt;serigala&lt;/a&gt; langka. Mereka merupakan tim peneliti yang  sebelumnya berhasil mengkloning anjing jenis afgan dan pudel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim yang dipimpin Lee Byung-Chun dan Shin Nam-Shik, para &lt;a title="Profesor" href="/wiki/Profesor"&gt;profesor&lt;/a&gt; ilmu &lt;a title="Kedokteran" href="/wiki/Kedokteran"&gt;kedokteran&lt;/a&gt; hewan dari &lt;a title="Universitas Nasional Singapura" href="/wiki/Universitas_Nasional_Singapura"&gt;Universitas Nasional Singapura&lt;/a&gt;  (SNU), berhasil mengkloning dua ekor &lt;a class="mw-redirect" title="Serigala" href="/wiki/Serigala"&gt;serigala&lt;/a&gt; betina yang lahir pada 18 dan &lt;a title="26 Oktober" href="/wiki/26_Oktober"&gt;26 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a title="2005" href="/wiki/2005"&gt;2005&lt;/a&gt;. Masing-masing diberi nama Snuwolf dan Snuwolfy, yang  merupakan kependekan dari &lt;i&gt;&lt;a class="mw-redirect" title="Seoul National University" href="/wiki/Seoul_National_University"&gt;Seoul  National University&lt;/a&gt; wolf&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bulan &lt;a title="November" href="/wiki/November"&gt;November&lt;/a&gt; &lt;a title="2007" href="/wiki/2007"&gt;2007&lt;/a&gt;, dunia dikejutkan oleh para ilmuwan &lt;a title="Oregon" href="/wiki/Oregon"&gt;Oregon&lt;/a&gt; yang menyatakan, berhasil mengkloning &lt;a title="Embrio" href="/wiki/Embrio"&gt;embrio&lt;/a&gt; kera dan mengekstraknya dalam &lt;a class="mw-redirect" title="Sel" href="/wiki/Sel"&gt;sel&lt;/a&gt; induk yang sangat potensial  untuk penelitian kloning &lt;a title="Manusia" href="/wiki/Manusia"&gt;manusia&lt;/a&gt;.  Kesuksesan ini dilaporkan oleh ilmuwan &lt;a title="Australia" href="/wiki/Australia"&gt;Australia&lt;/a&gt;, Soukhrat Mitalipov, dari Pusat Penelitian  &lt;a title="Primata" href="/wiki/Primata"&gt;Primata&lt;/a&gt; &lt;a class="mw-redirect" title="Nasional" href="/wiki/Nasional"&gt;Nasional&lt;/a&gt; &lt;a title="Oregon" href="/wiki/Oregon"&gt;Oregon&lt;/a&gt; di &lt;a title="Portland" href="/wiki/Portland"&gt;Portland&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti dikutip dari &lt;a class="mw-redirect" title="USA" href="/wiki/USA"&gt;USA&lt;/a&gt;  Today, para ilmuwan Oregon itu telah mencoba selama beberapa tahun untuk  mengkloning &lt;a title="Embrio" href="/wiki/Embrio"&gt;embrio&lt;/a&gt; kera dan  mengekstraksinya menjadi sel induk karena kera dianggap paling mirip dengan  manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Lahirnya kloning gen&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p&gt;Sekitar satu &lt;a title="Abad" href="wiki/Abad"&gt;abad&lt;/a&gt; lalu, Gregor Mandel  merumuskan aturan-aturan menerangkan pewarisan sifat-sifat biologis. Sifat-sifat  &lt;a title="Organisme" href="wiki/Organisme"&gt;organisme&lt;/a&gt; yang dapat diwariskan  diatur oleh suatu faktor yang disebut &lt;a title="Gen" href="wiki/Gen"&gt;gen&lt;/a&gt;,  yaitu suatu &lt;a title="Partikel" href="wiki/Partikel"&gt;partikel&lt;/a&gt; yang berada di  suatu di dalam sel, tepatnya di dalam &lt;a title="Kromosom" href="wiki/Kromosom"&gt;kromosom&lt;/a&gt;. Gen menjadi dasar dalam pengembangan  penelitian genetika meliputi pemetaan gen, menganalisis posisi gen pada  kromosom. Hasil penelitian telah berkembang baik diketahuinya &lt;a class="mw-redirect" title="DNA" href="wiki/DNA"&gt;DNA&lt;/a&gt; sebagai material genetik  beserta strukturnya, kode-kode genetik, serta proses transkripsi dan translasi  dapat dijabarkan. Suatu penelitian yang merupakan revolusi dalam &lt;a title="Biologi" href="wiki/Biologi"&gt;biologi&lt;/a&gt; medern adalah setelah munculnya  metode teknologi &lt;a class="mw-redirect" title="DNA" href="wiki/DNA"&gt;DNA&lt;/a&gt;  rekombinasi atau rekayasa genetika yang inti prosesnya adalah kloning gen, yaitu  suatu prosedur untuk memperoleh replika yang dapat sama dari sel atau organisme  tunggal.&lt;/p&gt;  &lt;table class="toc" id="toc" summary="Daftar isi"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;div id="toctitle"&gt; &lt;h2&gt;Daftar isi&lt;/h2&gt; &lt;span class="toctoggle"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Lahirnya_kloning_gen"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Lahirnya kloning gen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Langkah-langkah_dasar_kloning_gen"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Langkah-langkah dasar kloning  gen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Wahana_dan_ketrampilan_dasar_untuk_kloning_gen"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Wahana dan ketrampilan dasar untuk  kloning gen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Tehnik-tehnik_kloning_gen"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;4&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Tehnik-tehnik kloning  gen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Gen_pengklonan:_DNA_rekombinan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;5&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Gen pengklonan: DNA  rekombinan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Pengklonan_individu_kromosom"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pengklonan individu  kromosom&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Pengklonan_onkogen_manusia"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;7&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pengklonan onkogen  manusia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Pengklonan_hewan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;8&lt;/span&gt;  &lt;span class="toctext"&gt;Pengklonan hewan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Spesies_yang_berhasil_diklon"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;9&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Spesies yang berhasil  diklon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Pengklonan_hormon_pertumbuhan_manusia"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;10&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pengklonan hormon pertumbuhan  manusia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Rupa-rupa"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;11&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Rupa-rupa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1"&gt;&lt;a href="#Pranala_luar"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;12&lt;/span&gt;  &lt;span class="toctext"&gt;Pranala luar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3236320066355845093?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3236320066355845093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3236320066355845093&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3236320066355845093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3236320066355845093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/02/teknologi-kloning-gen.html' title='Teknologi Kloning Gen'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-821053141615237001</id><published>2009-02-10T23:56:00.000-08:00</published><updated>2009-05-07T03:17:09.351-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>Perkembangan Bioteknologi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10pt;"&gt;Dari Wikipedia  Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;st1:country-region style="font-weight: bold;"&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10pt;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;!-- start content --&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;Bioteknologi  adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (&lt;a title="Bakteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;bakteri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Jamur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;jamur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Virus"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;virus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk  hidup (&lt;a title="Enzim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enzim"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;enzim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Alkohol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alkohol"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;alkohol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) dalam proses produksi untuk  menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya  didasari pada &lt;a title="Biologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;biologi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu  terapan dan murni lain, seperti &lt;a title="Biokimia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biokimia"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;biokimia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Komputer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;komputer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Biologi molekular" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi_molekular"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;biologi molekular&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Mikrobiologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mikrobiologi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;mikrobiologi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Genetika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Genetika"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;genetika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Kimia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kimia"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kimia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Matematika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matematika"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;matematika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan lain sebagainya. Dengan kata  lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu  dalam proses produksi barang dan jasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;Bioteknologi  secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang  lalu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt; Sebagai  contoh, di bidang &lt;a title="Teknologi pangan" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teknologi_pangan&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;teknologi pangan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah pembuatan &lt;a title="Bir" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bir"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;bir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Roti" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Roti"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;roti&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, maupun &lt;a title="Keju" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keju"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;keju&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang sudah dikenal sejak abad ke-19, &lt;a title="Pemuliaan tanaman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemuliaan_tanaman"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pemuliaan tanaman&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk menghasilkan &lt;a title="Varietas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Varietas"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;varietas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;-varietas baru di bidang &lt;a title="Pertanian" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pertanian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, serta &lt;a title="Pemuliaan ternak" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemuliaan_ternak&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pemuliaan dan reproduksi hewan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Di bidang &lt;a title="Medis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Medis"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;medis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, penerapan bioteknologi di masa lalu  dibuktikan antara lain dengan penemuan &lt;a title="Vaksin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vaksin"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;vaksin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Antibiotik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antibiotik"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;antibiotik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan &lt;a title="Insulin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Insulin"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;insulin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; walaupun masih dalam jumlah yang  terbatas akibat proses &lt;a title="Fermentasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fermentasi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;fermentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang tidak sempurna. &lt;span class="GramE"&gt;Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan &lt;a title="Bioreaktor" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bioreaktor&amp;amp;action=edit"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;bioreaktor&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; oleh &lt;a title="Louis Pasteur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Louis_Pasteur"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Louis Pasteur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Dengan  alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara  massal.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;Pada masa  ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara  maju.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt; Kemajuan ini  ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal &lt;a title="Rekayasa genetika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rekayasa_genetika"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;rekayasa genetika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Kultur jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kultur_jaringan"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kultur jaringan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, rekombinan &lt;a title="DNA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/DNA"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;DNA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, pengembangbiakan &lt;a title="Sel induk" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_induk"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;sel  induk&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a title="Kloning" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kloning"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kloning&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan lain-lain. Teknologi ini  memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun  kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti &lt;a title="Kanker" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kanker&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ataupun &lt;a title="AIDS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;AIDS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Penelitian di bidang pengembangan sel  induk juga memungkinkan para penderita &lt;i&gt;&lt;a title="Stroke" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stroke"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;stroke&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; ataupun penyakit &lt;span class="GramE"&gt;lain&lt;/span&gt; yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada  jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala. Di bidang &lt;a title="Pangan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pangan"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pangan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dengan menggunakan teknologi rekayasa  genetika, kultur jaringan dan rekombinan DNA, dapat dihasilkan tanaman dengan  sifat dan produk unggul karena mengandung zat &lt;a title="Gizi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gizi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;gizi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa,  serta juga lebih tahan terhadap &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;hama&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt; maupun  tekanan lingkungan. &lt;span class="GramE"&gt;Penerapan bioteknologi di masa ini juga  dapat dijumpai pada pelestarian &lt;a title="Lingkungan hidup" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan_hidup"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;lingkungan hidup&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dari &lt;a title="Polusi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Polusi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;polusi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Sebagai contoh,  pada penguraian &lt;a title="Minyak bumi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_bumi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;minyak bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang tertumpah ke laut oleh bakteri,  dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan  menggunakan bakteri jenis baru.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;Kemajuan di  bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi  perkembangan teknologinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Sebagai contoh, teknologi &lt;a title="Kloning" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kloning"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kloning&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a title="Rekayasa genetika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rekayasa_genetika"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;rekayasa genetika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terhadap tanaman pangan  mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-821053141615237001?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/821053141615237001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=821053141615237001&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/821053141615237001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/821053141615237001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/02/perkembangan-bioteknologi.html' title='Perkembangan Bioteknologi'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-7518584016604500981</id><published>2009-02-10T22:42:00.000-08:00</published><updated>2009-05-07T03:17:45.387-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kultur Jaringan'/><title type='text'>Tahapan Kultur Jaringan Tanaman</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Kultur  jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Kultur  jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian  tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam  media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam  wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak  diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Prinsip utama dari teknik kultur  jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman  menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril.   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Metode  kultur jaringan dikembangkan untuk membantu memperbanyak tanaman, khususnya  untuk tanaman yang sulit dikembangbiakkan secara generatif. Bibit yang  dihasilkan dari kultur jaringan mempunyai beberapa keunggulan, antara lain:  mempunyai sifat yang identik dengan induknya, dapat diperbanyak dalam jumlah  yang besar sehingga  tidak terlalu membutuhkan tempat yang luas, mampu  menghasilkan bibit dengan jumlah besar dalam waktu yang singkat, kesehatan dan  mutu bibit lebih terjamin, kecepatan tumbuh bibit lebih cepat dibandingkan  dengan perbanyakan konvensional.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Tahapan  yang dilakukan dalam perbanyakan tanaman dengan teknik kultur jaringan  adalah:&lt;br /&gt;1)    Pembuatan media&lt;br /&gt;2)    Inisiasi&lt;br /&gt;3)    Sterilisasi&lt;br /&gt;4)     Multiplikasi&lt;br /&gt;5)    Pengakaran&lt;br /&gt;6)    Aklimatisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Media  merupakan faktor penentu dalam perbanyakan dengan kultur jaringan.  Komposisi  media yang digunakan tergantung dengan jenis tanaman yang akan diperbanyak.  Media yang digunakan biasanya terdiri dari garam mineral, vitamin, dan hormon.   Selain itu, diperlukan juga bahan tambahan seperti agar, gula, dan lain-lain.   Zat pengatur tumbuh (hormon) yang ditambahkan juga bervariasi, baik jenisnya  maupun jumlahnya, tergantung dengan tujuan dari kultur jaringan yang dilakukan.   Media yang sudah jadi ditempatkan pada tabung reaksi atau botol-botol kaca.   Media yang digunakan juga harus disterilkan dengan cara memanaskannya dengan  autoklaf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Inisiasi  adalah pengambilan eksplan dari bagian tanaman yang akan dikulturkan. Bagian  tanaman yang sering digunakan untuk kegiatan kultur jaringan adalah tunas.   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Sterilisasi  adalah bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat  yang steril, yaitu di &lt;i&gt;laminar flow&lt;/i&gt; dan menggunakan alat-alat yang juga  steril. Sterilisasi juga dilakukan terhadap peralatan, yaitu menggunakan etanol  yang disemprotkan secara merata pada peralatan yang digunakan.  Teknisi yang  melakukan kultur jaringan juga harus steril.   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Multiplikasi  adalah kegiatan memperbanyak calon tanaman dengan menanam eksplan pada media.  Kegiatan ini dilakukan di &lt;i&gt;laminar flow&lt;/i&gt; untuk menghindari adanya  kontaminasi yang menyebabkan gagalnya pertumbuhan eksplan.  Tabung reaksi yang  telah ditanami ekplan diletakkan pada rak-rak dan ditempatkan di tempat yang  steril dengan suhu kamar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Pengakaran  adalah fase dimana eksplan akan menunjukkan adanya pertumbuhan akar yang  menandai bahwa proses kultur jaringan yang dilakukan mulai berjalan dengan  baik.  Pengamatan dilakukan setiap hari untuk melihat pertumbuhan dan  perkembangan akar serta untuk melihat adanya kontaminasi oleh bakteri ataupun  jamur. Eksplan yang terkontaminasi akan menunjukkan gejala seperti berwarna  putih atau biru (disebabkan jamur) atau busuk (disebabkan bakteri).   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Aklimatisasi  adalah kegiatan memindahkan eksplan keluar dari ruangan aseptic ke bedeng.  Pemindahan dilakukan secara hati-hati dan bertahap, yaitu dengan memberikan  sungkup. Sungkup digunakan untuk melindungi bibit dari udara luar dan serangan  hama penyakit karena bibit hasil kultur jaringan sangat rentan terhadap serangan  hama penyakit dan udara luar. Setelah bibit mampu beradaptasi dengan lingkungan  barunya maka secara bertahap sungkup dilepaskan dan pemeliharaan bibit dilakukan  dengan cara yang sama dengan pemeliharaan bibit generatif.   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Keunggulan  inilah yang menarik bagi produsen bibit untuk mulai mengembangkan usaha kultur  jaringan ini. Saat ini sudah terdapat beberapa tanaman kehutanan yang  dikembangbiakkan dengan teknik kultur jaringan, antara lain adalah: jati,  sengon, akasia, dll. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Bibit  hasil kultur jaringan yang ditanam di beberapa areal menunjukkan pertumbuhan  yang baik, bahkan jati hasil kultur jaringan yang sering disebut dengan jati  emas dapat dipanen dalam jangka waktu yang relatif lebih pendek dibandingkan  dengan tanaman jati yang berasal dari benih generatif, terlepas dari kualitas  kayunya yang belum teruji di Indonesia. Hal ini sangat menguntungkan pengusaha  karena akan memperoleh hasil yang lebih cepat. Selain itu, dengan adanya  pertumbuhan tanaman yang lebih cepat maka lahan-lahan yang kosong dapat  c&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;KEUNTUNGAN  PEMANFAATAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; KULTUR  JARINGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Pengadaan  bibit tidak tergantung musim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Bibit  dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan  waktu yang relatif lebih cepat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;Bibit  yang dihasilkan seragam dan memiliki sifat sama dengan induknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(true to tipe)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Bibit  yang dihasilkan bebas penyakit (menggunakan  organ tertentu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;-  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Biaya  pengangkutan bibit relatif lebih murah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; dan  mudah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;-  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;Dalam  proses pembibitan bebas dari gang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;guan  hama, penyakit, dan deraan lingkungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;KULTUR  jaring&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;an adalah serangkaian kegiatan ya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua';" lang="SV"&gt;ng dilakukan untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;membuat  bagian tanaman (akar, tunas, jaringan tumbuh tanaman)  tumbuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;menjadi  tanaman utuh (sempurna) dikondisi invitro (didalam  gelas). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;Keuntungan  dari kultur jaringan lebih hemat tempat, hemat waktu, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;tanaman  yang diperbanyak dengan kultur jaringan mempunyai sifat  sama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;atau  seragam dengan induknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;Jadi  tidak ada kata  tidak  untuk  perbanyakan tanaman melalui berbagai tahapan kultur jaringan untuk menghasilkan bibit yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua'; letter-spacing: 0.75pt;" lang="SV"&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p class="MsoBodyText" style="margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Book Antiqua'; letter-spacing: 0.75pt;" lang="SV"&gt;&lt;span class="storycontent1"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Book Antiqua';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-7518584016604500981?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/7518584016604500981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=7518584016604500981&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7518584016604500981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/7518584016604500981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/02/tahapan-kultur-jaringan-tanaman.html' title='Tahapan Kultur Jaringan Tanaman'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-4726252248538355423</id><published>2009-02-05T01:16:00.000-08:00</published><updated>2009-05-07T03:18:18.474-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan Kultur'/><title type='text'>APLIKASI KULTUR JARINGAN PADA PERBANYAKAN BUNGA POTONG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Diploma\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="2876831545_0d159b7a1f_t"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Diploma/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.jpg" shapes="_x0000_s1026" align="right" height="78" hspace="10" vspace="10" width="100" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(11, 0, 224);" lang="SV"&gt;ABSTRAK&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, konsumen lebih menyukai bunga potong seperti anggrek, gladiol, krisan, lili, sedap malam dan anthurium untuk acara yang spesial. Permintaan bunga potong yang semakin meningkat memerlukan ketersediaan benih yang bermutu. Perbanyakan tanaman bunga potong oleh petani menggunakan benih, umbi, stek dan sambungan mata tempel. Benih yang dihasilkan relatif sedikit dengan waktu lama dan tidak seragam. Teknologi kultur jaringan merupakan salah satu alternatif untuk menggantikan perbanyakan tanaman bunga potong yang dilakukan petani selama ini. Teknologi tersebut dilakukan di dalam laboratorium dengan ruang yang steril dengan mengkulturkan sebagian kecil dari bagian tanaman untuk menghasilkan tanaman secara lengkap di dalam botol kultur. Manfaat teknologi kultur jaringan antara lain dapat menghasilkan bibit bermutu yang seragam dalam jumlah banyak dan waktu relatif lebih cepat. Tahapan kegiatan kultur jaringan antara lain: Tahap Inisiasi, Tahap penggandaan tunas, Tahap pengakaran, Tahap Aklimatisasi dan Tahap penanaman di lapang. Keberhasilan setiap Tahapan tergantung pada pemilihan media tumbuh dan penambahan zat pengatur tumbuh yang tepat. Setiap jenis maupun varietas tanaman memerlukan pemilihan eksplan, media tumbuh dan zat pengatur tumbuh yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kata kunci : perbanyakan tanaman, kultur jaringan, bunga potong, eksplan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(11, 0, 224);"&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap komoditi hortikultura mengalami peningkatan yang cepat. Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, kesejahteraan hidup dan kesadaran akan pentingnya komoditi hortikultura. Disamping itu juga disebabkan semakin mendesaknya kebutuhan pasar, untuk pangsa pasar luar negeri yang mengalami peningkatan sebesar $ 9.158.820 pada tahun 1999 (Anonimous, 2000). Kondisi seperti ini perlu disikapi secara bijaksana dengan mendayagunakan sumber daya alam secara optimal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Beberapa komoditas bunga potong yang menjadi andalan Propinsi Jawa Timur saat ini antara lain: Mawar, Krisan, Anggrek, Gladiol, Lily, Sedap malam dan Anthurium. Jawa Timur merupakan salah satu wilayah pemasok konsumen tanaman hias secara Nasional selain Jawa Tengah dan Jawa Barat. Permintaan bunga potong Mawar, Gladiol dan Lily masing-masing menduduki peringkat 1, 5 dan 9 (Effendi, 1994). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Bunga potong sebagai salah satu komoditas pertanian yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi, telah diusahakan secara komersial sejak lama dalam upaya memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Permintaan nasional akan tanaman hias dan bunga potong meningkat tidak kurang dari 10% setiap tahunnya (Soetopo, 1989 dalam Effendie, 1994). Meningkatnya permintaan ini sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang memberikan peluang besar untuk pengembangan usahatani dan pemasaran tanaman hias serta bunga potong. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; . Permintaan bunga potong semakin meningkat pada saat menjelang Idul Fitri, Hari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Natal&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, Tahun Baru dan hari-hari besar lainnya (Hasyim, 1989 dalam Effendie, 1994). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Mengingat manfaat bunga yang demikian besar, sudah saatnya memproduksi bunga yang berkualitas. Indikasi ini terlihat dari permintaan konsumen terhadap bunga potong bukan saja terjadi pada hari-hari besar tetapi kini bunga potong dibutuhkan hampir setiap hari (Sanjaya, 1996). Permintaan pasar sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas komoditas yang dihasilkan petani. Konsumen akan cenderung memilih produk yang mempunyai kualitas lebih tinggi, yang tersedia di pasar, hal ini akan merugikan petani apabila ketersediaan varietas unggul di tingkat petani tidak disediakan dan terdesak oleh komoditas import. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Salah satu kendala yang dihadapi petani bunga potong antara lain ketersediaan bibit yang bermutu. Bibit yang bermutu adalah bibit yang mempunyai sifat unggul dan seragam. Metode perbanyakan bunga potong yang dilakukan oleh petani saat ini masih menggunakan teknologi pebanyakan melalui benih, umbi, stek dan sambungan mata tempel. Perbanyakan menggunakan benih akan menghasilkan tanaman dengan keragaman yang tinggi, sedangkan perbanyakan menggunakan umbi, stek, dan mata tempel akan menghasilkan tanaman yang mempunyai sifat sama dengan induknya tetapi bibit yang dihasilkan relatif sedikit dan memerlukan waktuyang lama. Teknologi tersebut ternyata belum mampu menjawab tantangan untuk mengantisipasi berkembangnya agribisnis bunga potong. Salah satu alternatif yang mampu menjawab tantangan tersebut adalah dengan menggunakan teknologi perbanyakan secara kultur jaringan (in vitro). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;span style="color: rgb(11, 0, 224);"&gt;TEKNOLOGI KULTUR JARINGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Kemajuan di bidang pertanian dalam dua dasawarsa terakhir di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ditandai dengan bermunculannya produk tanaman hasil kultur jaringan dan dimulainya penelitian-penelitian mengenai rekayasa genetik. Produk bibit kultur jaringan bunga potong yang sudah berkembang antara lain Anggrek, Krisan, Anthurium, sedangkan produk kultur jaringan untuk bunga potong yang lain seperti Gladiol, Lely, Mawar dan Sedap malam masih dalam taraf penelitian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Pada prinsipnya kultur jaringan merupakan dua kegiatan utama: yang pertama yaitu mengisolasi atau memisahkan bagian tanaman dari tanaman induk dan yang ke dua yaitu menumbuhkan dan mengembangkan bagian tanaman tersebut di dalam media yang kondisinya steril dan mampu mendorong pertumbuhan bagian tanaman menjadi tanaman yang sempurna. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Dasar dari metode tersebut adalah teori Schwan dan Schleiden yang mempunyai konsep “totipotency” (total genetic potential), yang artinya: setiap sel mempunyai potensi genetik yang menurunkan tanaman baru yang sama seperti induknya, atau setiap sel tanaman akan menjadi tanaman lengkap jika ditumbuhkan pada media yang sesuai. Perbanyakan tanaman melalui metode atau teknik kultur jaringan dapat menghasilkan tanaman yang serupa dengan induknya atau tanaman yang mempunyai sifat baru dari tanman induknya. Hal ini tergantung dari tujuan dan teknik yang dilakukan. Bagian yang diisolasi dan ditumbuhkan jika berasal dari bagian vegetatif maka akan menghasilkan tanaman yang serupa dengan induknya, sedangkan jika berasal dari bagian generatif maka akan menghasilkan tanaman yang mempunyai sifat berbeda dengan tanaman induknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; Manfaat perbanyakan tanaman dengan teknologi kultur jaringan antara lain: mampu menghasilkan tanaman yang seragam, bebas penyakit (virus), waktu yang dibutuhkan relatif singkat, dapat dilakukan kapan saja dan dapat mengasilkan tanaman dalam jumlah banyak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-4726252248538355423?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/4726252248538355423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=4726252248538355423&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4726252248538355423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/4726252248538355423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2009/02/aplikasi-kultur-jaringan-pada.html' title='APLIKASI KULTUR JARINGAN PADA PERBANYAKAN BUNGA POTONG'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-3728516323980477367</id><published>2008-08-25T04:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:19:25.036-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Internet'/><title type='text'>Liat Artikel Bagus, Siapa Tau Bisa 1 kali klik US 200</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;CUMA KLIK IKLAN..! DPT DOLLAR(BISA DIRUPIAHIN)MODAL Rp. 0 (Nol Rupiah)SAYA INGIN MEMBERIKAN INFORMASI BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN UANG DENGAN CARA YANG SANGAT MUDAH DAN HASIL YANG PASTI, DENGAN JUMLAH YANG SANGAT "DAHSYATTT !!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelumnya saya tekankan disini, cara yang ingin saya sampaikan dibawah ini sangat berbeda dengan cara-cara umum yang sering ditawarkan JELAS SANGAT BERBEDA.Disini, modal awal kita untuk mengikutinya adalah Rp.0,- (nol rupiah) bahkan anda akan diberi modal awal cuma-cuma US$ 1. atau Rp.9.500.00,- Yang perlu anda lakukan hanyalah, berada didepan &lt;a class="wikilinks" href="http://bandaaceh.olx.web.id/komputer-cat-322"&gt;komputer&lt;/a&gt;, terhubung ke &lt;a class="wikilinks" href="http://bandaaceh.olx.web.id/internet-cat-264"&gt;internet&lt;/a&gt;, hanya sekitar 1 jam/hari atau 2 minggu sekali saja. Anda cukup klik sana-sini banner-banner promosi yang ada/sedang ditawarkan, dan uang dollar akan masuk rekening anda. SIMPLE BUANGET…! BERIKUT INI CARA-CARA YANG HARUS ANDA IKUTI DENGAN SEKSAMA :Anda harus memiliki rekening E-Gold terlebih dahulu, E-Gold adalah mata uang elektoronik yang terdaftar resmi dan bisa di terima di seluruh dunia dan bisa di tukar dalam bentuk mata uang apapun juga termasuk Rupiah,Dollar, Euro dll. Cara membuat rekening E-Gold Gratis Klik &lt;a title="blocked::http://www.e-gold.com/" href="http://www.e-gold.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.e-gold.com/&lt;/a&gt;1.Klik Create an account &gt; I Agree.2.Account Name: isikan dengan NAMA lengkap sesuai KTP/KARTU PELAJAR.3.Description, Additional Description : Kosongkan saja.4.User Name: isikan dengan NAMA lengkap sesuai KTP/KARTU PELAJAR.5.Description : Kosongkan saja.6.Alternate Passphrase atau (password) gabungan huruf dan angka, cara membuat Passphrase yang benar, CONTOHNYA : wiwin278965 atau surakarta73658, atau apapun anda pilih password dengan mencampur angka dan huruf. Ingat catatlah nomor passphrase anda huruf kecil atau besar karena ini merupakan pin anda.7.New e-gold Account Passphrase: isi sama dengan Alternate Passphrase. 8.New e-gold Account Passphrase again: isi harus sama dengan Alternate Passphrase tidak beda.Jika anda diminta memberikan alamat e-mail, masukkan alamat e-mail anda, hal ini untuk mengirimkan nomer account E-gold anda, biasanya hanya berlaku 15 menit. Setelah anda berhasil bikin account di E-Gold, kira-kira 2 menit maka NO REK akan segera dikirimkan ke alamat email anda. Buka email anda dan catat dengan benar No REK E-Gold yg telah di peroleh. Simpan baik-baik nomer tersebut!!! SELANJUTNYA!......CARA KERJABayangkan jika kita daftar di salah satu WEB chanel TV swasta USA , dimana pendapatan TV ini dari para pemasang iklan. Untuk menarik para pemasang iklan, chanel TV tersebut harus mempunyai rating yang bagus dengan pemirsa yang sangat-sangat banyak. rating tersebut dilihat dari jumlah member yang bergabung dan aktif menyebarkan situs itu ke seluruh dunia. Semakin besar rating mereka maka situs tersebut semakin bernilai jual tinggi untuk para pemasang iklan. Jadi kesimpulannya; kita dibayar mahal untuk setiap klik iklan (tetapi ini untuk ukuran orang &lt;a class="wikilinks" href="http://www.olx.web.id/"&gt;indonesia&lt;/a&gt; karena perbandingan dolar dan rupiah jauh sekali. Kalau di Amrik US$100.000 tdk ada artinya, di indonesia kurang lebih 1 M, heheheeee). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;SEGERALAH ANDA MENDAFTAR&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Caranya:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; 1. Klik &lt;a href="http://www.boss-mails.com/pages/index.php?refid=energyquantum" rel="nofollow"&gt;http://www.boss-mails.com/pages/index.php?refid=energyquantum&lt;/a&gt;2. Klik Menu JOIN… Please enter your Email address to sign-up: Masukan E-Mail anda secara lengkap3. Klik continue4.Segera periksa Inbox Email anda dan cari email yg berjudul 'boss-&lt;a href="http://mails.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;mails.com&lt;/a&gt; signup URL'.5.Klik website yg sudah dikirimkan &lt;a href="http://boss-mails.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;boss-mails.com&lt;/a&gt; signup URL' (alamat signup URL, huruf berwarna biru panjang, nomer dua dari bawah) Maka akan muncul kotak seperti ini: Username : Ketik nama alias atau samaran anda (min 6 digit)E-Mail : Masukan alamat email andaFirst Name : Ketik nama depan anda (harus sesuai KTP/KARTU PELAJAR)Last Name : Ketik nama belakang anda (harus sesuai KTP/KARTU PELAJAR)Address : Ketik alamat tinggal anda (harus sesuai KTP/KARTU PELAJAR)City : Ketik nama kota anda, misalnya SurabayaState : Ketik nama propinsi, misalnya JAWA TIMURZip Code : Ketik kode posCountry : Ketik nama negara, misalnya IndonesiaReferred by : isi dengan energyquantumSelect categories of interests to you : Harap anda tandai semua. kategori tersebut sampai dengan terakhir. Select a payment method : Pilih yg E-GoldPayment account ID : Masukan No Rek E-Gold yang sudah anda dapatkan tadi.Password : Masukan min 6 digit angka (yang gampang anda ingat)Confirm Password : Masukan lagi 6 digit angka di atas (password)Trus Klik Tombol Sign Up Maka otomatis uang sebesar USD 2.000 langsung masuk ke account anda di &lt;a href="http://boss-mails.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;boss-mails.com&lt;/a&gt;Untuk mengeceknya, cobalah meng-Klik My Earnings. Untuk menambah saldo anda setiap waktu, cobalah mengklik "Paid to Click",lalu klik banner iklan-iklan yang ada… Mudah bukan? . Satu iklan berharga US 20000 cents atau=(US$200) atau US25000 cents (US$250). Bahkan, ada pula iklan yang bernilai US 50000cents atau=(US$ 500) !!! Sesaat setelah anda meng-klik salah satu banner iklan, anda akan terhubung dengan web-site lain (muncul pada jendela baru), yang disitu akan tertulis dalam bahasa inggris yang intinya adalah anda akan mendapatkan sejumlah dollar jika anda berada dalam web-site tersebut selama sekitar 20 atau 30 detik. Setelah 20 atau 30 detik, maka akan muncul keterangan ucapan terima kasih, dan pemberitahuan bahwa uang sejumlah US$50 atau US$25 telah dimasukkan ke dalam account anda. (Mudah bukan ??? dan hasilnya bener-bener dahsyat). Bila suatu saat banner-banner itu tidak ada, maka tunggulah di lain waktu, maka banner-banner itu akan muncul lagi, dan kliklah. Banner-banner baru biasanya akan muncul lagi setelah 12 jam (Mudah bukan?) Selain itu anda juga akan mendapatkan dollar dari bonus yang akan anda terima. Lihat pada bagian My Inbox atau Mail Box. Jika disitu ada keterangan adanya sejumlah email baru yang datang, klik tulisan My Inbox. Bukalah email-email yang ada, anda akan terhubung dengan sebuah jendela notepad yang didalamnya ada sebuah alamat URL (huruf warna biru atau merah). Klik alamat tersebut, dan anda akan terhubung ke web-lain (seperti cara diatas) dan anda akan mendapatkan bonus dollar yang lebih banyak, US100 atau US$200. (Luuuaaarrr biasa). MAU XTRA !... LEBIH CEPAT TERKUMPUL ?Selain itu, anda juga akan mendapatkan bonus tambahan lagi, jika anda memberikan referensi cara ini kepada orang lain, tentu dengan alamat refferal (URL) anda. Caranya, klik referral central, anda akan mendapatkan alamat refferal anda. Gunakan alamat refferal andatersebut untuk mengganti alamat refferal saya (pada nomer 1 dari cara mendaftar di holiday-mails diatas). Sebarkan kembali email yang telah berisi URL refferal anda ke banyak orang. Setiap satu orang yang mendaftar member baru berdasarkan refferal anda, anda akan mendapatkan bonus tambahan US$200 ke account anda.Gunakan mailing list atau iklan baris gratis di internet. (mudah bukan ??? dan hasilnya dahsyattt).Pada awalnya saya sedikit 'skeptis' ketika ingin berbagi informasi tentang situs "boss-&lt;a href="http://mails.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;mails.com&lt;/a&gt;" kepada anda...(sangat dimengerti, pada situasi seperti sekarang ini banyak sekali orang yang curiga dan takut ditipu sehingga cenderung 'apriori' dan 'hati-hati/waspada', apalagi harus berhubungan dengan dunia Internet yang masih sedikit orang menyentuh). Bahkan ada yang dalam beberapa hari saja, sudah begitu banyak dollar yang sudah dikumpul kannya dengan klak klik di sana sini doang. Dalam 1 (satu) jam bisa dapat kira-kira US$2000. Dalam satu minggu saja mendapatkan US$ 27.562 (dahsyattt). Dan tinggal menunggu dollar yang dikumpulkan mencapai $100.000. Luar Biasa!!!. Anda tinggal melakukannya di tengah tengah surfing anda di dunia maya. Tidak ada ruginya khan. OH YAAA, penghasilan kita di Boss-mails dapat di ambil jika kita sudah PAYOUT (US$300.000) tanpa batas waktu selesainya, kalau selesai otomatis uang kita akan di kirim ke E-Gold kita. Masuk ke rekening E-Gold anda, hasil yang dahsyattt!!!!Ket : Balance = melihat saldo Spend = metransfer ke e-gold lain History = Perincian transaksi Untuk mencairkan DOLLAR2 E-Gold anda ke mata uang RUPIAH-kita, sebaiknya segera daftar GRATIS di 'IndoChanger' (semacam MoneyChanger kalau di dunia konvensional) dengan meng-KLIK link berikut ini: &lt;a href="http://www.indochanger.com/" rel="nofollow"&gt;http://www.indochanger.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://indochanger.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;IndoChanger.com&lt;/a&gt; adalah salah satu website layanan JUAL/BELI E-Gold di Indonesia.Home Office: Kamfer Utara V No.244, Banyumanik Semarang 50268, &lt;a class="wikilinks" href="http://jawatengah.olx.web.id/"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;,Telp 024-7478580, 024-7499412. Atau di :&lt;a title="blocked::http://www.sentraegold.com/" href="http://www.sentraegold.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.sentraegold.com/&lt;/a&gt; dan&lt;a title="blocked::http://www.greatachiever.com/" href="http://www.greatachiever.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.greatachiever.com/&lt;/a&gt;Agar pelayanan yang diberikan nantinya berjalan cepat dan lancar, isi personal data anda secara lengkap dan benar. Gunakan rekening bank anda yang sudah online, misalnya: BCA, MANDIRI, PERMATA, LIPPO, BNI dll.Pada prinsipnya, proses ini anda bisa lakukan belakangan ketika dollar sudah di rekening E-gold anda.Selamat mencoba… Semoga keberuntungan selalu menyertai anda. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-3728516323980477367?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/3728516323980477367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=3728516323980477367&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3728516323980477367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/3728516323980477367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2008/08/liat-artikel-bagus-siapa-tau-bisa.html' title='Liat Artikel Bagus, Siapa Tau Bisa 1 kali klik US 200'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-5373881987016934302</id><published>2008-08-08T01:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:24:42.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Internet'/><title type='text'>Belajar Membuat Proposal Bisnis</title><content type='html'>Punya ide bisnis bagus untuk dikembangkan, namun tidak memiliki cukup modal untuk memulainya? Salah satu jalan keluarnya adalah mencari pemodal atau investor yang bisa mendanai bisnis. Namun tentu saja membuat orang lain percaya dan tertarik untuk bekerjasama bukanlah hal yang mudah. Calon pebisnis perlu meyakinkan untuk tujuan tersebut. &lt;br /&gt;Proposal bisnis bisa digunakan sebagai salah satu jalan untuk menarik investor. Pada intinya proposal bisnis merupakan penuangan segala pikiran pelaku bisnis tentang rencana bisnisnya ke depan. Lewat proposal bisnis juga calon pebisnis menyatakan tujuan, visi dan misi dari bisnis yang akan dijalankan. Harapannya tidak lain adalah, pemodal atau investor sepaham dengan tujuan, visi dan misi bisnis yang akan dijalankan, sehingga tergerak untuk mendanai bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tentu saja, membuat proposal bisnis yang baik dan menarik bukanlah hal yang mudah. Mau tidak mau calon pebisnis harus mempelajari terlebih dahulu teknik penulisan proposal yang baik dan benar serta menarik. Berguru pada yang pebisnis lain yang telah sukses, atau rajin membaca literatur tentang menyusun proposal bisnis bisa dijalankan. Banyak buku bacaan saat ini membahas topik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusun proposal yang baik, semestinya calon pebisnis menyesuaikan isinya dengan pembaca yang dituju (dalam hal ini investor). Dengan kata lain, calon pebisnis menguasai dengan baik kemudian memaparkan di dalam proposal tersebut tujuan penulisan. Untuk mencapai keinginan, mengetahui karakteristik calon investor yang dituju akan sangat membantu tercapainya tujuan pembuatan proposal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi proposal bisnis disesuaikan dengan tujuan pembuatannya. Namun setidaknya ada beberapa hal yang tidak boleh terlupakan dalam membuat proposal. Diantaranya judul proposal, ringkasan proposal usaha, analisis pasar, aspek produksi, rencana pemasaran, dan rencana keuangan. Selain itu pada bagian khusus, bisa dijadikan bab lampiran, dimuat juga struktur organisasi atau manajemen, surat ijin usaha jika ada, dan gambar-gambar foto pendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin baik dan benar serta menarik susunan proposal, akan semakin besar kesempatan calon pebisnis bisa menggaet investor. Dan jika telah mahir membuat proposal bisnis, jalan untuk merentas kerjasama bisnis dengan berbagai pihak pun akan semakin terbuka. Karena menjaring investor hanyalah satu dari beberapa tujuan dibuatnya proposal bisnis. Selain untuk kepentingan menarik investor, proposal juga bisa digunakan untuk menarik pihak lain bekerjasama untuk kepentingan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah dari awal untuk gapai kemajuan. &lt;br /&gt;bisnis andalanku laksana mesin uang di internet adalah &lt;a href="www.resepbisnis.com/?id=leston"&gt;www.resepbisnis.com&lt;/a&gt; ayo gabung dan jadikan internet laksana job dan kegemaran&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-5373881987016934302?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/5373881987016934302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=5373881987016934302&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5373881987016934302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/5373881987016934302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2008/08/belajar-membuat-proposal-bisnis.html' title='Belajar Membuat Proposal Bisnis'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6454117137583902227.post-6921843404102473252</id><published>2008-08-08T00:48:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T03:30:52.900-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Ngeblog'/><title type='text'>Berpromosi Melalui Blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehadiran blog telah menjadi sebuah media bagi para pengguna untuk berbagai kepentingan. Dengan adanya blog yang relatif mudah dibangun dan berharga terjangkau,  secara langsung ikut memberikan kesempatan berpromosi lebih baik bagi dunia wirausaha. Tak hanya sekedar sebagai diari dan kumpulan tulisan pribadi, bagi penggunanya blog bisa memberikan nilai ekonomis, di mana blog banyak dipakai untuk menampilkan produk atau jasa yang diperuntukkan bagi pasar, yaitu pembaca blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan sistem pemasaran (marketing) melalui internet membuat blog memiliki nilai tawar yang cukup tinggi untuk memerankan diri sebagai tempat sumber informasi produk bahkan tempat beriklan. Sebuah sumber pemasukan bagi pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana istilah blog pertama kali muncul? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Enda Nasution yang sering disebut sebagai Bapak Blog Indonesia&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;menulis dalam blognya, bahwa blog sebagai kependekan dari Weblog, merupakan istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog yang pada mulanya merupakan “catatan perjalanan” seseorang di internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar “cerdas” mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada para pengguna blog yang, saat ini di Indonesia saja sudah tak terhitung blog yang dipergunakan untuk kepentingan usaha. Mulai dari pemanfaatan blog sebagai etalase produk hasil kerajinan yang siap dijual, menawarkan jasa profesional yang berstatus usaha pribadi, hingga kepada wadah untuk mencari mitra atau partner bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipermudah lagi dengan tersedianya berbagai blog gratisan yang dapat dikelola dengan mudah oleh penggunanya. Beberapa blog gratisan diantaranya blogspot, wordpress, multiply. Menariknya lagi, tak sedikit pengguna blog yang sukses menjual produk dan jasa meski hanya menggunakan media blog gratisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses menjual banyak produk melalui blog, tentu saja blog juga harus banyak mendapat kunjungan. Oleh karena itu pengguna blog perlu melakukan berbagai langkah promosi sehingga dapat dengan cepat tampil dari mesin pencari seperti google. Salah satunya adalah aktif membuat artikel yang menarik untuk dibaca. Agar blog lebih mudah dikenal banyak orang, ada baiknya melakukan submit ke berbagai forum, yang juga bisa menarik blog lain backlink ke blog pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun blog yang sedang aku kelola adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="www.abangleston.blogspot.com"&gt;www.abangleston.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="www.vedcablog.blogspot.com"&gt;www.vedcablog.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="www.bisnisanakmedan.blogspot.com"&gt;www.bisnisanakmedan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;kamu sedang kelola blog apa? buatlah dari sekarang blog anda.&lt;br /&gt;pasti nanti akan petik hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6454117137583902227-6921843404102473252?l=vedcablog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vedcablog.blogspot.com/feeds/6921843404102473252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6454117137583902227&amp;postID=6921843404102473252&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6921843404102473252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6454117137583902227/posts/default/6921843404102473252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vedcablog.blogspot.com/2008/08/berpromosi-melalui-blog.html' title='Berpromosi Melalui Blog'/><author><name>Muhammad Irwan, ST</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15093836789391864993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
